Oppo dilaporkan sedang menyiapkan perangkat kamera gimbal genggam untuk menantang pemain mapan seperti DJI dan Insta360. Informasi ini mengarah pada langkah baru Oppo di luar ponsel, meski hingga kini belum ada pengumuman resmi dari perusahaan.
Laporan eksklusif dari media China, Blue Whale Media, menyebut Oppo tengah menguji sistem handheld gimbal camera secara internal. Proyek ini disebut dikembangkan sepenuhnya di dalam perusahaan dan diarahkan sebagai perangkat pendamping, bukan aksesori gimbal yang dipasang ke smartphone.
Proyek internal yang disebut serius
Perangkat itu kabarnya memakai nama kode “Fuyao”. Menurut laporan yang sama, Oppo mengalokasikan sumber daya besar untuk riset dan pengembangannya.
Detail itu memberi sinyal bahwa proyek ini bukan sekadar eksperimen jangka pendek. Jika benar diluncurkan, lini ini berpotensi menjadi fondasi produk baru yang dapat dikembangkan ke beberapa generasi berikutnya.
Arah tersebut cukup masuk akal jika melihat rekam jejak Oppo di ranah pencitraan mobile. Seri Find X selama ini dikenal kuat di sektor kamera, dan keberhasilan itu juga ditopang kolaborasi jangka panjang dengan Hasselblad.
Peluncuran Oppo Find X9 Ultra disebut sebagai contoh terbaru dari kemampuan tersebut. Karena itu, masuknya Oppo ke perangkat kamera mandiri dinilai sebagai kelanjutan logis dari pengalaman mereka di bidang imaging.
Target pasar yang selama ini dikuasai sedikit pemain
Segmen kamera gimbal genggam saat ini masih didominasi oleh sedikit merek besar. DJI dikenal lewat lini Pocket, sementara Insta360 punya seri Flow yang sudah lebih dulu dikenal di pasar.
Laporan referensi menilai sejumlah merek kecil pernah mencoba masuk ke kategori ini, tetapi gagal menggoyang dominasi dua nama tersebut. Dengan skala bisnis dan pengalaman kamera yang dimiliki Oppo, peluang untuk tampil lebih kompetitif dinilai lebih terbuka dibanding pendatang yang lebih kecil.
Perangkat yang sedang diuji Oppo juga disebut mirip secara konsep dengan produk handheld dari DJI dan Insta360. Artinya, fokus utamanya kemungkinan ada pada perekaman yang stabil, ringkas, dan mudah dibawa sebagai alat dokumentasi praktis.
Posisi sebagai companion device juga penting untuk dicatat. Ini menunjukkan Oppo tidak sedang mengubah ponsel menjadi gimbal, melainkan menyiapkan perangkat kamera tersendiri yang berdiri sebagai kategori produk baru.
Keunggulan yang bisa dibawa Oppo
Masuknya Oppo ke pasar ini dinilai dapat memberi tekanan baru pada kompetisi. Orang dalam industri mobile, Li Shun, menyebut langkah Oppo berpotensi menghadirkan transfer algoritma imaging secara langsung serta integrasi rantai pasok yang cepat dan efisien.
Pernyataan itu penting karena kekuatan kamera modern tidak hanya ditentukan oleh sensor dan lensa. Pemrosesan gambar, stabilisasi, tuning warna, dan optimalisasi perangkat lunak kini menjadi pembeda utama antarproduk.
Jika Oppo benar memindahkan sebagian keunggulan algoritma kameranya ke perangkat gimbal genggam, hasilnya bisa menarik perhatian pasar. Apalagi Oppo sudah terbiasa mengembangkan perangkat yang menonjolkan kualitas foto dan video pada lini ponselnya.
Di sisi lain, pasar ini juga tidak mudah ditembus. DJI dan Insta360 sudah memiliki pengenalan merek kuat, ekosistem produk yang jelas, dan pengalaman panjang dalam perangkat imaging ringkas.
Kaitannya dengan lini Find X berikutnya
Menurut laporan yang beredar, debut perangkat ini dikaitkan dengan peluncuran seri Find X10 mendatang. Namun, informasi itu masih sebatas indikator dari laporan media dan belum didukung konfirmasi resmi dari Oppo.
Karena itu, status proyek Fuyao saat ini masih berada pada tahap dugaan yang cukup kuat, bukan kepastian peluncuran. Tidak ada bukti publik yang benar-benar memastikan kapan produk tersebut akan diumumkan atau dipasarkan.
Laporan yang sama juga menyebut Vivo disebut ikut menyiapkan langkah serupa untuk lini X500. Jika dua merek besar smartphone benar-benar masuk ke kategori ini, persaingan di pasar handheld camera bisa berubah signifikan.
Perubahan itu akan menarik karena selama ini pasar kamera gimbal genggam relatif stabil. Kehadiran merek smartphone besar dapat mendorong pendekatan baru, terutama dalam integrasi software, kualitas komputasi gambar, dan distribusi produk yang lebih luas.
Blue Whale Media dan sumber industri yang dikutip memberi gambaran bahwa Oppo sedang menjajaki ekspansi bisnis yang lebih serius di sektor perangkat imaging. Jika proyek ini benar diluncurkan, Oppo tidak lagi hanya berkompetisi lewat kamera smartphone, tetapi juga langsung menantang nama besar di pasar kamera gimbal genggam.
