Vivo Y600 Pro resmi diperkenalkan di China sebagai anggota baru lini Y series. Ponsel ini langsung menarik perhatian karena dibekali baterai besar 10.200mAh dan diposisikan di kelas menengah dengan beberapa pilihan memori.
Perangkat ini juga hadir dengan layar AMOLED 120Hz, kamera utama 50MP, dan dukungan pengisian cepat 90W. Vivo menyiapkannya dalam empat opsi warna dan penjualan perdananya dijadwalkan melalui toko online resmi Vivo di China.
Harga Vivo Y600 Pro
Vivo Y600 Pro dijual mulai CNY 2,099 untuk varian 8GB RAM dan 128GB penyimpanan. Model 8GB + 256GB dibanderol CNY 2,299.
Untuk varian 8GB + 512GB, harganya CNY 2,599. Harga yang sama juga berlaku untuk konfigurasi 12GB + 256GB, yakni CNY 2,599.
Sementara itu, varian tertinggi dengan 12GB RAM dan 512GB penyimpanan dijual CNY 2,899. Pilihan warnanya mencakup Bright Moon Black, Floating Gold, Star Violet, dan Vast Blue.
Daya tarik utama: baterai jumbo 10.200mAh
Salah satu nilai jual terbesar Vivo Y600 Pro adalah kapasitas baterainya yang mencapai 10.200mAh. Angka ini jauh lebih besar dibanding banyak ponsel di kelas harga serupa, sehingga menjadi sorotan utama saat perangkat diumumkan.
Vivo juga menyertakan dukungan fast charging 90W via kabel. Kombinasi baterai besar dan pengisian cepat membuat perangkat ini diarahkan untuk pengguna yang membutuhkan daya tahan panjang tanpa terlalu lama menunggu saat mengisi ulang.
Layar AMOLED 120Hz dan bodi tahan air
Di bagian depan, Vivo Y600 Pro membawa layar AMOLED 6,83 inci dengan resolusi 1.260 x 2.800 piksel. Panel ini mendukung refresh rate hingga 120Hz untuk animasi yang lebih mulus.
Spesifikasi layar lainnya mencakup kerapatan 449 ppi, HDR support, DCI-P3 colour gamut, touch sampling rate 300Hz, 1,07 miliar warna, dan rasio screen-to-body 94,47 persen. Kamera depan ditempatkan dalam punch-hole terpusat.
Vivo menyebut ponsel ini juga mengantongi rating IP68 dan IP69. Klaim tersebut menunjukkan ketahanan terhadap debu dan air menjadi salah satu fitur tambahan yang cukup menonjol di perangkat ini.
Chip MediaTek Dimensity dan memori hingga 512GB
Untuk performa, Vivo Y600 Pro ditenagai chipset MediaTek Dimensity 7300e berfabrikasi 6nm. Chip octa-core ini memiliki empat inti efisiensi dengan kecepatan 2,0GHz dan empat inti performa yang mencapai 2,5GHz.
Perangkat ini dipadukan dengan GPU ARM Mali-G610. Vivo menyediakan RAM LPDDR5 hingga 12GB dan penyimpanan UFS 3.1 hingga 512GB.
Dari sisi perangkat lunak, Vivo Y600 Pro menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16. Ponsel ini juga mendukung dual-SIM.
Kamera 50MP dan selfie 32MP
Pada sektor fotografi, Vivo Y600 Pro memakai sistem dua kamera belakang. Sensor utamanya beresolusi 50 megapiksel dengan aperture f/1.8, autofocus, dan dukungan digital zoom hingga 10x.
Untuk kebutuhan selfie dan panggilan video, tersedia kamera depan 32 megapiksel dengan aperture f/2.45. Baik kamera depan maupun belakang mendukung perekaman video hingga 1080p.
Konfigurasi ini menunjukkan Vivo lebih menekankan keseimbangan fitur dibanding mengejar jumlah kamera yang banyak. Kamera utama 50MP tetap menjadi andalan untuk pemotretan harian.
Konektivitas dan fitur lain
Vivo Y600 Pro mendukung 5G, 4G LTE, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, USB Type-C, serta navigasi berbasis GPS, BeiDou, GLONASS, GNSS, dan QZSS. Kelengkapan ini menempatkannya sebagai ponsel yang cukup siap untuk kebutuhan konektivitas modern.
Sensor yang disediakan meliputi gravity sensor, photosensitive sensor, proximity sensor, gyroscope, e-compass, dan IR blaster. Untuk keamanan, ponsel ini memakai sensor sidik jari di dalam layar.
Secara fisik, perangkat ini memiliki dimensi 163,9 x 76,5 x 8,15mm dengan bobot sekitar 221 gram. Dengan baterai sebesar 10.200mAh, ukuran dan bobot tersebut menjadi bagian penting dari karakter Vivo Y600 Pro sebagai ponsel yang mengedepankan daya tahan, layar besar, dan paket spesifikasi yang cukup lengkap di rentang harga awal CNY 2,099.
Source: www.gadgets360.com