Samsung Luncurkan Tiga Perangkat Rumah Pintar Baru, Desain Rapi dan AI Menjawab Kebutuhan Dapur Modern

Author: Qoo Media

Samsung meluncurkan tiga perangkat rumah pintar baru di Korea Selatan, yakni Bespoke AI Single 1-Door Fridge & Freezer, Bespoke AI Dishwasher, dan Extractor Induction Hob. Ketiganya diposisikan untuk dapur modern dengan fokus pada desain yang rapi, fungsi cerdas, dan integrasi ke ekosistem smart home.

Peluncuran ini juga menegaskan arah Samsung di segmen peralatan premium rumah tangga. Perusahaan menonjolkan perpaduan antara tampilan minimalis dan fitur berbasis AI yang dirancang menyesuaikan pola penggunaan sehari-hari.

Tiga produk baru dan harga awal

Samsung menetapkan harga awal Bespoke AI Single 1-Door Fridge & Freezer mulai KRW 890,000. Bespoke AI Dishwasher dibanderol mulai KRW 570,000, sementara Extractor Induction Hob dijual seharga KRW 4,989,000.

Ketiga produk ini hadir dengan pendekatan yang berbeda, tetapi memiliki benang merah yang sama. Samsung ingin peralatan dapur tidak hanya fungsional, melainkan juga menyatu secara visual dengan tata ruang rumah.

Bespoke AI Single 1-Door Fridge & Freezer

Kulkas dan freezer satu pintu ini menawarkan konfigurasi yang fleksibel. Dua unit dapat dipasangkan dan digunakan sebagai kulkas atau freezer sesuai kebutuhan, sementara masing-masing unit juga bisa beroperasi secara mandiri.

Samsung juga menyematkan fitur Auto Open Door yang memungkinkan pintu terbuka hanya dengan satu sentuhan. Desain depannya dibuat rata tanpa gagang agar lebih mudah menyatu dengan kabinet di sekitarnya.

Pada sisi kenyamanan, produk ini dibekali sensor cahaya yang menyesuaikan tingkat kecerahan secara otomatis. Detail ini memperkuat pendekatan desain yang bersih sekaligus praktis untuk penggunaan harian.

Fitur AI Precise Cooling menjadi salah satu pembeda utama. Melalui aplikasi SmartThings, sistem dapat mengatur siklus pencairan bunga es secara otomatis untuk menjaga suhu internal tetap konsisten.

Samsung menyebut sistem itu menganalisis pola penggunaan dan menjadwalkan proses defrost saat aktivitas rendah, misalnya pada malam hari. Pendekatan ini dimaksudkan untuk menekan fluktuasi suhu agar kesegaran, rasa, dan tekstur makanan lebih terjaga.

Stabilitas suhu juga diperkuat oleh Metal Cooling. Teknologi ini memakai saluran logam penuh pada dinding belakang dan permukaan pintu untuk menahan udara dingin lebih efektif dan mempercepat pemulihan suhu setelah pintu dibuka.

Bespoke AI Dishwasher

Mesin pencuci piring baru Samsung tersedia dalam beberapa tingkat efisiensi, termasuk A-20%, A-10%, A, dan B di Eropa. Untuk model di bawah grade A, Samsung menggunakan sistem Active Fan Dry guna meningkatkan efisiensi pengeringan.

Sistem tersebut bekerja dengan meningkatkan sirkulasi udara di dalam mesin dan menurunkan suhu air bilasan. Samsung menyatakan cara ini membantu menekan konsumsi energi.

Pilihan desainnya juga cukup luas untuk berbagai tata letak dapur. Produk ini tersedia dalam versi fully built-in, freestanding, semi built-in, dan built-under.

Fitur AI Wash mengandalkan sensor kekeruhan dan algoritma machine learning untuk membaca sisa makanan pada setiap tahap pencucian. Berdasarkan pembacaan itu, mesin akan menyesuaikan durasi pencucian dan pembilasan secara otomatis.

Samsung mengatakan fitur tersebut dapat menghilangkan kebutuhan pre-rinse. Bagi pengguna, pendekatan ini bertujuan mempermudah proses mencuci sekaligus menjaga hasil pembersihan tetap optimal.

Di bagian dalam, Samsung menambahkan rak ketiga dengan zona khusus untuk alat makan, peralatan dapur, dan gelas minum. Area untuk drinkware dapat menampung hingga enam cangkir dan memakai nozzle berputar agar pembersihan lebih efektif, sekaligus membebaskan ruang di rak bawah.

Extractor Induction Hob

Produk ketiga menggabungkan kompor induksi dan extractor hood dalam satu perangkat. Konsep ini ditujukan untuk dapur terbuka, terutama ketika pemasangan cooker hood konvensional dinilai kurang praktis.

Meski berbentuk all-in-one, Samsung mengklaim performanya setara dengan kompor dan hood terpisah. Pernyataan ini menjadi poin penting karena pasar perangkat dapur terintegrasi biasanya menuntut efisiensi ruang tanpa mengorbankan performa.

Extractor Induction Hob memakai desain Flex Zone Plus untuk menghadirkan area memasak yang luas. Pengguna dapat menaruh beberapa panci dan wajan dengan ukuran berbeda di satu permukaan.

Samsung menyebut elemen pemanas yang rapat membantu distribusi panas lebih merata. Sistemnya juga bisa mendeteksi ukuran dan bentuk peralatan masak secara otomatis lalu menyalurkan panas hanya pada area yang dibutuhkan.

Pada bagian permukaan, panel Anti-Scratch Glass memiliki tingkat kekerasan Mohs 8. Material ini diklaim lebih tahan gores, dilengkapi lapisan superhidrofobik untuk mengurangi residu, serta finishing matte agar tampak lebih bersih.

Bagian extractor menawarkan daya hisap hingga 720 m³/h pada mode Boost. Samsung juga menyebut perangkat ini mencapai efisiensi energi A+ sambil tetap efektif mengurangi bau, asap, dan uap.

Perawatan perangkat ini dirancang sederhana. Easy Clean Grease Filter aman dicuci di dishwasher, sementara filter stainless steel disebut mampu menangkap hingga 95% lemak dan minyak, lalu filter arang terintegrasi membantu mengurangi bau serta gas untuk menjaga performa ventilasi.

Hyoung Min Park, Vice President and Head of the Customer Experience Team di divisi Digital Appliances Samsung, mengatakan jajaran ini memperkuat posisi Samsung di dapur premium melalui desain yang menyatu dan kecerdasan yang fungsional. Menurut dia, pendinginan berbasis AI, pencucian adaptif, dan sistem ekstraksi terintegrasi dirancang untuk merespons pola penggunaan nyata di rumah.

Source: www.sammobile.com
Terbaru