Neverness to Everness atau NTE bisa tampil sangat impresif di PC kelas atas, terutama saat dimainkan pada resolusi 4K. Namun, performa terbaik tidak selalu didapat hanya dengan memilih preset tertinggi karena game ini juga menuntut pengaturan yang lebih spesifik.
Artikel referensi menekankan bahwa NTE cukup berat di sisi prosesor. Artinya, kartu grafis kelas atas saja belum cukup jika pemain ingin frame rate tinggi dengan kualitas visual yang tetap stabil.
NTE di 4K butuh GPU kuat dan CPU mumpuni
Sumber referensi menyebut NTE “pretty CPU-intensive” atau cukup intensif untuk prosesor. Dampaknya bisa terlihat dalam bentuk frame drop sesekali, terutama saat cutscene dan pertarungan yang ramai efek.
Karena itu, target 4K high settings di game ini idealnya ditopang kombinasi GPU high-end dan CPU yang kuat. Jika salah satu komponen tertinggal, pengalaman bermain bisa tetap terlihat bagus tetapi tidak selalu mulus.
Preset Cinematic bukan satu-satunya pilihan
Preset Cinematic memang dapat dipilih untuk mengejar visual maksimal. Meski begitu, referensi menyebut penyesuaian manual pada sejumlah opsi justru bisa menghasilkan performa yang lebih baik tanpa mengorbankan kualitas gambar secara signifikan.
Pendekatan ini relevan untuk pemain yang mengejar keseimbangan antara detail visual dan frame rate tinggi. Untuk itu, mode grafis disarankan menggunakan pengaturan kustom agar setiap elemen bisa diatur sesuai beban sistem.
Rekomendasi best settings NTE untuk 4K di high-end PC
Berikut setelan yang direkomendasikan dari artikel referensi untuk bermain NTE pada PC kelas atas:
- Graphics Quality: Custom
- Resolution: 3840 x 2160 Fullscreen
- NVIDIA DLSS/AMD FSR3: On
- DLSS Super Resolution/FidelityFX Super Resolution 3: DLAA/Quality
- Anti-Aliasing: Off
- Rendering Accuracy: 1
- Frame Rate: 120
- Global Illumination Mode: Lumen
- Reflection Mode: Lumen
- Texture Mapping: Ultra/High
- Texture: Ultra/High
- Foliage: Ultra
- View Distance: Ultra
- Post-Processing: Ultra
- VSync: Off
- Sharpening: 1
- Saturation: 105
- Brightness: sesuai preferensi
- Motion Blur: Off
Resolusi 3840 x 2160 fullscreen menjadi basis utama untuk target 4K. Sementara itu, DLSS atau FSR3 perlu diaktifkan agar beban render lebih terkendali saat kualitas grafis didorong tinggi.
Mengapa beberapa opsi justru dimatikan
Anti-Aliasing direkomendasikan dalam posisi off. Ini masuk akal karena DLSS Super Resolution atau FSR3 sudah membantu menjaga ketajaman dan kestabilan gambar, sehingga beban tambahan dari anti-aliasing terpisah bisa ditekan.
Motion Blur juga disarankan nonaktif. Langkah ini biasanya membantu visual terasa lebih bersih saat kamera bergerak cepat dan membuat objek tetap mudah dibaca ketika aksi sedang padat.
VSync direkomendasikan off untuk mengurangi potensi input lag. Pada PC kelas atas, opsi ini sering dimatikan jika target utama adalah respons yang lebih cepat dan frame rate tinggi.
Lumen jadi kunci kualitas visual
Global Illumination Mode dan Reflection Mode sama-sama disarankan memakai Lumen. Opsi ini penting karena pencahayaan dan pantulan menjadi salah satu elemen yang paling menonjol secara visual di NTE.
Namun, dua pengaturan itu juga termasuk yang berat. Jika performa mulai turun, referensi menyarankan bagian ini sebagai salah satu sektor pertama yang layak diturunkan.
Frame rate 120 fps tetap situasional
Rekomendasi frame rate berada di angka 120 fps. Meski begitu, sumber referensi juga memberi catatan bahwa 60 fps bisa menjadi pilihan lebih aman bila terjadi frame drop.
Catatan ini penting karena beban CPU di NTE tidak selalu konsisten. Dalam adegan sinematik atau pertempuran intens, fluktuasi performa masih dapat muncul meski sistem memakai perangkat kelas atas.
Pengguna AMD punya ruang optimasi tambahan
Untuk pengguna kartu grafis AMD, referensi menyebut FSR3 dan FidelityFX Super Resolution 3 bisa dipasang pada opsi tertingginya. Dengan setelan itu, NTE disebut tetap dapat berjalan sangat baik dengan frame drop yang sangat minim.
Poin ini menunjukkan bahwa teknologi upscaling punya peran besar dalam mengejar 4K yang stabil. Jadi, fokus optimasi tidak hanya pada kualitas tekstur atau efek, tetapi juga pada metode scaling yang dipakai.
Bila sistem masih menampilkan peringatan bahwa kombinasi setelan tertentu berpotensi menurunkan performa, itu tidak otomatis berarti game akan berjalan buruk. Referensi justru menilai NTE masih bisa tetap mulus, dengan penyesuaian lanjutan pada Frame Rate, Global Illumination, Texture, dan Reflection Mode jika dibutuhkan.
Source: tech.sportskeeda.com