Samsung Galaxy A37 5G hadir di Indonesia dengan fokus yang jelas pada kebutuhan pengguna muda yang aktif membuat konten. Di luar fitur AI, ponsel ini mengandalkan Nightography sebagai nilai jual utama untuk membantu pemotretan dan perekaman video di kondisi cahaya rendah.
Samsung menempatkan perangkat ini sebagai pilihan kelas menengah untuk aktivitas yang padat sepanjang hari, mulai dari konsumsi konten hingga produksi visual. Perusahaan juga menonjolkan kombinasi kamera, baterai besar, dan ketahanan perangkat sebagai bekal utama untuk mendukung rutinitas digital penggunanya.
Nightography jadi tumpuan fotografi malam
Dalam peluncuran di Jakarta, Samsung menjelaskan bahwa Galaxy A37 5G membawa kamera utama 50MP, ultra-wide 8MP, dan makro 5MP. Peningkatan pada Nightography menjadi sorotan karena fitur ini dirancang agar hasil foto dan video tetap tajam serta detail saat pencahayaan minim.
Nightography bekerja lewat kombinasi sensor kamera dan algoritma pemrosesan berbasis AI. Pendekatan ini membantu perangkat menangkap lebih banyak cahaya sekaligus menekan noise pada gambar, sehingga hasil foto malam tidak terlihat terlalu gelap atau buram.
Kamera ultra-wide memberi ruang lebih luas saat pengguna ingin memotret lanskap atau momen bersama banyak orang. Lensa makro juga menambah fleksibilitas untuk menangkap detail objek dari jarak dekat dengan lebih jelas.
AI memperkuat pengalaman, bukan menggantikan kamera
Selain Nightography, Samsung menanamkan fitur berbasis AI di dalam antarmuka One UI 8.5 melalui Awesome Intelligence. Salah satu fitur yang menonjol adalah Circle to Search with Google, yang memungkinkan pencarian informasi dari objek di layar hanya dengan melingkarinya.
Ada pula AI Select, yang mempermudah pengguna mengambil potongan gambar dari konten dan memindahkannya ke aplikasi lain seperti catatan digital. Fitur Edit Suggestion juga ikut membantu proses penyuntingan, termasuk rekomendasi efek bokeh dan remaster untuk meningkatkan kualitas foto.
Samsung menempatkan AI sebagai pendamping pengalaman visual, bukan pengganti kemampuan kamera. Dengan begitu, pengguna tetap bisa mengandalkan perangkat ini untuk membuat konten harian tanpa harus melalui proses edit yang rumit.
Daya tahan baterai dan performa ikut diperkuat
Di sisi performa, Galaxy A37 5G dibekali chipset Exynos 1480 yang membawa peningkatan pada NPU, CPU, dan GPU. Peningkatan ini ditujukan untuk mendukung multitasking dan pengolahan konten agar terasa lebih responsif saat digunakan dalam aktivitas harian.
Samsung juga menyematkan vapor chamber yang lebih besar untuk menjaga suhu perangkat tetap stabil ketika dipakai intensif. Langkah ini penting karena aktivitas foto, video, dan editing biasanya menuntut kerja perangkat yang lebih berat.
Baterai 5.000mAh menjadi salah satu penopang utama agar perangkat bisa dipakai sepanjang hari. Pengisian dayanya juga didukung Super Fast Charging 2.0, sehingga waktu tunggu untuk kembali aktif bisa lebih singkat.
Fitur keamanan dan dukungan jangka panjang
Samsung menambahkan Samsung Knox Vault untuk menjaga data pengguna melalui isolasi hardware dan software. Perlindungan ini dilengkapi Auto Blocker, Secure Folder, dan Private Album yang memberi kontrol lebih besar terhadap konten pribadi.
Dari sisi software, Galaxy A37 5G dijanjikan mendapat pembaruan perangkat lunak hingga enam generasi dan pembaruan keamanan hingga enam tahun. Kebijakan ini memberi nilai tambah bagi pengguna yang ingin memakai perangkat dalam jangka panjang tanpa cepat tertinggal fitur.
Harga dan varian di Indonesia
Galaxy A37 5G hadir di Indonesia dalam dua pilihan, yaitu 8GB/128GB dengan harga Rp6.599.000 dan 8GB/256GB seharga Rp7.299.000. Selama periode promosi April 2026, Samsung juga menawarkan potongan harga, program trade-in, serta cicilan yang membuat perangkat ini bisa diakses mulai kisaran Rp299 ribu per bulan.
Dengan Nightography sebagai daya tarik utama, ditambah fitur AI, baterai besar, dan sistem keamanan yang lengkap, Galaxy A37 5G diarahkan untuk menjawab kebutuhan pengguna yang ingin tetap produktif membuat konten dari pagi sampai malam. Positioning ini membuatnya tampil sebagai ponsel mid-range yang menonjol bukan hanya pada spesifikasi, tetapi juga pada pengalaman pemakaian yang lebih siap untuk aktivitas visual sehari-hari.
Source: selular.id






