Honor 600 dan 600 Pro Siap Guncang AI Mobile, Foto Bisa Jadi Video Langsung di Ponsel Tanpa Cloud

Author: Qoo Media

Honor 600 dan Honor 600 Pro dipastikan akan membawa fitur AI yang cukup menonjol di kelas ponsel, yakni konversi gambar ke video yang berjalan langsung di perangkat. Informasi ini muncul menjelang pengumuman tanggal peluncuran seri Honor 600 di China.

Laporan yang beredar menyebut dua ponsel tersebut akan menjadi yang pertama menghadirkan dukungan native untuk on-device AI image-to-video generation. Honor menyebut fitur ini sebagai AI Image to Video 2.0, dan fungsinya memungkinkan pengguna mengubah gambar menjadi klip video berbasis AI tanpa biaya.

Fitur AI gambar ke video langsung di ponsel

Pendekatan on-device menjadi pembeda utama pada Honor 600 dan 600 Pro. Proses konversi tidak bergantung pada cloud computing, sehingga pemrosesan data berlangsung secara lokal di perangkat.

Model ini dinilai memberi dua keuntungan penting bagi pengguna. Pertama, waktu pemrosesan bisa lebih cepat, dan kedua, data tetap diproses secara lokal tanpa perlu terus dikirim ke server daring.

Berdasarkan laporan Gizmochina yang sempat mencoba fitur tersebut melalui Honor 600 Pro, tersedia antarmuka baru bernama Image to Video. Antarmuka ini memungkinkan pengguna mengunggah satu gambar maupun beberapa gambar untuk diubah menjadi video hasil generasi AI.

Pengguna juga diberi opsi menentukan rasio video sesuai kebutuhan. Pilihan yang tersedia mencakup format vertikal 9:16 dan format lanskap 16:9.

Selain itu, sistem menyediakan prompt berbasis teks untuk membantu pengguna menjelaskan hasil video yang diinginkan. Mekanisme ini disebut bekerja mirip dengan cara Google Gemini Veo mengolah instruksi, tetapi keunggulan utamanya tetap pada pemrosesan langsung di perangkat.

Cara kerja yang mengandalkan NPU dan RAM

Menurut laporan yang sama, Honor 600 dan 600 Pro menjalankan fitur ini melalui kerangka visual-language multimodal lokal. Sistem tersebut dapat menangani analisis teks, gambar, dan video secara bersamaan.

Kemampuan itu memungkinkan ponsel memanfaatkan NPU bawaan serta RAM untuk menghasilkan video dari gambar. Dengan skema ini, proses pembuatan video tidak lagi harus mengandalkan komputasi awan.

Secara teknis, model AI ini disebut mampu menyusun frame pembuka dan penutup video secara otomatis. Hasil akhirnya berupa klip berdurasi sekitar 3 hingga 8 detik.

Honor juga dikabarkan menambahkan efek visual yang lebih sinematik pada hasil video. Beberapa contohnya mencakup pengolahan kedalaman dan bayangan agar gerak dan suasana video terasa lebih dinamis.

Preset gaya dan tombol khusus AI

Fitur ini tidak hanya berfokus pada konversi dasar gambar ke video. Laporan menyebut Honor turut menyiapkan sejumlah preset stilisasi untuk memperluas karakter hasil akhirnya.

Beberapa efek yang disebut tersedia antara lain Hitchcock zoom, bullet time, dan world-transformation. Kehadiran preset semacam ini menunjukkan bahwa Honor tidak sekadar menargetkan fungsi praktis, tetapi juga aspek kreatif untuk konten pendek.

Kemudahan akses juga menjadi bagian penting dari fitur tersebut. Honor disebut menyiapkan tombol One-Tap AI khusus yang memungkinkan pengguna memulai proses image-to-video langsung dari galeri lokal hanya dengan satu tekan.

Skema ini berpotensi mempersingkat alur pembuatan konten di ponsel. Pengguna tidak perlu berpindah terlalu jauh antaraplikasi untuk memulai proses generasi video dari foto yang sudah tersimpan.

Posisi fitur ini dalam persaingan AI smartphone

Dalam beberapa waktu terakhir, fitur AI pada ponsel banyak berfokus pada pengeditan foto, ringkasan teks, atau asisten produktivitas. Honor tampaknya memilih jalur berbeda dengan menonjolkan generasi video dari gambar sebagai nilai jual utama di seri Honor 600.

Jika implementasinya berjalan sesuai laporan awal, fitur ini bisa menjadi salah satu contoh perluasan kemampuan AI generatif yang lebih nyata di smartphone. Fokusnya bukan hanya pada hasil akhir, tetapi juga pada kecepatan proses dan pengolahan lokal yang lebih menjaga data pengguna.

Honor sendiri sebelumnya telah memperlihatkan desain seri Honor 600 untuk pasar China dan mengonfirmasi peluncurannya akan segera dilakukan. Meski tanggal peluncuran untuk China belum diumumkan, kedua perangkat tersebut dilaporkan akan debut global pada 23 April 2026.

Dengan informasi yang sudah muncul sejauh ini, perhatian terhadap Honor 600 dan Honor 600 Pro kini banyak tertuju pada performa nyata fitur AI Image to Video 2.0. Fitur itu menjadi sorotan karena menggabungkan pemrosesan lokal, dukungan prompt teks, pilihan rasio video, serta preset kreatif dalam satu pengalaman yang langsung tersedia di ponsel.

Source: gadgets.beebom.com
Terbaru