Samsung Galaxy A37 5G menunjukkan kemampuan kamera yang cukup solid untuk ponsel kelas menengah, terutama saat dipakai memotret di siang dan malam hari. Hasil uji menunjukkan foto yang tajam, detail yang terjaga, serta warna yang relatif konsisten pada berbagai kondisi cahaya.
Perangkat ini mengandalkan kamera utama 50 MP dengan bukaan f/1.8, sensor 1/1,56 inci, ukuran piksel 1 mikron, PDAF, dan OIS. Di belakangnya juga ada kamera ultrawide 8 MP f/2.2, kamera makro 5 MP f/2.4, serta kamera depan 12 MP f/2.2 yang ikut mendukung kebutuhan foto harian dan swafoto.
Hasil siang hari: tajam dan dinamis
Pada pemotretan siang hari, kamera utama tampil meyakinkan dengan detail yang kuat. Gambar gedung, rel kereta, hingga area pepohonan terlihat jelas, sementara langit tetap biru cerah tanpa kehilangan banyak detail dalam area terang.
Keseimbangan cahaya atau dynamic range juga tergolong baik. Area bawah seperti rel dan jalan tidak mudah tenggelam dalam bayangan, sehingga hasil foto tetap enak dilihat tanpa perlu banyak pengolahan tambahan.
Kamera ultrawide memberi sudut pandang lebih luas dan membantu menangkap objek yang tidak muat dalam satu frame. Namun, kualitasnya masih sedikit di bawah kamera utama karena ada distorsi perspektif tipis dan detail yang turun, meski perbedaannya tidak terlalu mencolok.
Stabilisasi membantu saat perangkat bergerak
Keberadaan OIS membuat kamera utama lebih tenang saat dipakai memotret sambil bergerak. Dalam pengujian, foto saat berjalan kaki tetap terlihat rapi, dengan garis lurus seperti jalur kuning dan pagar yang tidak terasa melenceng berlebihan.
Kemampuan ini juga terasa saat memotret dari dalam kendaraan yang sedang berjalan. Detail interior seperti pegangan tangan dan kursi masih terlihat jelas, sehingga hasil foto tidak langsung jatuh ke kondisi blur meski subjek dan latar ikut bergoyang.
Kombinasi OIS dan pemrosesan perangkat lunak memberi kontribusi penting pada hasil tersebut. Untuk pengguna yang sering memotret spontan di jalan atau transportasi umum, karakter ini bisa menjadi nilai tambah yang nyata.
Malam hari masih layak diandalkan
Saat memasuki kondisi minim cahaya, kamera utama tetap mampu menjaga kualitas foto berkat dukungan Nightography yang disebut telah ditingkatkan. Area terang seperti lampu masih terlihat jelas tanpa overexposed berlebihan, sedangkan area gelap tetap menyimpan detail.
Noise memang muncul saat gambar diperbesar, tetapi tidak sampai merusak keseluruhan tampilan foto. Warna juga masih terjaga dengan baik dan tidak menunjukkan dominasi kuning atau hijau yang sering muncul pada kamera ponsel kelas menengah.
Kamera ultrawide pada malam hari masih berguna jika dibutuhkan sudut pandang luas. Hanya saja, detail area gelap lebih cepat hilang, noise lebih kuat, dan ketajaman di sisi gambar ikut menurun.
Portrait dan makro punya karakter berbeda
Mode portrait pada malam hari mampu memisahkan subjek dan latar dengan cukup rapi. Rambut pada subjek juga terdeteksi dengan baik, meski masih ada sedikit bagian yang mengalami bleeding di area kompleks.
Efek bokeh terlihat natural dan tidak berlebihan. Pencahayaan wajah pun tetap tampak wajar, sehingga hasil portrait masih cocok untuk kebutuhan unggahan media sosial.
Untuk kamera makro, detail jadi kekuatan utama. Tekstur makanan seperti mie, minyak, dan remah topping terlihat jelas, namun fokus harus benar-benar presisi karena depth of field yang sempit membuat gambar mudah blur jika posisi meleset.
Selfie tetap stabil di siang dan indoor
Kamera depan 12 MP mampu menghasilkan selfie yang tajam pada siang hari dengan warna kulit yang natural. Detail wajah masih terbaca jelas, bahkan saat subjek memakai masker, yang menandakan ketajaman sensor bekerja dengan baik.
Pada kondisi indoor minim cahaya, kamera depan masih mampu menjaga exposure wajah dengan cukup baik. Warna cenderung hangat mengikuti pencahayaan sekitar, sedangkan noise mulai terlihat di area gelap, terutama di latar belakang.
Meski begitu, hasilnya masih tergolong layak untuk kebutuhan harian. Pemotretan selfie akan lebih optimal jika ponsel dipegang stabil agar hasil tidak mudah goyah.
Fitur tambahan untuk olah foto
Samsung Galaxy A37 5G juga membawa Galaxy AI yang membantu di sisi produktivitas dan pengeditan. Circle to Search memudahkan pencarian informasi dari objek yang dilingkari, sementara Remaster membantu mempercantik dan mempertajam foto secara otomatis.
Ada juga Object Eraser yang berguna untuk menghapus objek pengganggu dalam gambar. Di Indonesia, ponsel ini dijual Rp 6.599.000 untuk varian 8/128 GB dan Rp 7.299.000 untuk varian 8/256 GB, dengan promo tertentu yang membuat harga bisa berubah sesuai benefit pembelian di toko offline Samsung.
Source: tekno.kompas.com






