MediaTek kembali menekan pasar chipset kelas menengah premium dengan menghadirkan Dimensity 7450 dan Dimensity 7450X. Kehadiran dua SoC ini langsung menarik perhatian karena satu varian dirancang khusus untuk ponsel lipat gaya clamshell yang memakai dua layar.
Langkah ini menunjukkan arah baru MediaTek dalam mengejar perangkat yang sedang naik daun. Bukan hanya mengejar performa gaming dan kamera, perusahaan asal Taiwan itu juga mulai mengunci kebutuhan teknis ponsel lipat yang makin kompetitif.
Dapur pacu 4nm dengan fokus efisiensi
Kedua chipset ini sama-sama memakai proses fabrikasi 4nm. MediaTek juga menyematkan konfigurasi octa-core yang terdiri dari empat inti Cortex-A78 dengan kecepatan hingga 2.6GHz dan empat inti Cortex-A55 untuk tugas ringan.
Untuk grafis, Dimensity 7450 dan 7450X mengandalkan GPU Arm Mali-G615 MC2. Kombinasi ini diposisikan untuk menjaga keseimbangan antara performa dan efisiensi daya pada ponsel kelas menengah premium.
MediaTek juga membekali keduanya dengan HyperEngine dan Adaptive Gaming Technology 3.0. Dua teknologi ini bekerja dinamis untuk mengatur alokasi daya dan performa sesuai beban permainan.
Saat game berat dijalankan, sistem bisa memprioritaskan tenaga grafis. Sebaliknya, untuk game ringan, konsumsi daya dapat ditekan agar baterai lebih awet.
Di sisi layar, chipset ini mendukung resolusi WFHD+ dengan refresh rate 120Hz. Ada juga dukungan Full HD+ dengan refresh rate hingga 144Hz untuk pengalaman gulir dan bermain game yang lebih mulus.
Dukungan RAM LPDDR5 dan LPDDR4X hingga 6400Mbps serta penyimpanan UFS 3.1 ikut melengkapi paketnya. Kombinasi tersebut ditujukan agar multitasking dan pembukaan aplikasi berat tetap responsif.
Kamera 200MP dan konektivitas terbaru
MediaTek menempatkan ISP Imagiq 950 pada kedua chip ini. Kemampuan tersebut mendukung sensor kamera hingga 200 megapiksel, yang memberi ruang besar untuk fotografi beresolusi tinggi.
Ada pula dukungan perekaman video 4K HDR, pengurangan noise berbasis hardware, dan Google Ultra HDR imaging. Rangkaian fitur itu dirancang untuk menjaga kualitas gambar tetap optimal di berbagai kondisi pencahayaan.
Untuk konektivitas, MediaTek menyematkan dukungan Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.4. Di jaringan seluler, chipset ini mendukung 5G dengan kecepatan unduh hingga 3.27Gbps melalui 3CC carrier aggregation.
MediaTek juga membawa NPU generasi keenam dengan peningkatan performa AI hingga 7 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Peningkatan ini dipakai untuk fitur kamera berbasis AI seperti pengenalan objek, peningkatan foto malam hari, dan efek bokeh yang lebih natural.
Dimensity 7450X disiapkan untuk ponsel lipat
Perbedaan paling penting ada pada Dimensity 7450X. Varian ini mendapat dukungan dual-display untuk ponsel lipat gaya flip, sedangkan Dimensity 7450 standar ditujukan untuk ponsel konvensional.
Dukungan layar ganda berarti chipset harus mengelola dua panel secara independen. Sistem juga harus mampu memindahkan konten antar layar dengan mulus dan menjaga aplikasi berjalan benar di resolusi yang bisa berbeda.
Karena itu, Dimensity 7450X diposisikan sebagai chip yang siap dipakai pada perangkat lipat sejak awal. Fokus ini membuat MediaTek terlihat lebih serius memasuki segmen yang selama ini didominasi pemain lain.
Spekulasi yang beredar menyebut Motorola Razr 70 sebagai kandidat pertama yang memakai chipset ini. Ada pula informasi yang menyebut spesifikasi dan harga Motorola Razr 2026 sudah mulai beredar, sehingga penguatan arah penggunaan 7450X di ponsel lipat makin terlihat.
Dampak ke segmen menengah premium
Kehadiran Dimensity 7450 dan 7450X berpotensi memperluas pilihan di segmen menengah premium. Dengan kombinasi performa, kamera 200MP, dan konektivitas terbaru, chipset ini bisa menjadi dasar bagi ponsel yang menawarkan rasa flagship tanpa harus berada di kelas paling mahal.
Jika 7450X benar dipakai pada Razr 70, pasar ponsel lipat juga bisa mendapat dorongan baru. Selama ini, perangkat lipat identik dengan harga tinggi, sehingga kehadiran chipset yang lebih terjangkau dapat membuka peluang hadirnya model yang lebih ramah di kantong.
Dari sisi persaingan, MediaTek jelas ingin memperkuat posisinya di pasar yang semakin padat. Dengan varian khusus untuk ponsel lipat, perusahaan ini menambah tekanan pada rival utamanya dan memberi lebih banyak ruang inovasi bagi produsen perangkat.
