Bocoran awal One UI 9 tidak hanya mengungkap arah pembaruan perangkat lunak Samsung, tetapi juga menampilkan visual yang diduga kuat milik dua ponsel lipat berikutnya. Temuan ini membuat perhatian tertuju pada Galaxy Z Fold 8 dan satu model baru yang disebut Galaxy Z Wide Fold.
Yang membuat bocoran ini menonjol adalah bentuknya bukan sekadar nama perangkat atau potongan kode. Android Authority dan The Chipher Project menemukan gambar aset di dalam firmware One UI 9 yang disebut selaras dengan render CAD yang sebelumnya sudah bocor.
Bocoran desain dari dalam firmware
Kemunculan aset visual di firmware prarilis sering dianggap sebagai petunjuk awal soal perangkat yang belum diumumkan. Namun dalam kasus ini, bocoran dinilai lebih meyakinkan karena memperlihatkan bentuk perangkat secara langsung dan bukan hanya referensi internal.
One UI 9 sendiri sedang dikembangkan Samsung sebagai pembaruan besar berikutnya yang berbasis Android 17. Dari situ, dua desain foldable baru muncul dan memicu spekulasi bahwa Samsung sedang menyiapkan lini lipat dengan pendekatan yang lebih luas dari sebelumnya.
Galaxy Z Fold 8 disebut memiliki codename Q8. Dari gambar yang beredar, perangkat ini tampak mempertahankan bahasa desain yang sangat dekat dengan pendahulunya.
Arah ini sejalan dengan strategi Samsung belakangan yang lebih menekankan penyempurnaan daripada perubahan total. Fokusnya disebut ada pada peningkatan aspek inti seperti ketahanan engsel, visibilitas lipatan layar, dan kualitas bodi secara keseluruhan.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Samsung tampaknya belum ingin mengambil langkah desain yang terlalu drastis untuk model Fold utama. Sebaliknya, perusahaan terlihat memilih memperhalus pengalaman yang sudah ada pada seri tersebut.
Wide Fold jadi sorotan baru
Perhatian terbesar justru mengarah pada model kedua yang muncul dalam bocoran, yaitu Galaxy Z Wide Fold atau Fold 8 Wide. Perangkat ini memiliki codename H8 dan disebut hadir dengan karakter yang berbeda dari seri Fold biasa.
Jika Galaxy Z Fold selama ini menonjolkan format buku, varian Wide digambarkan membawa layar yang lebih lebar dengan rasio 4:3. Format itu membuat perangkat ini terlihat lebih dekat ke konsep tablet lipat ketimbang ponsel lipat bergaya buku yang selama ini dikenal publik.
Perbedaan rasio layar itu mengindikasikan target penggunaan yang juga berbeda. Model Wide tampaknya dirancang untuk kebutuhan yang mengutamakan bidang kerja lebih lapang, bukan sekadar memperbesar versi Fold yang sudah ada.
Karena itu, kehadiran Galaxy Z Wide Fold menjadi salah satu elemen paling menarik dari bocoran One UI 9 ini. Samsung berpotensi tidak hanya memperbarui lini yang ada, tetapi juga membuka kategori baru di segmen foldable premium.
Konteks peluncuran dan strategi Samsung
Kedua perangkat tersebut diperkirakan meluncur dalam acara Samsung Unpacked yang dirumorkan digelar pada 22 Juli di London. Galaxy Z Flip 8 juga disebut akan hadir bersama keduanya.
Ketiganya diperkirakan langsung menjalankan One UI 9 saat keluar dari kotak. Ini membuat bocoran firmware menjadi relevan bukan hanya untuk melihat fitur sistem, tetapi juga untuk membaca arah perangkat keras Samsung berikutnya.
Galaxy Z Flip 8 sendiri disebut mengambil jalur yang mirip dengan Fold 8. Bocoran mengarah pada mekanisme engsel baru yang ditujukan untuk meningkatkan daya tahan dan mengurangi lipatan layar.
Strategi ini memperlihatkan pola yang konsisten di lini foldable Samsung. Perusahaan tampak mengutamakan penyempurnaan fondasi perangkat, terutama pada area yang selama ini paling sering menjadi perhatian pengguna, seperti engsel dan bekas lipatan panel.
Kenapa bocoran ini penting
Bocoran berbentuk gambar dari dalam firmware memberi tingkat keyakinan lebih tinggi dibanding spekulasi yang hanya bertumpu pada daftar nama perangkat. Apalagi, visual yang ditemukan disebut cocok dengan bocoran render CAD yang sudah beredar sebelumnya.
Kecocokan antara aset firmware dan render yang lebih dulu muncul membuat dugaan soal desain Galaxy Z Fold 8 dan Wide Fold terasa semakin kuat. Meski belum ada konfirmasi resmi dari Samsung, arah desain keduanya kini mulai terlihat lebih jelas.
Untuk Galaxy Z Fold 8, pesan yang muncul adalah kesinambungan desain dengan peningkatan pada detail penting. Untuk Galaxy Z Wide Fold, pesan yang muncul justru lebih besar, yaitu kemungkinan hadirnya format foldable baru yang lebih lebar dan lebih dekat ke pengalaman tablet.
Dengan begitu, One UI 9 kini menjadi sorotan bukan hanya sebagai pembaruan Android berikutnya untuk perangkat Samsung. Firmware ini juga menjadi petunjuk awal bahwa generasi foldable baru Samsung bisa hadir dengan dua jalur berbeda, satu fokus pada penyempurnaan, satu lagi membuka bentuk penggunaan yang benar-benar baru.
