OnePlus Hingga Realme Naik Harga di India, Efek AI Mulai Dirasakan Konsumen

Author: Qoo Media

Kenaikan harga smartphone kini bukan lagi isu yang hanya dibicarakan di balik layar industri. Di India, sejumlah merek populer seperti OnePlus, Redmi, Nothing, dan Realme mulai menyesuaikan banderol perangkat mereka seiring lonjakan biaya komponen yang semakin terasa.

Tekanan terbesar datang dari pasar komponen yang ikut terdorong permintaan teknologi berbasis AI. Kebutuhan besar akan chip untuk pusat data membuat pasokan DRAM dan NAND bagi smartphone menjadi lebih terbatas, sementara produsen memori juga makin fokus pada modul berkecepatan tinggi untuk kebutuhan AI.

OnePlus paling terlihat menyesuaikan harga

Langkah paling jelas datang dari OnePlus yang sudah memperbarui harga di situs resminya. OnePlus 15 kini dibanderol mulai Rs. 77.999 untuk varian 12GB + 256GB, naik dari harga peluncuran Rs. 72.999.

Varian 16GB + 512GB juga ikut terdampak dan kini berada di level Rs. 85.999. Angka itu naik sekitar Rs. 6.000 dari harga awal, sehingga perubahan harga terasa cukup signifikan di kelas flagship.

OnePlus 15R juga mengalami kenaikan yang tidak kalah besar. Model ini kini dijual mulai Rs. 52.999 untuk varian 12GB + 256GB, naik dari Rs. 47.999, dan ini menjadi kenaikan kedua sejak peluncurannya.

Redmi, Nothing, dan Realme ikut terdorong naik

Kenaikan harga tidak berhenti di OnePlus. Berdasarkan laporan Sanju Choudhary, Nothing 4a Pro kini naik menjadi Rs. 44.999 dari sebelumnya Rs. 39.999, sementara Nothing 4a tetap berada di kisaran Rs. 31.999 untuk varian dasar.

Di lini Redmi, penyesuaian juga terjadi pada dua model utamanya. Redmi Note 15 Pro+ kini dibanderol Rs. 39.999 dari sebelumnya Rs. 37.999, sedangkan Redmi Note 15 Pro naik ke Rs. 31.999 untuk varian 8GB + 128GB dari harga sebelumnya Rs. 29.999.

Realme pun tidak luput dari tekanan yang sama. Abhishek Yadav melaporkan bahwa Realme 16 Pro+ kini dijual sekitar Rs. 44.999 untuk varian dasar, naik dari harga peluncuran Rs. 39.999.

Model lain di jajaran yang sama juga ikut menyesuaikan harga. Realme 16 Pro kini berada di Rs. 36.999 dari sebelumnya Rs. 31.999, menandakan bahwa kenaikan biaya komponen sudah mulai memengaruhi lebih banyak lini produk.

Tekanan biaya mulai dibebankan ke konsumen

Rangkaian penyesuaian harga ini menunjukkan perubahan arah yang jelas di industri smartphone. Biaya produksi yang makin tinggi tidak lagi sepenuhnya ditahan oleh produsen, melainkan mulai diteruskan ke pembeli akhir.

Situasi ini juga mencerminkan kompetisi rantai pasok yang semakin ketat di tengah ledakan permintaan AI. Jika kondisi pasokan chip dan memori tetap tertekan, kenaikan harga seperti yang terjadi di India berpotensi menjadi pola yang lebih luas di pasar smartphone lain.

Terbaru