Google masuk ke persaingan pelacak kebugaran tanpa layar lewat Fitbit Air. Perangkat ini langsung menantang kategori yang selama ini identik dengan Whoop, tetapi dengan pembeda penting: Fitbit Air bisa dipakai tanpa biaya langganan.
Di saat minat pada perangkat pemantau kebugaran makin bergeser ke desain yang lebih ringan dan minim distraksi, Google mencoba menawarkan kombinasi fungsi kesehatan, kenyamanan pakai, dan ekosistem aplikasi baru. Langkah ini juga menandai perluasan strategi Google di lini perangkat kesehatan wearable.
Fitbit Air dirancang sebagai fitness tracker tanpa layar yang fokus pada pemantauan tubuh sepanjang hari. Google menyebut perangkat ini mampu melacak detak jantung 24/7 dan memantau ritme jantung dengan peringatan Afib.
Selain itu, Fitbit Air mendukung pemantauan SpO2, detak jantung saat istirahat, variabilitas detak jantung, tahap tidur, serta durasi tidur. Google juga menyebut ada fitur tambahan lain, meski tidak dirinci lebih jauh.
Perangkat ini dapat mendeteksi dan melacak aktivitas umum secara otomatis. Google mengatakan kemampuan deteksi otomatis itu akan meningkat seiring waktu dan dipersonalisasi untuk pengguna.
Salah satu sorotan utama Fitbit Air adalah pendekatannya yang tidak mewajibkan langganan. Ini membedakannya dari model bisnis Whoop yang dikenal mengandalkan biaya berlangganan untuk penggunaan perangkat dan layanan.
Meski begitu, Google tetap menawarkan layanan berbayar bernama Google Health Premium. Layanan ini sebelumnya dikenal sebagai Fitbit Premium dan dipatok seharga $9.99 per bulan atau $99 per tahun.
Google juga mengaitkan layanan itu dengan portofolio langganan AI miliknya. Google Health Premium disertakan untuk pelanggan Google AI Pro dan AI Ultra.
Baterai dan aplikasi baru
Google mengiklankan daya tahan baterai hingga satu minggu untuk Fitbit Air. Perangkat ini juga mendukung pengisian cepat, dengan klaim “daya untuk satu hari penuh” hanya dalam lima menit di pengisi daya.
Fitbit Air akan bekerja dengan aplikasi baru bernama Google Health. Aplikasi ini disiapkan untuk menggantikan aplikasi Fitbit, dan pada akhirnya juga akan menggantikan Google Fit.
Perubahan ini menunjukkan bahwa peluncuran Fitbit Air bukan sekadar penambahan perangkat baru. Google juga sedang menyatukan pengalaman kesehatan digitalnya ke dalam satu aplikasi utama.
Fitbit Air kompatibel dengan Android dan iOS. Dukungan lintas platform ini memberi Google jangkauan pasar yang lebih luas, termasuk pengguna iPhone yang ingin memakai pelacak kebugaran tanpa layar.
Pilihan band dan fokus gaya pakai
Google menyiapkan beberapa jenis band yang bisa diganti dalam hitungan detik. Fleksibilitas ini menjadi bagian penting dari pendekatan Fitbit Air, yang tidak hanya diposisikan sebagai alat kesehatan tetapi juga aksesori yang bisa menyesuaikan aktivitas dan gaya.
Varian Performance Loop dibuat dari bahan daur ulang. Band ini menawarkan penyesuaian mikro untuk kenyamanan yang lebih fleksibel dan sirkulasi udara yang lebih baik saat dipakai sepanjang hari.
Google juga menyediakan Active Band berbahan silikon. Band ini dirancang tahan keringat dan memakai desain bertekstur garis yang disebut menambah kesan sporty.
Pilihan lain datang lewat Elevated Modern Band. Google menggambarkannya sebagai aksesori yang dapat mengubah perangkat dari pelacak kebugaran menjadi gelang bergaya.
Pendekatan desain ini memperlihatkan bahwa Google ingin Fitbit Air relevan di lebih dari satu situasi. Perangkat ini diarahkan agar tetap nyaman dipakai saat tidur, berolahraga, bekerja, hingga kegiatan kasual harian.
Harga dan edisi khusus
Fitbit Air sudah tersedia untuk pre-order dengan harga $99.99. Setiap pembelian juga disertai uji coba Google Health Premium selama tiga bulan.
Google juga menyiapkan Google Fitbit Air Special Edition hasil kolaborasi dengan bintang NBA Stephen Curry. Versi ini dibanderol $129.99 dan akan mulai dijual pada 26 Mei.
Bagi pengguna yang ingin mengganti tampilan atau fungsi gelang, band pengganti tersedia mulai dari $34.99. Strategi ini membuka ruang personalisasi tambahan tanpa harus membeli perangkat baru.
Dengan Fitbit Air, Google tampaknya ingin menawarkan jalur yang lebih sederhana ke pemantauan kesehatan harian. Produk ini menggabungkan pelacakan biometrik inti, desain tanpa layar, pilihan gaya pakai, dan integrasi ke aplikasi Google Health yang akan menjadi pusat baru ekosistem kebugaran perusahaan.
Source: www.gsmarena.com






