Redmi A7 series langsung menarik perhatian karena Xiaomi menghadirkan tiga model dalam satu keluarga sekaligus. Di kelas entry level, Redmi A7, Redmi A7 Pro 4G, dan Redmi A7 Pro 5G membawa banyak kesamaan, tetapi beberapa perbedaan kuncinya cukup menentukan pilihan.
Redmi A7 Pro 4G lebih dulu hadir secara global pada Maret 2026, termasuk di Indonesia. Setelah itu, Redmi A7 dan Redmi A7 Pro 5G menyusul debut di India pada April 2026, dan ketiganya diposisikan sebagai penerus Redmi A5 series karena tidak ada Redmi A6 series.
Tampilan depan mirip, tetapi layar Pro lebih besar dan lebih terang
Dari depan, ketiga ponsel ini terlihat hampir identik dengan poni tetesan air dan bingkai layar yang tebal. Kamera swafoto mereka juga sama, yakni 8 MP, dan semuanya mendukung refresh rate 120 Hz.
Perbedaannya ada pada ukuran dan kualitas panel. Redmi A7 memakai layar LCD 6,88 inci beresolusi 720 x 1640 piksel dengan kecerahan puncak 600 nit, sedangkan Redmi A7 Pro 4G dan Redmi A7 Pro 5G membawa layar LCD 6,9 inci beresolusi 720 x 1600 piksel dengan kecerahan puncak 800 nit.
Bagian belakang ikut serupa, namun susunan kamera tidak sama
Di belakang, Redmi A7 Pro 4G dan Redmi A7 Pro 5G sama-sama memakai dua kamera dalam modul berbentuk kapsul. Redmi A7 berbeda karena hanya memiliki satu kamera belakang, yang ditempatkan pada salah satu dari dua lubang terpisah di area kamera berbentuk kapsul.
Untuk kamera utama, Redmi A7 Pro 5G menjadi yang paling menonjol karena membawa sensor 32 MP. Dua model lain, yaitu Redmi A7 dan Redmi A7 Pro 4G, sama-sama memakai kamera utama 13 MP.
Unisoc dipakai semua model, tetapi kelas chip-nya berbeda
Xiaomi membekali ketiga perangkat ini dengan prosesor Unisoc. Redmi A7 dan Redmi A7 Pro 4G sama-sama mengandalkan Unisoc T7250 yang dibuat dengan fabrikasi 12 nm.
Redmi A7 Pro 5G naik kelas dengan Unisoc T8300 berfabrikasi 6 nm. Kombinasi ini menempatkan varian 5G sebagai model dengan dapur pacu paling modern di jajaran Redmi A7 series.
Baterai lebih besar ada di model Pro, charging tetap sama
Redmi A7 hadir dengan baterai 5200 mAh. Sementara itu, Redmi A7 Pro 4G dan Redmi A7 Pro 5G dibekali baterai 6300 mAh.
Menariknya, ketiganya sama-sama mendukung pengisian daya 15 W melalui USB Type-C dan reverse wired charging 7,5 W. Khusus Redmi A7 Pro 4G unit India, kapasitas baterainya lebih besar daripada unit Indonesia yang menggunakan baterai 6000 mAh.
Sistem operasi dan dukungan pembaruan jadi pembeda penting
Redmi A7 masih menjalankan Android 15. Dua saudaranya, Redmi A7 Pro 4G dan Redmi A7 Pro 5G, sudah memakai Android 16.
Durasi pembaruannya juga berbeda. Redmi A7 mendapat software update selama 2 tahun dan security update selama 4 tahun, sedangkan Redmi A7 Pro 4G dan Redmi A7 Pro 5G sama-sama mendapat software update 4 tahun dan security update 6 tahun.
Spesifikasi inti dan harga di India
Ketiga model sama-sama membawa speaker mono, audio jack 3,5 mm, pemindai sidik jari di tombol daya, tiga slot kartu, dan sertifikasi IP52. Redmi A7 tersedia dalam warna Black dan sky blue, Redmi A7 Pro 4G hadir dalam Black dan sunset orange, sedangkan Redmi A7 Pro 5G punya pilihan Black, sunset orange, dan mist blue.
| Model | RAM / Storage | Harga |
|---|---|---|
| Redmi A7 | 3/64GB | 10.499 rupee |
| Redmi A7 Pro 4G | 4/64GB | 11.499 rupee |
| Redmi A7 Pro 5G | 4/64GB | 12.499 rupee |
| Redmi A7 Pro 5G | 4/128GB | 13.499 rupee |
Redmi A7 berada di posisi paling terjangkau, tetapi juga paling sederhana di layar, chip, kamera, baterai, dan software. Redmi A7 Pro 4G menawarkan paket yang lebih seimbang, sementara Redmi A7 Pro 5G menonjol lewat prosesor lebih kuat, penyimpanan lebih besar, dan kamera utama 32 MP.
Source: www.idntimes.com





