Samsung mulai memperluas fitur Galaxy AI terbaru yang pertama kali hadir di seri Galaxy S26 ke perangkat flagship sebelumnya melalui pembaruan One UI 8.5 beta. Langkah ini memberi peluang bagi pengguna Galaxy S24 dan Galaxy Z Fold 7 untuk mencoba kemampuan AI baru tanpa harus berganti perangkat.
Pembaruan ini menunjukkan arah strategi Samsung yang semakin menekankan integrasi kecerdasan buatan ke dalam ekosistem premiumnya. Dengan distribusi lewat jalur perangkat lunak, perusahaan dapat menguji fitur baru sekaligus menjaga relevansi ponsel flagship generasi sebelumnya.
One UI 8.5 beta jadi jalur distribusi fitur AI baru
Samsung menempatkan One UI 8.5 sebagai pintu utama untuk membawa beberapa kemampuan Galaxy S26 ke ponsel lama. Saat ini, pembaruan tersebut masih berada di fase beta dan hanya tersedia untuk pengguna yang sudah terdaftar dalam program pengujian.
Pendekatan seperti ini membuat Samsung bisa memantau stabilitas fitur sebelum dirilis lebih luas. Bagi pengguna, skema tersebut juga membuka akses lebih cepat ke inovasi yang biasanya hanya tersedia di perangkat terbaru.
Creative Studio dan Call Screening masuk daftar fitur yang dibawa
Salah satu fitur yang menonjol adalah Creative Studio, yang dirancang untuk membantu pembuatan gambar, stiker, dan pengeditan berbasis AI generatif. Fitur ini menjadi perhatian karena memberi ruang lebih besar bagi pengguna untuk membuat konten visual langsung dari perangkat.
Selain itu, Call Screening juga ikut diperbarui. Fitur ini dapat menjawab panggilan secara otomatis melalui asisten AI dan menampilkan transkrip percakapan secara langsung, sehingga pengguna bisa menilai isi panggilan tanpa harus mengangkatnya.
Photo Assist dan Audio Eraser juga ikut ditingkatkan
Samsung tidak hanya membawa fitur baru, tetapi juga memperkuat alat yang sudah ada. Photo Assist kini disebut menawarkan manipulasi visual yang lebih presisi, sehingga proses pengeditan gambar menjadi lebih kompleks dan lebih cerdas dibandingkan sebelumnya.
Audio Eraser juga mendapat peningkatan penting karena kini mendukung aplikasi pihak ketiga. Kemampuan ini membantu pengguna mengurangi gangguan suara latar pada rekaman audio maupun video dengan hasil yang lebih efektif.
Pembaruan masih terbatas untuk peserta beta
Samsung menyebut pengguna yang mengikuti program beta One UI 8.5 dapat mengunduh pembaruan melalui menu pengaturan pada perangkat masing-masing. Namun, untuk pengguna yang masih berada di versi stabil, akses fitur baru ini masih harus menunggu perilisan final secara global.
Kondisi tersebut membuat distribusi fitur AI berjalan bertahap dan belum merata ke seluruh pengguna. Meski begitu, pola ini tetap menunjukkan bahwa Samsung ingin memperpanjang umur pakai perangkat flagship dengan pembaruan perangkat lunak yang bernilai tambah.
Dukungan perangkat lama masih jadi fokus Samsung
Perusahaan juga membuka peluang untuk membawa fitur serupa ke perangkat flagship lain yang dirilis dalam dua tahun terakhir. Jika rencana itu berjalan, strategi ini akan memperkuat citra Samsung sebagai merek yang serius menjaga dukungan software pada perangkat premiumnya.
Meski demikian, Samsung belum menjelaskan apakah semua fitur AI dari Galaxy S26 akan hadir penuh di model lama atau hanya sebagian saja. Kepastian itu masih menunggu pengumuman resmi berikutnya, sementara pengguna Galaxy S24 dan Galaxy Z Fold 7 bisa memantau pembaruan One UI 8.5 yang terus bergulir melalui jalur beta.







