Asus resmi meluncurkan ExpertBook Ultra di Indonesia sebagai laptop bisnis premium yang menonjolkan layar Tandem OLED dan desain sangat ringkas. Perangkat ini dibanderol mulai Rp 38.499.000, dengan konfigurasi tertinggi menyentuh Rp 82.499.000.
Peluncuran ini menarik perhatian karena Asus tidak hanya menonjolkan performa, tetapi juga membawa pendekatan baru untuk segmen laptop bisnis. ExpertBook Ultra diposisikan sebagai perangkat yang ringan, tipis, dan tetap tampil premium tanpa meninggalkan aspek ketahanan.
Eric Khoven, Commercial Director Asus Indonesia, mengatakan ExpertBook Ultra hadir untuk mematahkan anggapan bahwa laptop bisnis identik dengan desain membosankan. Menurut dia, perangkat untuk pemimpin bisnis juga bisa tampil berkelas, modern, dan penuh karakter.
Layar jadi sorotan utama
Salah satu nilai jual terkuat ExpertBook Ultra ada pada layarnya yang memakai teknologi Tandem OLED. Teknologi ini menumpuk dua sumber cahaya untuk menghasilkan kecerahan tiga kali lipat, konsumsi daya 40% lebih hemat, serta membantu mengurangi risiko burn-in.
Panel sentuh yang dipakai berukuran 14 inci dengan resolusi 3K atau 2880 x 1800 piksel. Asus juga membekalinya dengan rasio 16:10, variable refresh rate 30-120Hz, tingkat kecerahan hingga 1.400 nits, serta cakupan warna DCI-P3 100%.
Ketahanan layar ikut diperkuat lewat lapisan Gorilla Glass Victus. Asus menyebut lapisan ini memiliki daya tahan gores hingga 100kg dan dilengkapi teknologi anti-silau Gorilla Glass Matte yang dapat mengurangi pantulan cahaya hingga 80%.
Selain versi Tandem OLED, laptop ini juga tersedia dengan layar Polymer OLED. Opsi tersebut tetap menawarkan resolusi 3K, refresh rate 120Hz, rasio 16:10, dan tingkat kecerahan hingga 1.000 nits.
Desain tipis, bobot di bawah 1 kg
Asus merancang ExpertBook Ultra dengan bobot mulai 0,99 kg dan ketebalan hanya 10,9 mm. Angka ini menempatkannya sebagai salah satu laptop bisnis yang sangat portabel untuk mobilitas tinggi.
Meski tipis, material yang dipakai tergolong premium dan tangguh. Rangkanya menggunakan paduan magnesium dan aluminium kelas kedirgantaraan, lalu dipadukan dengan lapisan keramik nano pada bodi.
Asus mengklaim bodi perangkat ini mencapai tingkat kekerasan 9H. Tingkat kekerasan itu disebut membuatnya lima kali lebih tahan gores dibandingkan standar industri.
Untuk durabilitas, ExpertBook Ultra juga telah melewati 24 prosedur standar MIL-STD-810H. Selain itu, laptop ini menjalani 157 pengujian internal Asus.
Performa ditopang chip Intel terbaru
Di sektor dapur pacu, Asus menyediakan beberapa pilihan prosesor Intel generasi terbaru. Varian tertingginya memakai Intel Core Ultra X9-888H.
Asus mengklaim prosesor tersebut memiliki konsumsi daya 40% lebih rendah dibandingkan generasi sebelumnya. Pada saat yang sama, kinerjanya disebut 60% lebih tinggi.
Chip ini juga dibekali NPU Intel AI Boost. Kemampuan AI yang ditawarkan disebut mencapai hingga 50 TOPS.
Untuk memori, ExpertBook Ultra mendukung RAM hingga 64GB LPDDR5X. Sementara media penyimpanannya tersedia hingga SSD NVMe PCIe Gen 5 berkapasitas 2TB.
Asus juga menyertakan baterai 70Wh. Laptop ini diklaim mampu bertahan hingga 26 jam dan mendukung pengisian cepat hingga 50% dalam 30 menit.
Sistem pendinginnya memakai teknologi ExpertCool Pro. Asus menyebut sistem ini dapat menjaga TDP CPU 50W tanpa batas waktu dan tetap sunyi saat beroperasi di bawah 20dB.
Karena fokus pada komputasi berbasis AI, ExpertBook Ultra sudah mengantongi sertifikasi Copilot+ PC. Asus juga menambahkan fitur AI ExpertMeet, Knowledge Hub, dan File Search untuk melengkapi kemampuan pintarnya.
Fitur penunjang untuk kerja harian
Laptop ini menggunakan keyboard dengan travel 1,5 mm. Asus melapisinya dengan tekstur ala sutra yang disebut tahan noda dan sidik jari.
Touchpad yang dipakai memiliki luas 110 cm persegi. Komponen ini dilengkapi motor haptic agar respons saat digunakan terasa lebih presisi.
Pada sektor audio, ExpertBook Ultra membawa enam speaker dengan dukungan Dolby Atmos. Asus menyebut sistem speaker ini mampu mencapai volume puncak hingga 95dB.
Pilihan port juga tetap lengkap meski bodinya tipis. Asus menyediakan USB Type-C Thunderbolt, USB Type-A 3.2, HDMI 2.1, dan audio jack.
Untuk konektivitas nirkabel, laptop ini sudah mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0. Dukungan ini menyasar pengguna bisnis yang membutuhkan koneksi cepat dan stabil saat bekerja mobile.
Harga Asus ExpertBook Ultra di Indonesia
Asus menghadirkan ExpertBook Ultra dalam dua pilihan warna, yakni Morn Grey dan Jet Fog. Perangkat ini juga tersedia dengan sistem operasi Windows 11 Home dan Windows 11 Pro.
Berikut daftar harga yang diumumkan untuk pasar Indonesia. Seluruh harga mengikuti konfigurasi resmi yang dibawa Asus.
| Varian | Harga |
|---|---|
| Asus ExpertBook Intel Core Ultra 5 325 16GB/512GB | Rp 38.499.000 |
| Asus ExpertBook Intel Core Ultra X7 358H 32GB/1TB Windows 11 Home | Rp 52.999.000 |
| Asus ExpertBook Intel Core Ultra X7 358H 32GB/1TB Windows 11 Pro | Rp 54.999.000 |
| Asus ExpertBook Intel Core Ultra X7 358H 64GB/2TB Windows 11 Pro | Rp 82.499.000 |
Dengan kombinasi layar Tandem OLED, bobot mulai 0,99 kg, dan spesifikasi kelas atas, ExpertBook Ultra menjadi penawaran baru Asus untuk segmen laptop bisnis premium di Indonesia. Fokus utamanya bukan hanya mobilitas, tetapi juga pengalaman visual, daya tahan, dan performa AI dalam satu perangkat.
