Kenaikan harga ponsel Vivo mulai terlihat di sejumlah model yang sudah lebih dulu dipasarkan. Perubahan ini memicu pertanyaan baru di kalangan konsumen, terutama karena lini yang terdampak justru datang dari segmen budget hingga menengah yang selama ini identik dengan nilai beli menarik.
Laporan dari artikel referensi menyebut revisi harga resmi berlaku pada beberapa perangkat Vivo seri T, Y, dan V. Kenaikannya tidak kecil, karena pada sejumlah varian selisih harga mencapai hingga Rs 4,000 dibanding banderol sebelumnya.
Daftar model Vivo yang naik harga
Model dengan lonjakan paling besar adalah Vivo T5x. Seluruh variannya naik Rs 4,000, sehingga harga awalnya kini menjadi Rs 22,999 untuk versi 6GB + 128GB dan mencapai Rs 26,999 untuk varian 8GB + 256GB.
Pada sebelumnya, Vivo T5x dijual mulai Rs 18,999 untuk konfigurasi dasar. Untuk varian 8GB + 128GB, harga berubah dari Rs 20,999 menjadi Rs 24,999, sedangkan versi 8GB + 256GB naik dari Rs 22,999 ke Rs 26,999.
Kenaikan juga terjadi pada lini V70. Vivo V70 varian 8GB + 256GB kini dibanderol Rs 49,999 dari sebelumnya Rs 45,999, sementara versi 12GB + 256GB naik dari Rs 49,999 menjadi Rs 53,999.
Vivo V70 Elite ikut mengalami revisi harga. Varian 8GB + 256GB naik dari Rs 51,999 ke Rs 55,999, sedangkan model 12GB + 256GB bertambah Rs 3,000 dari Rs 56,999 menjadi Rs 59,999.
Di seri Y, penyesuaian harga juga cukup luas. Vivo Y400 8GB + 128GB naik dari Rs 25,999 menjadi Rs 28,999, dan versi 8GB + 256GB berubah dari Rs 27,999 ke Rs 31,999.
Vivo Y51 Pro juga tidak luput dari revisi. Harga varian 8GB + 128GB naik dari Rs 24,999 menjadi Rs 27,999, sementara model 8GB + 256GB berubah dari Rs 27,999 menjadi Rs 30,999.
Untuk Vivo Y31 5G, kenaikannya lebih bervariasi. Varian 4GB + 128GB naik Rs 1,000 dari Rs 18,999 menjadi Rs 19,999, sedangkan versi 6GB + 128GB bertambah Rs 3,000 dari Rs 20,999 menjadi Rs 23,999.
Artikel referensi juga mencantumkan Vivo Y31 5G varian 6GB + 256GB dengan harga Rs 26,999. Namun, tidak ada harga lama yang disebutkan untuk konfigurasi ini, sehingga besaran kenaikannya tidak dijelaskan.
Bukan hanya Vivo
Kenaikan harga ini disebut bukan kasus yang berdiri sendiri. Sebelumnya, Samsung, Motorola, dan Realme juga dilaporkan sudah lebih dulu menaikkan harga smartphone mereka, terutama pada segmen yang lebih terjangkau.
Tipster Abhishek Yadav, seperti dikutip dalam artikel referensi, sempat mengungkap bahwa beberapa smartphone budget dan mid-range akan mengalami kenaikan harga mulai April 21. Setelah itu, daftar harga baru dari Vivo muncul dan menunjukkan revisi hingga Rs 4,000 pada sejumlah model.
Kondisi ini penting karena segmen budget dan menengah biasanya paling sensitif terhadap perubahan harga. Selisih beberapa ribu rupee bisa langsung memengaruhi posisi sebuah perangkat saat dibandingkan dengan pesaing lain di kelas yang sama.
Kenapa harga ponsel naik?
Vivo belum memberikan penjelasan resmi terkait revisi harga tersebut. Namun, artikel referensi menilai ada pola yang lebih luas di industri smartphone, sehingga kenaikan ini kemungkinan berkaitan dengan faktor yang juga memengaruhi merek lain.
Beberapa penyebab yang disebut antara lain biaya komponen yang lebih tinggi, khususnya memori dan chipset. Selain itu, fluktuasi mata uang dan tekanan rantai pasok juga dinilai ikut mendorong harga akhir perangkat menjadi lebih mahal.
Faktor-faktor itu disebut sudah berlangsung dalam beberapa waktu. Kini dampaknya mulai terlihat lebih jelas pada harga ritel yang dibayar konsumen.
Apakah Vivo masih kompetitif?
Kenaikan ini tidak otomatis menghapus daya tarik semua model Vivo. Namun, ketika ponsel yang sebelumnya berada di kisaran harga tertentu bergeser ke kelas harga lebih tinggi, konsumen biasanya akan menilai ulang apakah spesifikasi yang ditawarkan masih sepadan.
Perubahan ini paling terasa pada model yang naik Rs 3,000 sampai Rs 4,000. Di rentang tersebut, pembeli biasanya mulai membandingkan Vivo dengan opsi lain yang sebelumnya tidak masuk pertimbangan karena perbedaan harga.
Di sisi lain, fakta bahwa penyesuaian harga juga terjadi pada merek lain menunjukkan masalahnya bukan semata strategi satu vendor. Pasar sedang bergerak ke arah harga yang lebih tinggi, termasuk pada perangkat yang sebelumnya dikenal sebagai pilihan value-for-money.
Bagi calon pembeli, daftar harga terbaru menjadi acuan penting sebelum memutuskan pembelian. Dengan revisi pada seri T, Y, dan V, posisi Vivo di pasar kini akan lebih banyak ditentukan oleh seberapa kuat kombinasi spesifikasi, fitur, dan harga baru yang ditawarkan pada tiap model.
Source: www.techlusive.in






