Asus mulai mengalihkan fokus besar ke pasar laptop bisnis di Indonesia setelah lama kuat di segmen consumer. Ambisinya tidak kecil, yakni menjadi merek PC komersial nomor satu di Indonesia pada akhir 2027.
Target itu muncul setelah kinerja bisnis komersialnya melonjak tajam. Menurut Co-CEO Asus S.Y. Hsu, bisnis laptop komersial Asus di Indonesia tumbuh 117% sepanjang 2025 dan membawa perusahaan masuk ke posisi tiga besar merek laptop bisnis di Tanah Air.
Laju pertumbuhan itu membuat Indonesia dinilai sebagai pasar yang sangat penting bagi Asus. Hsu bahkan menyebut Indonesia memiliki potensi untuk menjadi salah satu pemimpin pasar laptop komersial Asus secara global.
Tiga strategi utama
Untuk mengejar posisi puncak, Asus menyiapkan tiga strategi utama di pasar bisnis Indonesia. Strategi itu mencakup mendengarkan kebutuhan konsumen, menghadirkan produk yang tepat, dan menawarkan solusi bisnis yang lengkap di seluruh Indonesia.
Pendekatan tersebut menunjukkan Asus tidak hanya mengejar penjualan perangkat semata. Perusahaan juga ingin memperluas peran dari sekadar vendor laptop menjadi penyedia solusi komersial yang lebih menyeluruh.
Salah satu penopang strategi itu datang dari lini ExpertBook. Asus menyebut ExpertBook sebagai salah satu lini laptop dengan pertumbuhan paling pesat, sehingga menjadi ujung tombak ekspansi perusahaan di segmen bisnis.
Momentum itu diperkuat melalui peluncuran Asus ExpertBook Ultra di Jakarta. Produk ini diposisikan sebagai laptop premium untuk kebutuhan profesional dan perusahaan yang mulai memberi perhatian besar pada produktivitas berbasis AI.
AI jadi senjata utama
Asus melihat AI sebagai salah satu faktor utama yang akan mendorong produktivitas dan pertumbuhan bisnis di Asia. Pandangan ini kemudian diterjemahkan ke dalam strategi produk yang menyasar kebutuhan komersial yang semakin menuntut efisiensi kerja.
Untuk menjawab arah kebutuhan tersebut, Asus membekali ExpertBook Ultra dengan prosesor Intel Core Ultra terbaru. Laptop ini juga membawa NPU Intel 50 TOPS untuk mendukung pemrosesan AI di perangkat.
Asus tidak berhenti pada sisi hardware. Perusahaan juga menambahkan solusi AI buatannya sendiri seperti AI ExpertMeet, Knowledge Hub, dan File Search pada ExpertBook Ultra.
Kombinasi perangkat keras dan perangkat lunak itu menjadi bagian dari upaya Asus menawarkan nilai lebih kepada pelanggan bisnis. Fokusnya bukan hanya performa laptop, tetapi juga pengalaman kerja yang lebih cepat dan lebih pintar.
Langkah ini sejalan dengan strategi yang lebih luas di luar laptop. Asus menyatakan akan terus mengembangkan teknologi AI untuk produk PC, server, dan IoT guna membantu bisnis bekerja dengan cara yang lebih efisien.
Mengapa Indonesia jadi target penting
Indonesia menjadi pasar yang menarik karena Asus sudah memiliki pijakan kuat di segmen consumer selama bertahun-tahun. Basis merek yang sudah mapan itu memberi keuntungan awal ketika perusahaan memperluas dorongan ke pasar komersial.
Namun pasar laptop bisnis memiliki karakter berbeda dari consumer. Pelanggan di segmen ini umumnya menuntut perangkat yang sesuai kebutuhan kerja, dukungan solusi yang jelas, dan pendekatan layanan yang lebih terintegrasi.
Karena itu, strategi mendengarkan kebutuhan konsumen menjadi penting dalam ekspansi Asus. Perusahaan tampaknya ingin memastikan produk dan solusi yang dibawa benar-benar relevan dengan kebutuhan bisnis di berbagai wilayah Indonesia.
Masuk ke posisi tiga besar menunjukkan Asus sudah melewati fase pengenalan awal di pasar ini. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan pertumbuhan tinggi sambil memperbesar penetrasi agar bisa menyalip para pemain yang lebih dulu kuat di segmen komersial.
Peluncuran ExpertBook Ultra menjadi simbol dari arah baru tersebut. Asus tampak ingin menegaskan bahwa perebutan pasar laptop bisnis tidak hanya soal spesifikasi, tetapi juga soal kesiapan menghadirkan ekosistem kerja modern berbasis AI.
Dalam konteks itu, target menjadi nomor satu pada akhir 2027 menjadi penanda betapa agresifnya langkah Asus di Indonesia. Dengan pertumbuhan 117% sepanjang 2025, posisi tiga besar, dan dorongan kuat pada solusi AI, pasar laptop bisnis kini menjadi arena ekspansi berikutnya bagi perusahaan ini.
Source: inet.detik.com






