Motorola memastikan Razr Fold akan meluncur di India pekan depan, tepatnya pada 13 Mei. Ini menjadi momen penting karena perangkat tersebut adalah ponsel lipat bergaya book-style pertama Motorola untuk pasar India.
Peluncuran ini langsung menarik perhatian karena Razr Fold datang dengan fokus kuat pada kamera, layar besar, dan baterai berkapasitas tinggi. Motorola juga menyiapkan distribusi luas lewat Flipkart, situs resmi perusahaan, dan sejumlah toko ritel utama.
Hal lain yang menonjol adalah kesiapan produk ini untuk pasar India sebelum harga diumumkan. Halaman resmi Motorola India sudah menampilkan pilihan memori dan warna, tetapi banderolnya masih belum dicantumkan.
Di situs resmi itu, Razr Fold hadir dalam dua konfigurasi memori, yakni 12/256GB dan 16/512GB. Motorola juga menyiapkan tiga opsi warna: Pantone Blackened Blue, Pantone Lily White, dan FIFA World Cup 2026 Edition dengan dasar warna hitam.
Fokus pada kamera
Motorola menempatkan kamera sebagai salah satu nilai jual utama Razr Fold. Perusahaan menyoroti pencapaian perangkat ini di peringkat kamera DXOMARK, dengan posisi nomor satu di kategori foldable dan peringkat kedelapan secara keseluruhan.
Untuk mendukung klaim itu, Razr Fold membawa tiga kamera belakang 50MP. Kamera utamanya memakai sensor besar 1/1.28 inci, lalu ada kamera periskop 50MP dengan zoom 3x atau panjang fokus 71mm, serta kamera ultra-wide 50MP dengan sudut pandang 122 derajat.
Kombinasi ini membuat Razr Fold tampil tidak biasa untuk segmen ponsel lipat. Motorola tampak ingin menempatkannya bukan hanya sebagai perangkat premium, tetapi juga sebagai ponsel lipat yang serius dalam fotografi.
Layar besar di dalam dan luar
Di sisi tampilan, Razr Fold membawa layar utama 8,1 inci. Panel ini mendukung refresh rate 120Hz LTPO, Dolby Vision, dan HDR10+.
Motorola juga memberi layar penutup 6,6 inci yang tergolong besar untuk kelasnya. Layar luar itu mendukung refresh rate 165Hz LTPO, serta sudah kompatibel dengan Dolby Vision dan HDR10+.
Kombinasi dua layar ini menunjukkan bahwa Motorola ingin menyeimbangkan pengalaman saat perangkat dibuka maupun saat tetap tertutup. Dengan begitu, fungsi layar cover tidak sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari pemakaian sehari-hari.
Chip flagship dan baterai besar
Razr Fold ditenagai Snapdragon 8 Gen 5. Chip ini dipasangkan dengan baterai 6.000mAh, kapasitas yang menonjol untuk perangkat lipat premium.
Pengisian dayanya juga termasuk agresif, dengan dukungan 80W wired fast charging dan 50W wireless fast charging. Spesifikasi ini menempatkan Razr Fold sebagai perangkat yang tidak hanya mengejar desain, tetapi juga daya tahan dan kecepatan isi ulang.
Bagi pasar ponsel lipat, kombinasi baterai besar dan pengisian cepat sering menjadi faktor pembeda. Motorola tampaknya mencoba menjawab kekhawatiran umum pengguna soal ketahanan baterai pada perangkat foldable.
Proteksi dan ketersediaan
Motorola menyebut Razr Fold memiliki rating IP48 dan IP49. Perlindungan ini mencakup ketahanan terhadap partikel berukuran lebih besar, perendaman, dan semburan air.
Untuk penjualan, perusahaan sudah memastikan ketersediaan melalui Flipkart dan “leading retail stores”, meski tidak merinci daftar tokonya. Motorola India juga telah mempromosikan peluncuran ini lewat kanal resminya dengan pesan “Unfold Flawless”.
Kehadiran halaman produk lebih awal biasanya menandakan fase promosi sudah dimulai penuh. Namun satu informasi penting masih belum dibuka, yaitu harga resmi masing-masing varian di India.
Absennya harga membuat perhatian kini tertuju pada acara peluncuran 13 Mei. Pada hari itu, pasar India diperkirakan akan mendapatkan gambaran lengkap soal posisi Razr Fold, termasuk bagaimana Motorola menempatkan ponsel lipat book-style pertamanya di tengah persaingan perangkat premium.
Source: www.gsmarena.com






