Huawei Mate XT 2 Bocor Meluncur Oktober, Baterai Lebih Besar dan Stylus Siap Ubah Cara Pakai Foldable

Huawei disebut tengah menyiapkan generasi baru ponsel lipat tiga lewat Mate XT 2. Bocoran terbaru mengarah pada jadwal peluncuran sekitar Oktober, dengan fokus peningkatan di sektor performa, baterai, kamera, dan ketahanan mekanisme lipatan.

Informasi itu muncul dari unggahan tipster Hyperdimensional Realm di Weibo yang dikutip dalam laporan referensi. Meski begitu, Huawei sampai kini belum memberikan konfirmasi resmi terkait keberadaan maupun spesifikasi final perangkat tersebut.

Perkiraan jadwal peluncuran

Jika bocoran tersebut akurat, Mate XT 2 akan hadir sebagai penerus lini tri-fold Huawei yang sudah lebih dulu diperkenalkan lewat Mate XT Ultimate Design. Model sebelumnya diluncurkan di China pada September 2024, lalu menyusul ke pasar global pada Februari 2025.

Setelah itu, Huawei juga menghadirkan Mate XTs di China pada September 2025. Dengan pola itu, Mate XT 2 diperkirakan menjadi langkah lanjutan Huawei untuk mematangkan konsep ponsel layar lipat tiga agar lebih siap dipakai dalam penggunaan sehari-hari.

Chipset baru dan fokus AI

Salah satu bocoran terpenting adalah penggunaan chipset Kirin 9050 Pro. Komponen ini disebut akan membawa peningkatan performa sekaligus kemampuan AI on-device yang lebih kuat dibanding generasi sebelumnya.

Kehadiran cip baru itu penting karena perangkat tri-fold membutuhkan optimasi tinggi saat berpindah dari mode ponsel ke tablet. Beban kerja layar besar, multitasking, dan pemrosesan fitur cerdas akan sangat bergantung pada efisiensi serta daya komputasi chipset.

Pada model sebelumnya, Huawei Mate XT Ultimate Design diketahui memakai Kirin 9010. Ponsel itu juga dibekali RAM 16GB dan penyimpanan hingga 1TB, sehingga standar performa untuk penerusnya sudah terbilang tinggi.

Baterai disebut lebih besar

Bocoran lain menyebut Mate XT 2 bisa membawa baterai di atas 6.000mAh. Angka itu akan menjadi peningkatan dari kapasitas 5.600mAh yang digunakan pada Huawei Mate XT Ultimate Design.

Tambahan kapasitas baterai dinilai relevan untuk perangkat dengan layar lipat besar. Form factor tri-fold berpotensi mendorong konsumsi daya lebih tinggi, terutama saat layar dibuka penuh untuk produktivitas, hiburan, atau multitasking.

Sebagai pembanding, model sebelumnya mendukung pengisian cepat 66W melalui kabel dan 50W secara nirkabel. Namun, belum ada informasi resmi apakah spesifikasi pengisian daya itu juga akan dipertahankan pada Mate XT 2.

Kamera disebut mengarah ke kelas Mate X7

Di sektor fotografi, Mate XT 2 dikabarkan akan menawarkan performa pencitraan yang setara dengan seri Mate X7. Detail sensornya memang belum dikonfirmasi, tetapi laporan sebelumnya mengarah pada kemungkinan kamera utama 50 megapiksel yang ditemani lensa ultrawide dan telefoto.

Klaim ini menunjukkan Huawei tidak hanya mengejar desain inovatif, tetapi juga kualitas kamera yang kompetitif. Untuk kategori ponsel lipat premium, kemampuan kamera sering menjadi faktor penting karena pengguna mengharapkan perangkat serbaguna tanpa banyak kompromi.

Pada Mate XT Ultimate Design, Huawei sudah menyematkan kamera utama 50 megapiksel dengan variable aperture dan OIS. Perangkat itu juga dilengkapi dua kamera 12 megapiksel untuk kebutuhan ultrawide dan telefoto periskop.

Engsel baru dan dukungan stylus

Aspek lain yang banyak disorot adalah penyempurnaan engsel. Bocoran menyebut Huawei melakukan peningkatan signifikan pada mekanisme hinge, yang berpotensi berdampak pada durabilitas, stabilitas lipatan, dan kenyamanan saat perangkat dibuka-tutup berulang kali.

Perubahan pada engsel dapat menjadi salah satu elemen paling penting dalam evolusi ponsel lipat tiga. Semakin kompleks sistem lipatan, semakin besar pula tuntutan pada kekuatan struktur dan konsistensi pengalaman penggunaan.

Mate XT 2 juga disebut mendukung stylus. Jika informasi ini benar, perangkat tersebut berpotensi lebih menarik untuk produktivitas, seperti mencatat, menandai dokumen, atau menggambar di layar yang lebih luas.

Posisi Mate XT 2 dalam lini Huawei

Untuk melihat arah pengembangannya, spesifikasi model sebelumnya dapat menjadi acuan awal. Huawei Mate XT Ultimate Design menjalankan HarmonyOS 4.2 dan memakai layar LTPO OLED tri-fold yang bisa melebar hingga 10,2 inci.

Perangkat itu juga mendukung 5G, Wi-Fi 6, dan Bluetooth 5.2. Dengan bekal tersebut, Mate XT 2 tampaknya diarahkan bukan sekadar sebagai pembaruan rutin, melainkan penyempurnaan dari konsep tri-fold agar lebih praktis, lebih tahan, dan lebih kuat untuk kebutuhan kerja maupun hiburan.

Sejauh ini, seluruh informasi mengenai Huawei Mate XT 2 masih berada pada tahap bocoran. Namun jika detail yang beredar terbukti akurat, perangkat ini akan hadir dengan kombinasi chipset Kirin 9050 Pro, baterai lebih besar dari 6.000mAh, peningkatan kamera, engsel yang diperbarui, serta dukungan stylus sebagai nilai tambah utama.

Source: www.gadgets360.com

Terkait