
Infinix Note 60 Pro dan POCO X8 Pro sama-sama masuk kelas menengah dengan label Pro, tetapi karakter keduanya berbeda jelas. Infinix Note 60 Pro hadir lebih dulu pada 18 Februari 2026 di Indonesia, sedangkan POCO X8 Pro menyusul pada 2 April 2026.
Perbandingan keduanya menarik karena masing-masing punya keunggulan di area yang berbeda. Infinix menonjol lewat layar yang lebih besar dan fitur pengisian daya yang lebih beragam, sementara POCO datang dengan performa lebih kencang, penyimpanan lebih modern, dan proteksi yang lebih kuat.
Performa: POCO lebih siap untuk beban berat
Dari sisi dapur pacu, POCO X8 Pro terlihat lebih agresif. Smartphone ini memakai MediaTek Dimensity 8500 Ultra berkecepatan hingga 3,4 GHz, sedangkan Infinix Note 60 Pro mengandalkan Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4 dengan clock speed 2,7 GHz.
Keduanya sama-sama dibangun dengan proses 4 nm dan RAM LPDDR5X, tetapi POCO juga dibekali memori internal UFS 4.1. Infinix masih memakai UFS 2.2, sehingga POCO lebih unggul untuk kecepatan baca tulis dan potensi respons sistem yang lebih cepat.
Layar dan desain: Infinix lebih besar, POCO lebih ringkas
Infinix Note 60 Pro membawa layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1208 x 2644 piksel, refresh rate 144Hz, dan kecerahan puncak 4500 nit. POCO X8 Pro memakai panel AMOLED 6,59 inci dengan resolusi 1268 x 2756 piksel, refresh rate 120Hz, dan kecerahan puncak 3500 nit.
Perbedaan ini membuat Infinix lebih menarik untuk pengguna yang mengejar pengalaman visual lebih mulus dan terang. POCO justru terasa lebih ramping dan sederhana, dengan bodi yang lebih kompak serta desain belakang yang tidak terlalu ramai.
Fitur belakang: Infinix tampil lebih unik
Bagian punggung Infinix Note 60 Pro terlihat paling menonjol karena memakai modul persegi panjang yang terinspirasi dari iPhone 17 Pro. Di area itu, ada kamera ultrawide dengan autofokus, Active Halo Light untuk notifikasi, dan Active Matrix Display yang dapat menampilkan notifikasi sekaligus efek visual berbentuk hewan atau objek dua dimensi.
POCO X8 Pro memilih pendekatan berbeda dengan dua lingkar kamera vertikal yang lebih minimalis. Di sekelilingnya ada lampu LED notifikasi berbentuk cincin, sehingga tampilannya tetap fungsional tanpa terlalu banyak elemen visual.
Kamera dan baterai: sama besar, beda fokus
Untuk kamera utama, keduanya sama-sama membawa sensor 50MP dengan OIS. Namun, POCO X8 Pro memakai kamera utama Sony IMX882 dengan bukaan f/1.5, lalu dibantu kamera depan 20MP.
Infinix Note 60 Pro mengandalkan kamera depan 13MP, tetapi memberi kelebihan pada kamera ultrawide karena sudah dilengkapi autofokus. Pada praktiknya, POCO lebih kuat untuk swafoto, sedangkan Infinix menawarkan fleksibilitas lebih besar untuk foto sudut lebar dan makro.
Kedua perangkat dibekali baterai 6500 mAh. Infinix mendukung charging 90W, wireless charging 30W, reverse wired charging 7,5W, reverse wireless charging 5W, dan bypass charging.
POCO menjawab dengan pengisian 100W via USB Type-C serta reverse wired charging 27W. Dari sisi kecepatan isi ulang kabel, POCO lebih unggul, tetapi Infinix menawarkan paket fitur daya yang lebih lengkap.
Software, durabilitas, dan harga
Keduanya menjalankan Android 16. POCO menjanjikan pembaruan 4 tahun hingga Android 20, sedangkan Infinix menjanjikan 3 tahun hingga Android 19.
Untuk ketahanan, POCO X8 Pro punya rating IP68 atau IP69, jauh di atas Infinix Note 60 Pro yang mengantongi IP64. Artinya, POCO lebih siap menghadapi debu dan air, termasuk semprotan bertekanan tinggi.
Dari harga, Infinix Note 60 Pro dibanderol Rp5,4 juta untuk 8/256GB dan Rp5,9 juta untuk 12/256GB. POCO X8 Pro dijual mulai Rp4,9 juta untuk 8/256GB, Rp5,3 juta untuk 8/512GB, dan Rp5,77 juta untuk 12/512GB.
Dengan harga yang lebih rendah, POCO X8 Pro menawarkan performa lebih kuat, kamera depan lebih tajam, pengisian kabel lebih cepat, dan proteksi lebih tinggi. Infinix Note 60 Pro tetap menarik bagi pengguna yang lebih memprioritaskan layar lebih besar, refresh rate lebih tinggi, fitur charging lebih variatif, serta tampilan belakang yang lebih unik.
Source: www.idntimes.com








