Merekam konser BTS di Korea dengan Galaxy S26 Ultra bisa menghasilkan fancam yang tajam, terang, dan stabil jika pengaturan kameranya tepat. Kuncinya ada pada mode Pro Video, lensa telefoto yang sesuai jarak duduk, serta pengaturan shutter speed dan ISO yang disesuaikan dengan pergerakan panggung.
Pengalaman merekam di BTS World Tour Arirang di Goyang, Korea Selatan menunjukkan bahwa posisi duduk jauh dari panggung bukan hambatan utama. Dengan setting yang benar, detail aksi panggung tetap bisa tertangkap jelas meski cahaya konser berubah-ubah dan artis bergerak cepat.
Mulai dari format video yang tepat
Untuk kebutuhan media sosial, rasio 9:16 menjadi pilihan yang paling praktis. Format ini cocok untuk konten vertikal seperti Instagram Story, Reels, dan TikTok.
Setelah rasio dipilih, resolusi UHD atau 4K 60fps membantu menjaga video tetap tajam dan halus. Kombinasi ini berguna saat pencahayaan panggung naik turun dan gerakan penampil berlangsung cepat.
Pilih lensa berdasarkan jarak duduk
Galaxy S26 Ultra menyediakan beberapa mode lensa yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Ultra Wide cocok untuk menangkap suasana panggung dan penonton secara menyeluruh, sementara Wide memakai kamera utama 200 MP untuk detail maksimal.
Telephoto 3x pas untuk jarak menengah, sedangkan Super Telephoto 5x hingga 20x lebih ideal untuk penonton yang duduk di belakang atau tribun atas. Dalam praktik di konser BTS, mode ST atau Super Telephoto 5x menjadi pilihan utama karena bisa mendekatkan tampilan ke panggung tanpa harus bergerak dari kursi.
Pada perangkat ini, zoom dari lensa ST masih bisa didorong sampai 25x. Namun, penggunaan zoom yang terlalu tinggi tetap perlu dipertimbangkan karena tujuan utamanya adalah menjaga hasil tetap tajam dan stabil.
Kunci fokus agar gambar tidak hunting
Setelah lensa ditentukan, fokus sebaiknya dikunci lebih dulu. Caranya cukup tekan titik fokus yang diinginkan di layar sampai muncul ikon gembok terkunci.
Langkah ini penting karena lampu panggung sering berubah cepat dan bisa membuat kamera terus mencari fokus. Dengan fokus terkunci, video lebih stabil dan subjek utama tetap jelas meski pencahayaan berganti.
Atur shutter speed untuk gerakan cepat
Shutter speed menjadi bagian paling krusial saat merekam konser dengan koreografi yang aktif. Saat BTS tampil penuh tarian, shutter speed sekitar 1/250 detik membantu menjaga gerakan tetap tajam dan mengurangi blur.
Untuk lagu yang gerakannya lebih santai, shutter speed bisa diturunkan ke kisaran 1/100 sampai 1/180 detik. Pengaturan ini memberi ruang lebih besar bagi kamera untuk menangkap cahaya sekaligus tetap menjaga hasil video terlihat natural.
Jaga ISO agar terang tanpa noise berlebih
ISO idealnya disesuaikan dengan kondisi cahaya di venue. Dalam pengaturan yang dicoba, angka 400 sampai 800 menjadi rentang yang dipakai agar video tetap terang namun tidak memunculkan noise berlebihan.
Semakin tinggi ISO, video memang makin cerah, tetapi risiko noise juga ikut naik. Jika ingin lebih praktis, mode Auto bisa diaktifkan agar sistem menyesuaikan parameter secara otomatis.
Manfaatkan Rear Mic untuk suara panggung
Selain gambar, audio juga punya peran besar dalam fancam konser. Pengaturan Rear Mic membantu mikrofon fokus menangkap suara dari arah panggung dan meredam suara penonton di sekitar.
Hasilnya, vokal, bass, dan efek audio dari penampilan terdengar lebih jernih saat diputar ulang. Detail suara yang terekam membuat momen konser terasa lebih hidup dan mendekati suasana aslinya di stadion.
Peran peningkatan kamera di Galaxy S26 Ultra
Galaxy S26 Ultra juga membawa peningkatan di sisi hardware yang mendukung hasil rekaman malam hari. Kamera utama 200 MP kini punya bukaan f/1.4, lebih besar dibanding f/1.7 pada generasi sebelumnya, sehingga sensor bisa menangkap lebih banyak cahaya.
Peningkatan serupa juga hadir pada kamera periskop telefoto 50 MP dengan aperture f/2.9, dibanding sebelumnya f/3.4. Dukungan ini penting untuk penonton yang merekam dari jarak jauh karena video tetap terlihat terang saat zoom tetap dipakai.
Di sisi pemrosesan, Snapdragon 8 Elite Gen 5 membawa image signal processor berbasis AI yang menganalisis wajah, latar, dan pencahayaan secara terpisah. Pendekatan ini membantu menjaga warna tetap natural, exposure lebih seimbang, dan noise lebih terkontrol saat konser berlangsung.
Setting ini juga masih relevan untuk lini Ultra sebelumnya, termasuk S25 Ultra, S24 Ultra, dan S23 Ultra. Bagi penonton konser yang ingin pulang dengan fancam tajam, stabil, dan enak ditonton ulang, kombinasi Pro Video, zoom yang pas, fokus terkunci, serta Rear Mic menjadi titik awal yang paling masuk akal.
Source: tekno.kompas.com






