Snapdragon 8 Gen 5 Masih Langka Di Indonesia, Ini Daftar Smartphone 2026 Yang Sudah Pakai

Teknologi chipset ponsel terus bergerak cepat, dan Snapdragon 8 Gen 5 menjadi salah satu nama yang paling banyak dibicarakan di kelas flagship. Chip besutan Qualcomm ini menawarkan performa tinggi dengan efisiensi daya yang lebih optimal, sekaligus hadir sebagai opsi di bawah varian Elite.

Hingga April 2026, daftar smartphone yang memakai Snapdragon 8 Gen 5 mulai terlihat di beberapa pasar, meski ketersediaannya di Indonesia masih terbatas. Dari informasi yang beredar, baru ada dua model yang resmi bisa dibeli konsumen di tanah air, sementara sisanya lebih banyak beredar di pasar global dan China.

Dua model yang sudah resmi dijual di Indonesia

iQOO 15R menjadi salah satu perangkat yang paling menonjol di daftar ini. Ponsel tersebut membawa layar AMOLED 6,59 inci dengan refresh rate 144Hz, sehingga cocok untuk pengguna yang menginginkan tampilan mulus saat bermain gim atau sekadar menjelajah antarmuka.

Daya tahan baterai juga menjadi nilai jual utama iQOO 15R. Perangkat ini dibekali baterai 7.600 mAh, pengisian cepat 100W, serta kamera utama 50 MP yang diposisikan untuk kebutuhan harian dan fotografi praktis.

Model resmi lain yang sudah tersedia di pasar lokal adalah Motorola Signature. Smartphone ini memakai panel LTPO AMOLED 6,8 inci dengan refresh rate 165Hz, yang memberi respons layar lebih cepat dan pengalaman visual yang lebih lancar.

Di sisi kamera, Motorola Signature tampil dengan konfigurasi triple camera 50 MP yang mencakup lensa periskop. Fitur pengisian dayanya juga lengkap, dengan fast charging 90W dan wireless charging 50W yang menambah nilai praktis bagi pengguna premium.

Perangkat Snapdragon 8 Gen 5 di pasar global dan China

Di luar Indonesia, sejumlah model lain juga sudah memakai chipset yang sama. OnePlus 15R masuk daftar karena fokus pada performa, lalu hadir dengan layar AMOLED 6,83 inci dan tingkat kecerahan hingga 3600 nits.

OnePlus 15R juga membawa baterai 7.400 mAh dengan pengisian daya 80W. Kombinasi ini menunjukkan bahwa Snapdragon 8 Gen 5 tidak hanya dipakai untuk mengejar tenaga olah data, tetapi juga menopang pengalaman pemakaian yang lebih tahan lama.

Vivo X300 FE menonjol lewat kamera periskop 50 MP yang mendukung zoom optik. Perangkat ini memakai layar LTPO AMOLED 120Hz, baterai 6.500 mAh, dan dukungan pengisian nirkabel yang membuatnya lebih lengkap di kelas atas.

Realme Neo 8 hadir dengan pendekatan yang berbeda karena membawa baterai jumbo 8.000 mAh. Ponsel yang dirilis di China ini juga memakai layar AMOLED 165Hz dan kamera periskop 50 MP, sehingga menggabungkan daya tahan besar dengan spesifikasi visual yang tinggi.

Pilihan untuk pengguna yang mengejar kamera dan desain lipat

iQOO Z11 Turbo menjadi opsi menarik bagi pengguna yang mencari sensor kamera besar. Perangkat ini dibekali kamera utama 200 MP, baterai 7.600 mAh, serta fast charging 100W, sehingga tetap mengarah ke segmen flagship yang agresif.

Motorola Razr Fold memperluas penggunaan Snapdragon 8 Gen 5 ke perangkat lipat. Smartphone ini membawa layar utama 8,1 inci, cover screen 6,6 inci, dan tiga kamera 50 MP yang menjadikannya berbeda dari model lain dalam daftar.

Dari jajaran tersebut, terlihat bahwa Snapdragon 8 Gen 5 diposisikan sebagai alternatif mesin pacu untuk ponsel kelas atas dengan harga yang lebih terjangkau dibanding varian Elite. Karena itu, ketersediaannya sangat bergantung pada strategi masing-masing brand, terutama saat banyak produsen masih memprioritaskan pasar global atau China.

Berita Terkait

Back to top button