Huawei Mate XT 2 Siap Bawa Baterai Lebih Besar, Engselnya Juga Dibuat Lebih Kokoh

Huawei tengah menyiapkan generasi kedua ponsel tri-fold andalannya, Mate XT 2, dengan fokus utama pada peningkatan daya tahan baterai dan penguatan struktur engsel. Perangkat ini diproyeksikan hadir untuk mendukung kebutuhan multitasking yang lebih intensif, sejalan dengan karakter ponsel lipat yang menuntut efisiensi daya dan ketahanan fisik lebih tinggi.

Kapasitas baterai Mate XT 2 disebut akan melampaui 6.000 mAh, atau naik sekitar 10 persen dari model sebelumnya. Peningkatan ini menjadi penting karena perangkat lipat umumnya mengonsumsi daya lebih besar dibandingkan ponsel biasa, terutama saat digunakan dalam mode layar besar dan aktivitas serbaguna.

Baterai lebih besar untuk mendukung penggunaan berat

Fokus Huawei pada baterai menunjukkan upaya perusahaan menjawab hambatan utama pada kategori tri-fold, yaitu keseimbangan antara desain kompleks dan daya tahan pemakaian. Dengan kapasitas yang lebih besar, Mate XT 2 diharapkan lebih mampu menopang aktivitas seperti membuka banyak aplikasi sekaligus, bekerja dengan layar luas, dan menjalankan fitur-fitur yang membutuhkan tenaga lebih besar.

Peningkatan daya ini juga menandai bahwa Huawei tidak hanya mengejar inovasi bentuk, tetapi juga pengalaman pakai yang lebih stabil. Pada perangkat lipat, baterai sering menjadi faktor penentu karena pengguna biasanya memanfaatkan layar fleksibel secara lebih intens dibandingkan ponsel konvensional.

Engsel diperkuat untuk mendongkrak durabilitas

Selain baterai, Huawei disebut memberi perhatian serius pada kekuatan engsel. Informasi yang dikutip dari Bloombergtechnoz pada Selasa (28/4/2026) menyebutkan bahwa teknologi engsel pada Mate XT 2 akan dibuat lebih kokoh dibandingkan seri pendahulu.

Peningkatan ini relevan karena engsel menjadi komponen paling krusial pada ponsel lipat. Pada model tri-fold, kompleksitas mekanisme lipatan bertambah, sehingga ketahanan engsel dan stabilitas bodi menjadi faktor yang sangat menentukan umur pakai perangkat.

Chip Kirin 9050 Pro dan dukungan AI

Dari sisi performa, Mate XT 2 direncanakan memakai chip Kirin 9050 Pro. Chip ini diklaim mampu menghadirkan kinerja tinggi dan mendukung fitur berbasis kecerdasan buatan atau AI secara lebih optimal.

Langkah ini memperlihatkan bahwa Huawei ingin memperkuat posisi Mate XT 2 bukan hanya sebagai perangkat lipat premium, tetapi juga sebagai ponsel yang siap menangani beban komputasi modern. Kombinasi antara chipset baru dan peningkatan daya baterai bisa menjadi nilai tambah bagi pengguna yang membutuhkan perangkat serbaguna untuk pekerjaan maupun hiburan.

Kamera dan opsi warna ikut disiapkan

Pada sektor fotografi, Huawei disebut akan membawa spesifikasi kamera yang serupa dengan seri Huawei Mate X7. Meski detail teknis lengkap belum dijelaskan dalam informasi yang beredar, kesamaan ini memberi sinyal bahwa Huawei tetap menempatkan kamera sebagai salah satu daya tarik penting pada perangkat lipat terbarunya.

Selain itu, kabar yang beredar di Weibo menyebut Mate XT 2 akan hadir dalam empat pilihan warna, yakni Mystic Black, Auspicious Red, Crimson Purple, dan Bright White. Varian warna ini memberi gambaran bahwa Huawei tetap menargetkan pasar premium dengan pilihan desain yang tampil menonjol.

Peluncuran dikaitkan dengan lini Mate 90

Huawei Mate XT 2 dijadwalkan meluncur sekitar bulan Oktober 2026, berbarengan dengan pengenalan lini terbaru Mate 90 yang akan dipasarkan perdana di China. Jadwal ini menunjukkan bahwa Huawei tampaknya menyiapkan peluncuran perangkat premium secara berdekatan untuk memperkuat perhatian terhadap lini flagship mereka.

Dengan peningkatan pada baterai, engsel, chipset, dan kamera, Mate XT 2 diposisikan sebagai penerus yang mencoba menjawab kekurangan utama ponsel lipat generasi awal. Jika seluruh spesifikasi yang beredar itu sesuai, perangkat ini akan menjadi salah satu model tri-fold yang paling menarik di segmen premium Huawei.

Terkait