Redmi Siapkan Tiga Ponsel Baterai 10.000mAh, Era Cas Harian Mulai Terasa Goyah

Redmi dilaporkan sedang menguji tiga ponsel dengan baterai berkapasitas 10.000mAh. Informasi ini berasal dari tipster Digital Chat Station yang menyebut ada beberapa perangkat Redmi dengan baterai jumbo yang kini masih dalam tahap pengujian.

Kabar ini menarik karena kapasitas 10.000mAh mulai muncul sebagai nilai jual baru di pasar ponsel. Jika sebelumnya angka tersebut terdengar ekstrem, kini beberapa merek lain juga sudah terlihat bergerak ke arah yang sama.

Redmi disebut menyiapkan beberapa model

Menurut bocoran yang beredar, salah satu perangkat tersebut diduga akan masuk ke lini Redmi Note 17 series. Model yang paling sering dikaitkan dengan rumor ini adalah Redmi Note 17 Pro Max, meski identitas resminya belum dikonfirmasi.

Status seluruh perangkat itu masih sebatas uji coba internal. Karena itu, spesifikasi akhir dan nama komersialnya masih bisa berubah saat mendekati peluncuran.

Kehadiran tiga model sekaligus menunjukkan bahwa Redmi tampaknya tidak melihat baterai besar hanya sebagai eksperimen satu produk. Pendekatan ini memberi sinyal bahwa perusahaan sedang menilai potensi pasar untuk ponsel dengan daya tahan ekstra panjang.

Baterai 10.000mAh bukan lagi hal asing

Kapasitas sebesar ini memang dulu jarang dibawa ke ponsel arus utama. Namun laporan yang sama menekankan bahwa angka 10.000mAh kini bukan lagi sesuatu yang belum pernah ada.

Beberapa perangkat seperti Honor Power 2 dan Realme P4 Power disebut sudah hadir dengan baterai sebesar itu. Artinya, persaingan tidak lagi berhenti pada ukuran layar atau kamera, tetapi juga mulai masuk ke daya tahan baterai sebagai fitur unggulan.

Perubahan lain yang terlihat adalah sikap merek-merek ponsel terhadap baterai berkapasitas besar. Semakin banyak perusahaan yang tampak nyaman menjadikan baterai jumbo sebagai aspek pemasaran utama.

Vivo, misalnya, disebut telah memberi teaser soal perangkat pertamanya di kategori ini melalui Vivo Y600 Pro. Sub-brand iQOO juga dilaporkan tengah menyiapkan model serupa.

Versi global bisa memakai baterai lebih kecil

Meski salah satu model Redmi dikaitkan dengan baterai 10.000mAh, laporan lain menyebut varian global Redmi Note 17 Pro Max kemungkinan membawa baterai sedikit lebih kecil. Kapasitas yang disebut adalah 9.210mAh.

Pengurangan ini diduga berkaitan dengan kepatuhan terhadap regulasi keselamatan di Uni Eropa. Jika informasi tersebut akurat, maka perbedaan kapasitas bisa terjadi antara versi pasar tertentu dan model global.

Walau sedikit lebih kecil, angka 9.210mAh tetap sangat besar untuk ukuran ponsel. Perangkat itu juga dikabarkan akan mendukung pengisian cepat 100W agar penggunaan harian tetap praktis.

Dukungan fast charging menjadi faktor penting pada baterai sebesar ini. Tanpa pengisian cepat, waktu tunggu pengguna berpotensi menjadi terlalu lama untuk kebutuhan sehari-hari.

Spesifikasi lain yang ikut muncul di bocoran

Selain baterai, rumor yang beredar juga menyebut sektor kamera Redmi Note 17 Pro Max. Kamera utamanya dikatakan memakai sensor 200 megapiksel Samsung HP5.

Untuk kamera ultra-wide, perangkat ini disebut akan menggunakan sensor 8 megapiksel OmniVision OV8F10. Sementara kamera depan yang dirumorkan adalah 32 megapiksel Samsung S5KKDS.

Bocoran lain menyebut adanya frame metal pada perangkat tersebut. Fitur tambahan yang disebut meliputi sensor sidik jari optik di dalam layar dan panel LTPS 1.5K dengan refresh rate tinggi.

Rangkaian spesifikasi itu memberi gambaran bahwa Redmi kemungkinan tidak hanya mengejar baterai besar. Perusahaan juga diduga ingin menempatkan perangkat ini sebagai model dengan paket fitur yang tetap kompetitif di kelasnya.

Arah pasar mulai berubah

Jika rumor ini terbukti, Redmi akan ikut masuk ke tren baru yang sedang tumbuh di industri smartphone. Fokus pada baterai 10.000mAh menunjukkan adanya upaya menjawab kebutuhan pengguna yang mengutamakan daya tahan panjang untuk gaming, video, dan aktivitas mobile harian.

Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari Redmi terkait tiga perangkat tersebut. Namun kombinasi antara bocoran dari Digital Chat Station dan langkah serupa dari Honor, Realme, Vivo, serta iQOO memperlihatkan bahwa baterai 10.000mAh kini mulai dipandang sebagai fitur yang realistis untuk ponsel konsumen.

Source: www.gizmochina.com

Terkait