Motorola resmi membawa Edge 70 Fusion ke Indonesia sebagai penerus Edge 60 Fusion yang lebih dulu hadir di pasar. Ponsel kelas menengah ini langsung menonjol karena membawa baterai jauh lebih besar dan chipset yang berbeda dari versi global.
Perangkat tersebut diumumkan lewat akun Instagram resmi Motorola Indonesia. Di pasar Indonesia, Edge 70 Fusion dijual dengan harga Rp 6.499.000 untuk varian 8/256 GB dan mulai tersedia di berbagai marketplace rekanan pada 24 April 2026.
Baterai lebih besar dari versi global
Salah satu pembeda paling nyata ada pada kapasitas daya. Motorola Edge 70 Fusion versi Indonesia dibekali baterai 7.000 mAh, sedangkan versi global membawa baterai 5.200 mAh.
Motorola mengklaim baterai 7.000 mAh itu sanggup memberi pengalaman pemakaian normal hingga sekitar 50 jam dalam sekali isi. Untuk pengisian daya, ponsel ini mendukung fast charging 68 watt yang diklaim bisa mengisi cukup untuk pemakaian sekitar 12 jam hanya dalam waktu kurang lebih 10 menit.
Langkah ini membuat Edge 70 Fusion versi Indonesia terlihat menekankan sisi daya tahan. Kapasitas baterai yang lebih besar juga memberi nilai tambah bagi pengguna yang membutuhkan perangkat untuk pemakaian panjang tanpa sering mencari colokan.
Chipset Indonesia lebih baru
Perbedaan lain yang cukup penting terletak pada dapur pacu. Jika versi global memakai Snapdragon 7s Gen 3 dengan kecepatan 2,5 GHz, unit yang dijual di Indonesia menggunakan Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4 dengan kecepatan 2,7 GHz.
Pemilihan chipset yang lebih anyar ini memperlihatkan adanya penyesuaian spesifikasi untuk pasar Indonesia. Motorola tampaknya menempatkan kombinasi baterai besar dan chipset lebih baru sebagai daya tarik utama untuk bersaing di kelas menengah.
Kamera tetap jadi andalan
Di sektor kamera, Motorola Edge 70 Fusion mengandalkan kamera utama 50 MP dengan sensor Sony Lytia 710. Sensor ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih hidup dan detail yang tajam, termasuk saat cahaya minim.
Di belakang, ponsel ini masih membawa kamera ultrawide 13 MP. Sementara di bagian depan tersedia kamera selfie 32 MP dengan teknologi Quad Pixel untuk menunjang kebutuhan swafoto dan panggilan video.
Layar besar dan spesifikasi pendukung
Motorola membekali perangkat ini dengan layar 6,78 inci Extreme AMOLED beresolusi 2.772 x 1.272 piksel. Layar tersebut juga mendukung refresh rate 144 Hz dan tingkat kecerahan hingga 5.200 nit.
Di luar itu, Edge 70 Fusion sudah menjalankan Android 16 dan menyediakan speaker stereo dengan Dolby Atmos. Ada pula Bluetooth 6.0, perlindungan layar Corning Gorilla Glass 7i, serta sertifikasi IP68/IP69 untuk ketahanan terhadap air dan debu.
Ponsel ini juga membawa standar ketangguhan bodi ala militer AS MIL-STD-810H. Untuk tampilan, Motorola mempertahankan ciri khas desain dengan finishing bernuansa material kain dan pilihan warna Pantone Sporting Green, Silhouette, serta Orient Blue.
Dengan kombinasi baterai 7.000 mAh, Snapdragon 7s Gen 4, kamera utama 50 MP, dan layar AMOLED 144 Hz, Motorola Edge 70 Fusion hadir sebagai salah satu model yang paling menonjol di lini menengah Motorola untuk pasar Indonesia.
Source: tekno.kompas.com