Xiaomi resmi memperkenalkan Gaming Mouse 2 lewat platform Youpin dengan fokus jelas ke pasar gim kompetitif. Perangkat ini langsung menarik perhatian karena membawa polling rate 8000Hz, sensor PixArt PAW3955XM, dan DPI hingga 40.000 dalam bodi ringan 58 gram.
Kombinasi spesifikasi itu menempatkan mouse ini di segmen periferal gaming berperforma tinggi yang biasanya diburu pemain esports dan pengguna yang sensitif terhadap respons gerak. Xiaomi juga memasang harga ritel 399 yuan, dengan harga perkenalan 349 yuan, sementara penjualan crowdfunding dijadwalkan mulai 11 Mei.
Fokus pada respons cepat dan sensor kelas atas
Salah satu sorotan utama Gaming Mouse 2 adalah dukungan polling rate 8000Hz pada mode kabel dan nirkabel 2.4GHz. Artinya, mouse dapat mengirim data dengan frekuensi sangat tinggi untuk mengurangi latensi input saat bermain.
Untuk menopang kemampuan itu, Xiaomi memakai pengendali dual-core Telink TL3228. Perusahaan menyebut mouse ini mengirim paket data ganda melalui dua kanal setiap 125 mikrodetik demi menjaga kestabilan koneksi nirkabel pada kecepatan tinggi.
Di sektor sensor, Xiaomi mengandalkan PixArt PAW3955XM versi kustom. Sensor ini mendukung DPI hingga 40.000, kecepatan pelacakan 750 IPS, dan akselerasi 60G.
Xiaomi juga menyertakan mode esports khusus yang mendorong static scan rate melewati 20.000 FPS. Spesifikasi seperti ini biasanya relevan untuk pemain yang menginginkan pelacakan gerak cepat dan presisi saat bermain di level kompetitif.
Bodi ringan 58 gram dengan desain ergonomis
Tren mouse gaming ultra-ringan masih berlanjut, dan Xiaomi ikut mendorong pendekatan itu lewat bobot hanya 58 gram. Bobot rendah ini dipadukan dengan cangkang ergonomis yang diklaim dirancang memakai data genggaman dari pemain kompetitif.
Desain tersebut dibuat agar cocok untuk gaya claw grip, fingertip grip, dan palm grip. Xiaomi juga menggunakan struktur internal lightweight umbrella skeleton frame untuk menekan bobot tanpa mengorbankan kekuatan rangka.
Struktur itu diklaim membantu menjaga distribusi bobot 1:1 antara bagian depan dan belakang. Keseimbangan semacam ini penting karena dapat memengaruhi rasa kontrol saat menggeser mouse dengan cepat.
Pengaturan sensor lebih rinci
Untuk pengguna yang ingin penyesuaian lebih detail, Gaming Mouse 2 mendukung pengaturan DPI satu langkah. Xiaomi menyebut mouse ini sudah dikalibrasi dari pabrik dengan tingkat kesalahan DPI kurang dari 1 persen.
Fitur lain yang dibawa termasuk Motion Sync untuk menjaga konsistensi pelacakan kursor. Ada juga lima tingkat pengaturan lift-off distance, sistem angle snapping 1 derajat, serta kemampuan melacak di permukaan kaca dengan ketebalan lebih dari 4 mm.
Rangkaian fitur itu menunjukkan bahwa Xiaomi tidak hanya mengejar angka besar di atas kertas. Perusahaan juga memberi ruang bagi pengguna untuk menyetel perilaku sensor sesuai preferensi permainan dan permukaan meja.
Switch optik TTC dan tiga opsi konektivitas
Untuk tombol utama kiri dan kanan, Xiaomi memilih switch optik TTC. Sementara itu, roda gulir memakai TTC gold wheel encoder yang disebut memiliki daya tahan hingga 2 juta siklus.
Mouse ini mendukung tiga metode koneksi, yaitu kabel USB-C braided, nirkabel 2.4GHz, dan Bluetooth 6.1. Fleksibilitas ini membuatnya bisa dipakai untuk skenario bermain serius maupun penggunaan harian di beberapa perangkat.
Pengguna juga dapat mengatur DPI, polling rate, dan tuning sensor melalui alat berbasis web atau perangkat lunak lokal. Pengaturan tersebut kemudian bisa disimpan langsung ke memori onboard mouse.
Keberadaan memori onboard memudahkan pengguna yang sering berpindah komputer. Profil yang sudah dibuat dapat tetap dibawa tanpa harus menyetel ulang dari awal di setiap perangkat.
Baterai dan ketersediaan
Xiaomi membekali Gaming Mouse 2 dengan baterai 530mAh. Perusahaan mengklaim daya tahannya bisa mencapai 160 jam pada mode 2.4GHz, tetapi angka itu diperoleh saat polling rate diturunkan ke standar 1000Hz.
Klaim ini memberi gambaran bahwa performa maksimum dan efisiensi daya akan bergantung pada skenario penggunaan. Semakin tinggi polling rate yang dipakai, semakin besar pula kebutuhan daya yang harus ditanggung mouse.
Dengan harga perkenalan 349 yuan dan harga ritel 399 yuan, Xiaomi mencoba menawarkan spesifikasi kelas atas di titik harga yang agresif. Penjualan crowdfunding perangkat ini akan dimulai pada 11 Mei melalui Youpin.
