Spotify Akhirnya Benahi Kekurangan 15 Tahun, Folder Playlist Kini Bisa Diatur Langsung di Ponsel

Spotify mulai menghadirkan pengelolaan folder playlist langsung di aplikasi mobile. Fitur ini dinilai penting karena selama ini pengaturan folder hanya tersedia di desktop, padahal banyak pengguna lebih sering mengakses Spotify lewat ponsel.

Informasi ini menandai perubahan besar pada salah satu keterbatasan tertua Spotify di mobile. Setelah lama menjadi permintaan pengguna, platform tersebut kini menguji kemampuan penuh untuk membuat dan mengatur folder playlist tanpa perlu membuka aplikasi desktop.

Fitur lama yang baru masuk ke mobile

Folder playlist sebenarnya bukan fitur baru di Spotify. Fitur ini sudah ada sejak 2010 dan berfungsi untuk mengelompokkan playlist ke dalam kategori tertentu agar pustaka musik tidak menumpuk dalam satu daftar panjang.

Dengan folder, pengguna bisa memisahkan playlist berdasarkan kebutuhan seperti olahraga, perjalanan, suasana hati, atau aktivitas harian lainnya. Namun selama ini, fungsi tersebut hanya benar-benar bisa dikelola lewat PC, sementara di mobile pengguna hanya bisa melihat folder dan membukanya.

Kondisi itu membuat pengalaman penggunaan terasa timpang antara desktop dan ponsel. Padahal, bagi banyak orang, ponsel merupakan perangkat utama untuk mendengarkan musik.

Apa saja yang mulai tersedia di aplikasi ponsel

Menurut laporan yang pertama kali disorot Android Authority, Spotify kini sedang menguji pengelolaan folder playlist secara penuh di mobile untuk sebagian pengguna. Artinya, beberapa fungsi dasar yang sebelumnya absen kini mulai muncul di Android dan iOS.

Fungsi yang sedang digulirkan mencakup beberapa hal penting berikut:

  1. Membuat folder playlist baru.
  2. Mengganti nama folder.
  3. Memindahkan playlist ke dalam folder.
  4. Mengeluarkan playlist dari folder.
  5. Mengatur isi folder langsung dari ponsel.

Fitur ini disebut bisa ditemukan melalui tombol Create atau lewat bagian Your Library. Di dalam folder, pengguna juga dapat memilih tampilan Grid atau List melalui tombol di sudut kanan atas.

Kemampuan itu terlihat sederhana, tetapi dampaknya cukup besar untuk pengguna aktif. Pengelolaan pustaka musik menjadi lebih praktis karena seluruh proses bisa dilakukan di satu perangkat.

Mengapa fitur ini dianggap penting

Masuknya folder playlist ke mobile bukan sekadar tambahan kosmetik. Fitur ini menyentuh kebutuhan dasar pengguna yang memiliki banyak playlist dan ingin mengaturnya dengan cepat tanpa berpindah perangkat.

Selama bertahun-tahun, Spotify terus menambah fitur baru, termasuk yang terkait AI, rekomendasi, otomatisasi, hingga integrasi Claude. Namun di saat yang sama, salah satu kebutuhan paling mendasar justru belum tersedia penuh di aplikasi mobile.

Karena itu, kehadiran pengelolaan folder ini dipandang sebagai langkah yang lebih relevan untuk penggunaan sehari-hari. Bagi pengguna yang memiliki banyak daftar putar, kerapian pustaka justru sering lebih penting daripada fitur eksperimental.

Peluncuran dilakukan bertahap

Spotify belum menghadirkan fitur ini untuk semua pengguna sekaligus. Peluncurannya dilakukan secara bertahap, sehingga sebagian akun mungkin belum melihat opsi tersebut di aplikasi.

Laporan referensi menyebut fitur ini sudah mulai digulirkan di perangkat Android dan iOS. Pengujian bertahap seperti ini umum dilakukan untuk memantau stabilitas dan memastikan fitur berjalan baik sebelum dirilis lebih luas.

Pendekatan tersebut juga menjelaskan mengapa pengalaman tiap pengguna bisa berbeda. Ada yang sudah menemukan menu pengelolaan folder, sementara yang lain masih harus menunggu giliran distribusi.

Menutup jarak antara desktop dan ponsel

Dengan hadirnya fitur ini, Spotify mulai menutup celah lama antara versi desktop dan mobile. Sebelumnya, desktop menjadi satu-satunya tempat untuk melakukan pengelolaan folder secara penuh, sedangkan mobile hanya berfungsi sebagai alat akses.

Perubahan ini membuat alur penggunaan menjadi lebih konsisten. Pengguna tidak lagi harus menunda pengaturan playlist sampai kembali ke komputer hanya untuk membuat folder atau merapikan isi perpustakaan musik.

Bagi layanan streaming sebesar Spotify, pembaruan seperti ini menunjukkan perhatian pada fungsi dasar yang benar-benar dipakai sehari-hari. Walau tidak seatraktif fitur berbasis AI, kemampuan mengelola folder playlist langsung dari ponsel bisa memberi dampak paling nyata bagi pengguna yang ingin pengalaman mendengarkan musik yang lebih rapi, cepat, dan efisien.

Source: sammyguru.com
Exit mobile version