Gen Z tengah menghidupkan kembali iPod lawas sebagai gadget pilihan untuk menjauh dari smartphone. Perangkat yang dulu dianggap tinggal kenangan itu kini justru diburu karena menawarkan pengalaman mendengarkan musik yang lebih sederhana dan minim gangguan.
Fenomena ini ikut membuat harga iPod bekas melambung di pasar online. Di saat banyak orang melihatnya sebagai barang nostalgia, sebagian pengguna muda memandang iPod sebagai alat untuk memutus ketergantungan pada notifikasi, iklan, dan algoritma.
Apple sudah menghentikan iPod generasi terakhir, iPod Touch, pada 2022. Namun selama 21 tahun beredar, Apple menjual 450 juta unit iPod dalam berbagai model, sehingga unit bekasnya masih mudah ditemukan di marketplace seperti eBay dan Facebook Marketplace.
Pencarian terhadap model klasik ikut menunjukkan lonjakan minat yang nyata. Axios melaporkan pencarian kata kunci “iPod Classic” di eBay sepanjang Januari-Oktober 2025 naik 25% dibandingkan periode yang sama pada 2024.
Minat pada model lain juga ikut terdongkrak. Pencarian “iPod Nano” di eBay naik 20% pada periode yang sama, menurut laporan yang dikutip BGR pada Senin (4/5/2026).
The New York Times juga mencatat tren serupa pada 2025. Pencarian iPod di eBay naik 8% dibandingkan 2024, sementara jumlah listing naik 30% pada periode yang sama.
Lonjakan permintaan itu mendorong harga bekasnya naik tajam. The New York Times menyebut harga iPod bekas meningkat 60% dibandingkan 2023, dan beberapa model bahkan menembus USD 600.
Di kalangan Gen Z, daya tarik iPod bukan hanya soal desain lawas atau nilai koleksi. Mereka memilih perangkat ini karena masih bisa mendengarkan lagu secara offline tanpa harus terhubung ke internet.
Bagi sebagian pengguna muda, iPod juga memberi pengalaman yang lebih tenang. Satu pengguna muda yang diwawancarai The New York Times mengatakan mendengarkan musik di smartphone kerap terganggu notifikasi atau godaan membuka aplikasi lain, sementara iPod hanya dipakai untuk memutar musik.
Keunggulan praktis lain ikut membuat perangkat ini relevan di lingkungan tertentu. Banyak sekolah melarang siswa membawa smartphone, tetapi iPod kadang masih diizinkan karena fungsinya terbatas pada musik.
Meski minat pasar terus naik, Apple tampaknya belum berniat menghidupkan iPod kembali. Tony Fadell, sosok di balik iPod, menilai Apple seharusnya menghadirkan iPod versi modern, seiring meningkatnya minat terhadap perangkat musik sederhana ini.
Source: inet.detik.com






