Bocoran terbaru mengungkap bahwa Insta360 Luna akan masuk ke pasar kamera gimbal saku dengan ambisi besar. Perangkat ini disebut membawa sistem dual sensor, kemampuan zoom lossless hingga 6x, dan sejumlah fitur yang langsung menempatkannya sebagai penantang DJI Osmo Pocket 4.
Informasi yang beredar juga menunjukkan bahwa Luna tidak hanya mengandalkan spesifikasi kamera yang lebih agresif, tetapi juga desain modular dan fitur video kelas atas. Jika data bocoran ini akurat, Insta360 tampaknya menyiapkan perangkat yang menargetkan kreator konten yang membutuhkan fleksibilitas tinggi dalam bodi yang tetap ringkas.
Dual sensor jadi senjata utama
Sumber bocoran menyebut Insta360 Luna memakai dua kamera dengan karakter berbeda. Sensor utama berukuran 1 inci dengan focal length setara 18mm dan aperture f/2.0.
Sensor kedua memakai ukuran 1/1,3 inci dengan focal length setara 70mm dan aperture f/2.8. Kombinasi ini dirancang untuk memberi pilihan sudut lebar dan telefoto dalam satu perangkat yang sama.
Dari susunan tersebut, Luna diklaim mampu menghadirkan zoom “lossless” dari 1x hingga 6x. Batas optical zoom-nya disebut berada di 3,9x, angka yang disebut lebih tinggi daripada klaim DJI pada Osmo Pocket 4 yang berada di 2x.
Video 4K hingga 240 fps
Di sisi perekaman, bocoran menyebut Luna mendukung 4K hingga 240 fps. Spesifikasi ini menunjukkan target yang cukup serius untuk kebutuhan konten slow-motion dan produksi video yang lebih fleksibel.
Selain itu, perangkat ini dikabarkan membawa dukungan warna 10-bit dan Dolby Vision HDR. Ada juga tuning warna Leica serta kalibrasi full-chain, yang menandakan perhatian pada kualitas gambar dan konsistensi warna.
Fitur pelacakan subjek berbasis AI juga ikut muncul dalam bocoran. Sistem itu disebut memakai nama Deep Track 3.0, yang kemungkinan disiapkan untuk menjaga subjek tetap berada di frame saat kamera bergerak.
Rekam dua lensa sekaligus
Salah satu fitur yang paling menonjol dari bocoran ini adalah kemampuan merekam secara simultan dari dua lensa. Kamera wide-angle dan telefoto dapat bekerja bersamaan, sehingga pengguna punya opsi multi-angle tanpa perlu perangkat tambahan.
Bagi kreator, fitur semacam ini bisa mempersingkat proses produksi. Konten yang butuh variasi perspektif dapat direkam lebih cepat, terutama saat membuat vlog, liputan singkat, atau konten media sosial.
Desain modular ikut terungkap
Bocoran juga menguatkan dugaan soal desain modular pada Insta360 Luna. Sistem “twist modular” disebut memungkinkan bagian kepala gimbal yang berisi kamera dilepas dari handle.
Pendekatan ini membuat perangkat tampak lebih fleksibel untuk berbagai skenario penggunaan. Selain itu, desain modular sering menjadi nilai jual penting pada kamera saku karena memudahkan penyesuaian kebutuhan saat merekam.
Spesifikasi lain yang ikut muncul adalah stabilisasi gimbal mekanik 3-axis dengan bantuan AI. Ada pula layar sentuh OLED 2 inci yang bisa diputar, dengan tingkat kecerahan 1000 nits.
Baterai dan bobot yang ringkas
Untuk daya tahan, Luna disebut membawa baterai 1500mAh. Kapasitas itu diklaim mampu memberi waktu rekaman sekitar 150 hingga 180 menit.
Bobot total perangkat juga diperkirakan berada di bawah 150 gram. Jika benar, angka ini akan membuat Luna tetap masuk kategori perangkat portabel yang mudah dibawa untuk penggunaan harian.
Beberapa kreator YouTube dilaporkan sudah menerima unit awal dan mulai menampilkan video first-look. Kondisi tersebut memberi sinyal bahwa peluncuran resmi Insta360 Luna tampaknya tak akan terlalu lama lagi, apalagi bocoran ini muncul berdekatan dengan hadirnya DJI Osmo Pocket 4 di pasar.
Source: telset.id






