Banyak pengguna MacBook mengandalkan trackpad dan menu bar untuk bekerja cepat, padahal kombinasi tombol tertentu bisa memangkas banyak langkah dalam aktivitas harian. Ada 20 shortcut yang paling sering dianggap penting karena membantu mencari file, berpindah aplikasi, mengelola jendela, hingga memulihkan tab yang tertutup tanpa sengaja.
Nilai utama shortcut ini bukan sekadar mempercepat kerja, tetapi juga membuat navigasi macOS terasa lebih efisien dan rapi. Bagi pengguna yang sering membuka banyak aplikasi, browser, dan dokumen sekaligus, hafalan beberapa kombinasi tombol bisa langsung mengurangi waktu yang terbuang untuk klik berulang.
Shortcut untuk navigasi inti
Command-Space membuka Spotlight Search, salah satu pintasan paling berguna di MacBook. Fitur ini bisa dipakai untuk mencari aplikasi, file, serta informasi seperti berita, harga saham, olahraga, dan cuaca.
Command-Tab memudahkan perpindahan antar aplikasi yang sedang aktif. Saat satu aplikasi memiliki banyak jendela, Command-Tilde (~) dipakai untuk berpindah di antara jendela-jendela dalam aplikasi yang sama.
Command-M akan meminimalkan jendela aktif ke Dock tanpa perlu menekan tombol kuning di sudut jendela. Jika ingin meminimalkan semua jendela dari aplikasi yang sedang aktif, kombinasi yang digunakan adalah Command-Option-M.
Command-Option-H berguna saat layar mulai penuh dan perhatian perlu difokuskan ke satu aplikasi saja. Shortcut ini menyembunyikan semua jendela lain selain yang sedang digunakan.
Command-Comma (,) juga termasuk shortcut penting karena membuka menu Preferences pada aplikasi yang sedang aktif. Cara ini lebih cepat daripada masuk ke menu bar lalu mencari opsi pengaturan secara manual.
Fn-Control-F membuat jendela aktif memenuhi layar. Pintasan ini membantu saat pengguna perlu area kerja yang lebih luas dan tampilan aplikasi yang lebih lega.
Screenshot, dikte, dan simbol
Command-Shift-5 membuka bilah menu screenshot yang menawarkan beberapa opsi pengambilan layar. Dari sini, pengguna bisa mengambil screenshot penuh, screenshot sebagian layar, atau merekam layar.
Untuk cara yang lebih langsung, Command-Shift-3 dipakai untuk screenshot penuh dan Command-Shift-4 untuk menangkap sebagian layar. Tiga kombinasi ini termasuk yang paling sering dipakai saat bekerja, belajar, atau membuat dokumentasi.
Menekan tombol Fn dua kali akan mengaktifkan Dictation di MacBook. Fitur ini mengubah ucapan menjadi teks pada kolom teks yang aktif, dan shortcut-nya dapat diubah melalui System Settings.
Control-Command-Space membuka Character Viewer. Menu ini memudahkan penyisipan emoji dan simbol khusus ke dalam teks tanpa harus mencarinya satu per satu.
Shortcut yang berguna saat browsing
Command-Shift-T bisa menjadi penyelamat ketika tab browser tertutup tanpa sengaja. Pintasan ini akan membuka kembali tab terakhir yang baru saja ditutup.
Untuk berpindah tab, pengguna bisa memakai Command-Shift-] atau Command-Shift-[. Kedua shortcut ini membantu navigasi tab menjadi lebih cepat saat banyak halaman terbuka bersamaan.
Shift-Command-Backslash () membuka Tab Overview di Safari. Tampilan ini memperlihatkan semua tab Safari dalam satu jendela sehingga pencarian tab tertentu menjadi lebih mudah.
Jika ingin langsung menuju tab tertentu, Command diikuti angka dapat digunakan. Contohnya, Command-5 akan membawa pengguna ke tab kelima di Safari.
Command-Click pada sebuah tautan akan membuka link itu di tab terpisah. Metode ini berguna saat pengguna ingin membuka beberapa halaman sekaligus tanpa meninggalkan halaman utama.
Command-L akan memilih address bar Safari secara instan. Setelah mengetik pencarian atau alamat, tombol panah atas dan bawah bisa dipakai untuk menyeleksi saran yang muncul.
Command-Left Arrow dan Command-Right Arrow dipakai untuk kembali ke halaman sebelumnya atau maju ke halaman berikutnya di Safari. Shortcut ini membuat proses navigasi terasa lebih cepat daripada mengarahkan kursor ke tombol back dan forward.
Command-0 digunakan untuk mengembalikan tingkat zoom halaman web ke ukuran normal. Ini berguna setelah halaman sempat diperbesar atau diperkecil.
Mengatur tampilan workspace
Command-Option-D memungkinkan Dock ditampilkan atau disembunyikan dari sebagian besar aplikasi. Fungsinya sederhana, tetapi berguna saat pengguna ingin ruang layar lebih lapang atau justru perlu akses cepat ke aplikasi di Dock.
Command-Option-S melakukan hal serupa untuk Sidebar. Shortcut ini membantu saat Sidebar dibutuhkan untuk navigasi, tetapi bisa disembunyikan kembali agar area kerja terlihat lebih bersih.
Di antara seluruh daftar, Option-Command-Esc termasuk shortcut yang paling penting untuk situasi darurat. Kombinasi ini membuka opsi Force Quit untuk menutup aplikasi yang bermasalah atau tidak merespons.
Deretan shortcut tersebut menunjukkan bahwa efisiensi di MacBook tidak selalu datang dari aplikasi tambahan atau pengaturan yang rumit. Dalam banyak kasus, kombinasi tombol yang tepat sudah cukup untuk mempercepat pencarian, merapikan layar, dan menjaga alur kerja tetap lancar sepanjang hari.
Source: tech.sportskeeda.com