
Pembaruan terbaru untuk Galaxy S26 Ultra mulai meluas ke Eropa dengan fokus utama pada perbaikan kamera yang cukup penting. Update ini menargetkan bug pada foto close-up 24MP yang muncul saat Focus Enhancer diaktifkan, masalah yang sebelumnya membuat hasil akhir foto terpotong dari salah satu sisi.
Ekspansi ini menjadi perhatian karena gangguan tersebut tidak terlihat saat pengguna membidik objek di layar pratinjau. Masalah baru muncul setelah pemrosesan gambar selesai, sehingga hasil foto bisa berbeda dari komposisi yang sudah diatur pengguna.
Sebelumnya, Samsung lebih dulu merilis pembaruan April kedua untuk lini Galaxy S26 di Korea Selatan. Kini unit Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra di Eropa juga mulai menerima paket yang sama.
Untuk pasar Eropa, pembaruan ini hadir dengan versi firmware AZDE. Perluasan distribusi ini menunjukkan bahwa Samsung mulai mempercepat penyebaran update ke lebih banyak wilayah setelah debut awalnya di pasar domestik.
Perbaikan kamera jadi sorotan utama
Fokus terbesar dalam update ini ada pada Galaxy S26 Ultra. Bug yang diperbaiki berkaitan dengan foto close-up 24MP, terutama ketika fitur Focus Enhancer aktif saat pemotretan.
Dalam kondisi terdampak, tampilan preview kamera tetap terlihat normal. Namun setelah foto diproses, gambar akhir justru terpotong secara tidak benar di salah satu sisi.
Karena gangguan itu baru terlihat setelah pemrosesan selesai, masalah ini dinilai cukup mengganggu. Pengguna tidak bisa langsung mengantisipasi hasil yang keliru saat membingkai objek di layar.
Perbaikan tersebut kini mulai dikirimkan lewat pembaruan perangkat lunak terbaru. Dengan hadirnya patch ini, Samsung tampaknya berupaya merapikan pengalaman kamera pada model Ultra yang menjadi andalan lini Galaxy S26.
Tidak hanya kamera
Selain perbaikan bug kamera, pembaruan ini diperkirakan juga membawa penyesuaian kamera secara umum. Ada pula kemungkinan peningkatan stabilitas sistem, optimasi performa, dan perbaikan bug minor lain yang tidak dirinci secara terpisah.
Pola seperti ini umum ditemui dalam update pemeliharaan. Vendor biasanya menggabungkan satu perbaikan utama dengan serangkaian penyempurnaan kecil agar pengalaman penggunaan tetap konsisten.
Meski sorotan ada pada Galaxy S26 Ultra, distribusi update tidak terbatas pada satu model saja. Galaxy S26 dan Galaxy S26+ juga disebut ikut menerima pembaruan April kedua ini di wilayah Eropa.
Langkah tersebut penting untuk menjaga keseragaman software di seluruh lini. Namun, dampak paling relevan tetap berada pada pengguna Galaxy S26 Ultra yang terdampak masalah hasil foto close-up 24MP.
Rollout meluas, tetapi bisa berbeda di tiap wilayah
Samsung sudah memulai penyebaran pembaruan ini dari Korea Selatan pada pekan lalu. Masuknya Eropa ke gelombang distribusi berikutnya mengindikasikan rollout global yang lebih luas bisa segera menyusul.
Kendati demikian, ketersediaan update tetap dapat berbeda tergantung wilayah dan operator. Karena itu, tidak semua pengguna akan menerima notifikasi pada waktu yang sama.
Bagi pemilik perangkat Galaxy S26, pembaruan bisa dicek secara manual lewat menu Settings, lalu Software update, kemudian Download and install. Cara ini berguna bagi pengguna yang ingin memastikan perangkat mereka segera memperoleh patch terbaru.
Percepatan rollout ini juga memberi sinyal bahwa Samsung menaruh perhatian pada isu yang berdampak langsung pada hasil pemotretan. Masalah kamera biasanya menjadi salah satu hal yang paling cepat disorot pengguna, terutama pada ponsel kelas atas.
Bisa terkait dengan patch keamanan berikutnya
Di saat yang sama, Samsung juga disebut diperkirakan segera merilis patch keamanan Mei 2026 untuk lini Galaxy S26. Dalam beberapa wilayah, ada kemungkinan perbaikan kamera ini digabungkan dengan pembaruan keamanan baru tersebut.
Jika skema itu diterapkan, sebagian pengguna mungkin menerima paket update yang sekaligus membawa dua manfaat. Selain menutup celah keamanan terbaru, pembaruan juga dapat menyertakan perbaikan kamera yang sudah dinantikan.
Untuk saat ini, yang sudah jelas adalah penyebaran update kamera Galaxy S26 Ultra tidak lagi terbatas pada Korea Selatan. Dengan Eropa kini ikut masuk daftar wilayah penerima, pengguna di pasar lain berpotensi menyusul dalam waktu dekat.
Source: sammyguru.com








