Laporan dari sejumlah pengguna di Reddit dan X menyebut Sony diduga menerapkan sistem DRM baru untuk PlayStation 4 dan PlayStation 5. Mekanisme ini disebut mewajibkan konsol terhubung ke internet setidaknya sekali dalam 30 hari agar lisensi game bisa diverifikasi.
Dampaknya, beberapa game digital yang dibeli belakangan dilaporkan bisa hilang dari tampilan utama atau gagal dijalankan setelah masa validitas habis. Hingga laporan ini beredar, perubahan tersebut disebut hadir tanpa pengumuman resmi dari Sony.
DRM baru diduga muncul lewat pembaruan sistem
Menurut artikel referensi, pembaruan sistem untuk PS4 dan PS5 yang dirilis pada Maret 2026 diduga membawa sistem pemeriksaan lisensi baru. Laporan pengguna menyebut game digital yang sebelumnya sudah dibeli tidak terdampak, sementara pembelian baru mulai menampilkan indikator masa berlaku.
Pada PS4, layar informasi game dilaporkan kini memunculkan tiga penanda baru. Penanda itu adalah “Valid Period (Start)”, “Valid Period (End)”, dan sisa waktu menuju pemeriksaan lisensi berikutnya.
Salah satu laporan awal datang dari pengguna Reddit u/Pandaboo22. Ia mengaku melihat penanda tersebut setelah membeli Tiny Tina’s Wonderlands, lalu pengguna lain mulai membagikan tangkapan layar serupa.
PS4 dan PS5 menunjukkan gejala berbeda
Akun Does it play? atau @DoesItPlay1 di X menyebut tag masa berlaku itu saat ini terlihat di PS4. Sementara pada PS5, tanda yang sama belum disebut muncul di layar informasi, tetapi konsol tetap menampilkan error saat game yang terdampak dicoba dijalankan.
Informasi itu penting karena menunjukkan gejala di dua konsol tidak sepenuhnya sama. Namun inti masalah yang dilaporkan tetap serupa, yaitu game perlu diverifikasi ulang secara berkala lewat koneksi internet.
Menurut laporan yang sama, status konsol sebagai Primary juga tidak menghapus kebutuhan verifikasi tersebut. Artinya, pengaturan utama yang biasanya membantu akses offline disebut tidak cukup untuk melewati pemeriksaan lisensi baru ini.
Cara kerja validitas 30 hari yang dilaporkan
Skema yang ramai dibahas pengguna disebut bekerja dalam siklus 30 hari. Setiap kali Sony berhasil memverifikasi lisensi game saat konsol online, periode validitas akan diatur ulang dan diperpanjang 30 hari lagi.
Sesudah verifikasi berhasil, game dapat dimainkan online maupun offline sampai hitungan waktunya habis. Jika masa itu terlewati tanpa koneksi internet, lisensi dianggap kedaluwarsa dan game terdampak bisa tidak muncul atau tidak bisa dibuka.
Artikel referensi menyebut game tersebut tidak benar-benar hilang permanen. Setelah koneksi internet tersedia lagi, konsol akan melakukan verifikasi ulang dan game dapat berjalan normal kembali.
Apa yang paling dikhawatirkan pengguna
Kekhawatiran terbesar terletak pada akses terhadap game digital yang sudah dibeli. Jika laporan para pengguna akurat, maka kepemilikan praktis game menjadi bergantung pada kemampuan konsol untuk melakukan pengecekan online rutin.
Situasi ini dinilai bisa menyulitkan pengguna yang tinggal di wilayah dengan layanan internet tidak stabil. Dalam kondisi seperti itu, pembatasan 30 hari dapat mengganggu akses ke game meski transaksi pembelian telah selesai dilakukan.
Laporan ini juga memicu sorotan karena disebut hadir diam-diam. Tidak ada pengumuman formal yang menjelaskan perubahan kebijakan lisensi tersebut, sehingga pengguna mengetahui gejalanya justru dari tampilan game dan error saat peluncuran.
Fakta yang sudah muncul dan yang belum pasti
Berdasarkan artikel referensi, ada beberapa hal yang sudah banyak dilaporkan pengguna. Pertama, pembelian game digital baru disebut paling terdampak, sedangkan game yang dibeli sebelumnya disebut tetap aman.
Kedua, PS4 memperlihatkan penanda masa berlaku secara lebih jelas. Ketiga, PS5 tetap disebut terkena dampak meski bentuk indikatornya berbeda dan lebih berupa pesan error ketika game dibuka.
Di sisi lain, laporan dari Does it play? juga menyebut kemungkinan lain. Mereka menilai situasi ini “most likely” diperkenalkan lewat firmware Maret 2026, tetapi juga membuka kemungkinan bahwa ini bisa menjadi bug seperti insiden serupa pada 2022.
Karena itu, status akhir masalah ini masih bergantung pada penjelasan resmi Sony yang belum muncul dalam artikel referensi. Sampai ada klarifikasi, informasi yang beredar masih bertumpu pada laporan pengguna, tangkapan layar, dan pengamatan komunitas yang menemukan pola validitas 30 hari pada lisensi game digital PlayStation.
Source: tech.sportskeeda.com






