Preorder Forza Horizon 6 Dibuka, Controller Transparan dan Headset Bersuara Mesin Ini Sulit Diabaikan

Xbox membuka prapemesanan aksesori edisi terbatas bertema Forza Horizon 6 menjelang perilisan gim tersebut. Produk yang diumumkan mencakup Xbox Wireless Controller dan Xbox Wireless Headset dengan desain yang mengikuti identitas visual Horizon Festival.

Menurut informasi dari artikel referensi, controller ini dibanderol $89.99 dan headset dijual seharga $134.99. Keduanya tersedia untuk preorder melalui Xbox.com serta peritel lokal, termasuk Microsoft Store, di negara yang mendapat ketersediaan resmi.

Preorder aksesori resmi Forza Horizon 6

Pengumuman ini hadir saat antusiasme terhadap Forza Horizon 6 terus meningkat. Gim tersebut disebut akan membawa pemain melintasi jalan ikonik dan lanskap Jepang, sehingga Xbox mulai menghadirkan perlengkapan bertema yang cocok untuk penggemar seri balap ini.

Fokus utama aksesori ini ada pada tampilan yang langsung mengarah ke nuansa festival balap khas Horizon. Xbox menyiapkan kombinasi warna cyan terang dan lime yang disebut mewakili tema besar Horizon Festival dalam game.

Harga dan ketersediaan

Berikut rincian harga preorder yang disebut dalam sumber referensi:

  1. Forza Horizon 6 Limited Edition Xbox Wireless Controller: $89.99
  2. Forza Horizon 6 Xbox Wireless Headset: $134.99

Aksesori ini tidak disebut tersedia secara universal di semua pasar. Xbox menyatakan pembelian dilakukan melalui kanal resmi dan peritel lokal di negara yang termasuk wilayah penjualan.

Desain controller yang paling menonjol

Controller edisi terbatas ini menjadi salah satu elemen yang paling menonjol dari pengumuman tersebut. Bagian atasnya memakai material transparan berwarna cyan blue yang dipadukan dengan gradasi metalik untuk memberi kesan mencolok.

Xbox juga menyematkan D-pad metalik berwarna perak. Detail lainnya adalah grip karet dua warna dengan pola diamond yang dikaitkan dengan jalan Touge ikonik di Jepang, sehingga tema lokasi dalam game ikut dibawa ke desain perangkat.

Pendekatan ini membuat controller tidak hanya berfungsi sebagai perangkat bermain. Produk ini juga diarahkan sebagai item koleksi bagi pemain yang ingin menyesuaikan set gaming mereka dengan identitas visual Forza Horizon 6.

Headset membawa tema serupa

Headset edisi terbatas Forza Horizon 6 mempertahankan bahasa desain yang sama. Warna cyan, volt green, dan hot pink menjadi kombinasi utama yang dipilih Xbox untuk menonjolkan kesan festival dan dunia balap.

Logo hot pink di sisi headset disebut terinspirasi dari desain kru pit. Detail itu dipakai untuk menguatkan hubungan headset ini dengan budaya balap yang menjadi fondasi seri Forza Horizon.

Fitur suara kustom jadi pembeda

Salah satu aspek paling unik dari headset ini adalah hadirnya efek suara khusus. Xbox menyebut sejumlah tindakan seperti menyalakan atau mematikan headset, mute dan unmute, serta pairing perangkat akan disertai suara kustom.

Efek suara itu memadukan karakter mesin Japanese V8 dengan elemen audio antarmuka Forza Horizon 6. Pendekatan ini dibuat untuk memperkuat sensasi seolah pemain sedang masuk ke balik kemudi, bukan sekadar mengenakan headset gaming biasa.

Fitur semacam ini memberi nilai tambah di luar tampilan visual. Bagi penggemar seri balap, elemen audio tersebut bisa menjadi daya tarik karena memperluas pengalaman tematik ke luar layar.

Dukungan audio spasial

Selain desain dan efek suara khusus, headset ini juga mendukung teknologi spatial sound. Dalam artikel referensi, teknologi yang disebut meliputi Windows Sonic, Dolby Atmos, dan DTS Headphone:X.

Dukungan tersebut penting bagi pemain yang mencari pengalaman audio lebih imersif saat bermain. Di genre balap, pemetaan suara yang lebih akurat bisa membantu menghadirkan kesan ruang dan pergerakan kendaraan dengan lebih meyakinkan.

Forza Horizon 6 sendiri disebut akan dirilis secara global pada 19 Mei 2026. Dengan dibukanya prapemesanan controller dan headset lebih awal, Xbox tampak menargetkan penggemar yang ingin menyiapkan ekosistem perangkat bertema Horizon sebelum menjelajahi jalan dan kultur mobil Jepang yang menjadi latar utama game ini.

Source: tech.sportskeeda.com

Terkait