Infinix GT30 Pro Tampil Kencang, Tapi Suhu Mulai Menguji Saat Game Berat Dibuka

Author: Qoo Media

Penggunaan Infinix GT30 Pro sebagai ponsel gaming utama menunjukkan bahwa perangkat ini mampu menangani gim berat dengan cukup baik, tetapi ada satu persoalan yang langsung terasa saat sesi bermain berlangsung lama: suhu. Dari hasil pengujian lebih dari satu bulan, ponsel ini tetap dapat menjalankan judul populer seperti Genshin Impact, Honkai Star Rail, dan Wuthering Waves dengan lancar, namun pengendalian panas menjadi faktor yang menentukan kenyamanan dan kestabilan performa.

Chipset MediaTek Dimensity 8350 Ultimate dan sistem operasi XOS 15.4 GT memberi fondasi yang kuat untuk kebutuhan gaming. Meski begitu, pengalaman penggunaan harian menunjukkan bahwa kekuatan mesin saja tidak cukup jika beban grafis dibuat terlalu tinggi dalam durasi panjang.

Suhu naik saat grafis dipacu penuh

Reviewer mencatat bahwa pengaturan grafis medium pada mode hemat daya atau equilibrium bisa menjaga suhu di kisaran 39 hingga 42 derajat Celsius tanpa fan cooler tambahan. Kondisi ini dinilai masih nyaman untuk penggunaan yang lebih seimbang antara performa dan suhu.

Situasinya berubah saat perangkat dipaksa berjalan di level grafis tertinggi. Dalam kondisi tersebut, suhu dapat melonjak hingga 48 derajat Celsius dan dampaknya terasa pada genggaman tangan serta kestabilan performa.

Kenaikan panas seperti ini membuat pengalaman bermain tidak lagi senyaman saat perangkat berada di suhu yang lebih terjaga. Karena itu, fan cooler tambahan disarankan untuk pengguna yang ingin memaksimalkan tampilan visual gim dan menjaga ritme permainan tetap stabil.

Daya tahan baterai ikut terdampak

Masalah suhu tidak berdiri sendiri karena konsumsi daya baterai juga disebut agresif saat dipakai untuk maraton gim berat. Sesi bermain selama tiga jam dapat menguras baterai dengan cepat, sehingga pengguna perlu menyiapkan kebiasaan pengisian daya yang lebih disiplin.

Di sisi lain, Infinix menyediakan fitur bypass charging yang membantu aliran listrik langsung menuju mesin. Fitur ini berguna untuk mengurangi beban pada baterai ketika ponsel diisi daya sambil tetap dipakai bermain.

Pilihan kapasitas penyimpanan dan harga

Dari sisi penyimpanan, varian 256GB dinilai lebih efisien untuk pengguna umum. Varian ini disebut berada pada kisaran harga promo Rp3,2 juta hingga Rp3,5 juta, sehingga masih masuk ke kategori harga yang kompetitif bagi gamer kasual maupun pengguna harian.

Sementara itu, varian 512GB diposisikan untuk kebutuhan yang lebih berat. Dengan banderol di atas Rp4 juta, model ini lebih cocok bagi kreator konten atau gamer yang menginstal banyak aplikasi sekaligus dan membutuhkan ruang lebih luas.

Fitur pendukung masih jadi nilai tambah

Selain performa inti, GT Trigger juga mendapat apresiasi karena membantu kontrol pada gim genre FPS. Fitur ini memberi keuntungan tambahan bagi pemain yang mengandalkan tombol respons cepat saat menghadapi situasi kompetitif.

Namun, ada catatan kecil pada tingkat responsivitasnya ketika jari pengguna berkeringat. Meski begitu, fitur ini tetap menambah daya tarik perangkat karena memberi pengalaman bermain yang lebih praktis dibanding ponsel biasa.

Dengan performa yang kuat di kelas harga Rp3 jutaan hingga Rp4 jutaan, Infinix GT30 Pro tetap menarik untuk gamer yang membutuhkan perangkat cepat. Tantangan utamanya terletak pada manajemen suhu saat game berat dijalankan dalam setting maksimal, sehingga penggunaan grafis yang lebih seimbang dan aksesori pendingin menjadi faktor penting agar pengalaman bermain tetap nyaman.

Terbaru