Samsung mulai menggulirkan pembaruan beta One UI 8.5 untuk Galaxy S24 dan Galaxy Z Fold7 melalui jalur over-the-air (OTA) mulai Selasa (21/4/2026). Pembaruan ini membawa sejumlah fitur Galaxy AI yang sebelumnya hanya tersedia pada lini Galaxy S26 ke perangkat yang ikut program beta.
Langkah tersebut memperlihatkan upaya Samsung memperluas akses fitur kecerdasan buatan ke lebih banyak perangkat unggulan. Bagi pengguna yang terdaftar, pembaruan dapat ditemukan lewat menu pengaturan pembaruan perangkat lunak di perangkat masing-masing.
Fitur Galaxy AI yang ikut dibawa
Pembaruan beta ini mencakup beberapa fitur utama yang menjadi sorotan di ekosistem Galaxy AI. Di antaranya adalah Creative Studio, Call Screening, serta peningkatan pada Photo Assist dan Audio Eraser.
Creative Studio memberi ruang bagi pengguna untuk mengeksplorasi pembuatan konten secara lebih fleksibel. Sementara itu, Call Screening membantu menyaring panggilan, sedangkan Photo Assist dan Audio Eraser mendapat penyempurnaan agar pengalaman pengeditan terasa lebih matang di perangkat yang kompatibel.
Strategi Samsung memperluas pengalaman AI
Distribusi fitur Galaxy AI ke Galaxy S24 dan Galaxy Z Fold7 menunjukkan strategi Samsung untuk menyeragamkan pengalaman antargenerasi di jajaran produk premiumnya. Perusahaan tampak ingin menjaga agar perangkat yang lebih dulu dirilis tetap memperoleh pembaruan yang relevan di tengah persaingan pasar ponsel pintar global.
Pendekatan ini juga menjadi sinyal bahwa Samsung tidak hanya memusatkan inovasi AI pada model terbaru. Dengan membawa fitur yang sebelumnya eksklusif ke perangkat lain, Samsung menciptakan kesinambungan pengalaman bagi pengguna yang belum beralih ke generasi paling baru.
Tahap beta jadi ajang uji stabilitas
Samsung menempatkan fase beta sebagai tahap penting sebelum rilis stabil One UI 8.5. Pengujian ini diperlukan untuk melihat sejauh mana fitur seperti Photo Assist dan Audio Eraser bekerja konsisten di perangkat dengan karakteristik perangkat keras yang berbeda.
Konsistensi performa menjadi perhatian utama karena fitur berbasis AI biasanya bergantung pada optimasi sistem yang matang. Jika hasil uji berjalan baik, Samsung dapat memperluas distribusi tanpa mengorbankan kualitas pengalaman pengguna.
Rilis stabil menyusul setelah pengujian selesai
Samsung menyebut fitur-fitur tersebut akan hadir untuk masyarakat umum setelah tahap pengujian beta rampung. Dalam rencana perusahaan, Galaxy AI itu akan menjadi bagian resmi dari rilis stabil One UI 8.5 yang dijadwalkan meluncur di masa mendatang.
Kehadiran pembaruan ini menambah pentingnya One UI 8.5 bagi pengguna Galaxy S24 dan Galaxy Z Fold7. Selain memperoleh fitur baru, perangkat yang lebih lama di lini premium Samsung juga berpeluang tetap kompetitif berkat dukungan AI yang terus diperbarui.







