Oppo Siapkan Kamera Gimbal Bareng Find X10, Sinyal Serius Mengusik Tahta DJI dan Insta360

Oppo dilaporkan sedang menyiapkan produk baru di kategori perangkat pencitraan pintar genggam. Produk ini disebut sebagai proyek kamera gimbal baru yang berpotensi meluncur bersamaan dengan seri Find X10.

Informasi ini muncul dari laporan Blue Whale Media di China yang mengutip sumber yang mengetahui perkembangan internal perusahaan. Laporan tersebut menyebut Oppo telah memulai pengembangan proyek khusus untuk masuk ke segmen kamera ringkas yang selama ini diisi merek seperti DJI dan Insta360.

Proyek internal bernama Fuyao

Menurut laporan itu, Oppo telah menyetujui secara internal proyek kamera gimbal genggam dengan nama kode “Fuyao”. Perangkat tersebut disebut ditargetkan meluncur pada kuartal keempat tahun ini.

Ada pula indikasi bahwa produk ini bisa diperkenalkan di panggung yang sama dengan lini Find X10. Sejumlah laporan menyebut seri Find X10 akan debut pada Oktober, sehingga kamera gimbal perdana Oppo berpeluang muncul dalam acara yang sama.

Langkah ini dinilai sejalan dengan fokus Oppo pada teknologi pencitraan. Perusahaan disebut mengalokasikan sumber daya yang besar untuk kategori baru ini, dengan keahlian imaging menjadi salah satu modal utama untuk bersaing.

Bukan sekadar aksesori ponsel

Laporan referensi menggambarkan proyek ini sebagai perangkat khusus di kategori handheld smart imaging device. Artinya, produk tersebut diposisikan sebagai perangkat mandiri, bukan sekadar aksesori tambahan untuk smartphone.

Pendekatan itu penting karena pasar kamera genggam pintar kini berkembang di luar fungsi kamera ponsel biasa. Konsumen mulai mencari perangkat ringkas dengan stabilisasi, pemrosesan gambar, dan kemudahan perekaman untuk kebutuhan harian maupun pembuatan konten.

Jika Oppo benar masuk ke pasar ini, persaingan bisa berubah cukup signifikan. Produsen smartphone memiliki kekuatan pada algoritma pemrosesan gambar, AI, penguasaan rantai pasok, dan jaringan penjualan offline yang luas.

Keunggulan tersebut dinilai dapat membantu mereka menghadirkan pengalaman kamera yang lebih canggih dalam bodi ringkas. Selain itu, mereka juga berpeluang menawarkan harga yang kompetitif berkat skala produksi yang sudah mapan.

Pasar yang sedang tumbuh cepat

Data IDC yang dikutip dalam laporan menunjukkan pengiriman global kamera pintar genggam mencapai 16,65 juta unit pada 2025. Angka itu mencakup kamera gimbal, action camera, dan kamera panorama.

Segmen ini juga mencatat pertumbuhan tahunan yang kuat. Dari beberapa kategori yang ada, kamera gimbal disebut menjadi kategori dengan laju pertumbuhan paling cepat.

Dalam peta persaingan saat ini, DJI masih memimpin pasar dengan pangsa sekitar 62 persen. Sementara itu, Insta360 disebut menguasai hampir 12 persen pasar global.

Dominasi dua nama tersebut menunjukkan pasar masih cukup terkonsentrasi. Namun masuknya vendor smartphone besar bisa membuka babak baru, terutama jika mereka membawa integrasi software dan AI yang lebih agresif.

Pesaing lain juga mulai bergerak

Oppo bukan satu-satunya nama yang disebut sedang menjajaki kategori ini. Laporan yang sama menyebut vivo juga telah memulai pengembangan proyek kamera gimbal genggamnya sejak akhir tahun lalu.

Bahkan, model pertamanya dikabarkan sudah menyelesaikan tahap prototype moulding. Ini menandakan pengembangan produk telah bergerak melewati tahap konsep awal dan masuk ke proses yang lebih konkret.

Honor juga dilaporkan sudah lebih dulu masuk ke kategori tersebut melalui platform ekosistemnya. Di saat yang sama, vivo disebut menyiapkan kamera vlogging yang berpotensi meluncur bersama seri Vivo X500 pada September.

Pergerakan beberapa merek ini memperlihatkan bahwa kategori perangkat pencitraan genggam mulai dipandang sebagai peluang baru. Bagi produsen smartphone, area ini bisa menjadi perluasan alami dari bisnis kamera mobile yang selama ini menjadi salah satu titik persaingan utama.

Mengapa Oppo menarik untuk diperhatikan

Masuknya Oppo ke segmen ini menarik karena perusahaan memiliki rekam jejak kuat dalam pengembangan kamera smartphone. Jika kemampuan itu diterjemahkan ke perangkat gimbal mandiri, Oppo bisa mencoba menawarkan kombinasi stabilisasi, kecerdasan pemrosesan gambar, dan kemudahan penggunaan dalam satu produk.

Di sisi lain, belum ada detail resmi mengenai desain, spesifikasi, atau fitur inti perangkat Fuyao. Karena itu, fokus utama saat ini masih berada pada arah strategi Oppo dan potensi waktu peluncurannya yang disebut berdekatan dengan debut seri Find X10.

Sejauh ini, laporan Blue Whale Media menjadi dasar utama yang menggambarkan ambisi Oppo di pasar ini. Jika jadwal tersebut terealisasi, kuartal keempat dapat menjadi periode penting bagi Oppo untuk menunjukkan bagaimana perusahaan menerjemahkan pengalaman imaging-nya ke dalam format kamera gimbal genggam.

Source: www.gizmochina.com
Exit mobile version