Google resmi mengganti aplikasi Fitbit menjadi Google Health app, menandai perubahan besar dalam strategi kesehatan digital perusahaan itu. Langkah ini memperjelas bahwa pengalaman perangkat lunak Fitbit kini dilebur ke dalam satu identitas baru milik Google.
Perubahan ini penting karena bukan sekadar ganti nama aplikasi. Google juga menambahkan dukungan Gemini AI untuk pelatihan kesehatan, integrasi rekam medis, serta penyatuan data kebugaran dan tidur dalam satu platform.
Peluncuran Google Health app dijadwalkan mulai bergulir pada 19 Mei 2026. Aplikasi ini dirancang untuk menggabungkan kebugaran, tidur, wellness, rekam medis, dan coaching berbasis AI dalam satu layanan.
Google menyiapkan antarmuka baru dengan empat tab utama, yaitu Today, Fitness, Sleep, dan Health. Struktur ini menunjukkan fokus baru yang lebih luas, dari pelacakan aktivitas harian ke pengelolaan kesehatan yang lebih menyeluruh.
Perubahan ini juga mengonfirmasi arah yang sudah lama diperkirakan sejak Google mengakuisisi Fitbit pada 2021. Kini, nama Fitbit di sisi perangkat lunak mulai benar-benar digantikan oleh Google Health.
Transisi itu tidak berhenti pada aplikasi utama. Fitbit Premium juga resmi diubah namanya menjadi Google Health Premium, sehingga seluruh lapisan layanan berbayar ikut masuk ke ekosistem baru Google.
Gemini jadi pusat fitur premium
Salah satu perubahan paling menonjol ada pada hadirnya Google Health Coach yang ditenagai Gemini. Fitur ini tersedia untuk pelanggan Google Health Premium dan difokuskan pada rekomendasi kesehatan yang lebih personal.
Menurut Google, Health Coach akan memberikan panduan latihan, insight tidur, saran nutrisi, dan rencana kebugaran adaptif. Perusahaan juga menyatakan sistem AI ini dikembangkan dengan masukan dari pakar kesehatan dan penasihat klinis.
Paket premium tersebut dibanderol $9.99 per bulan atau $99 per tahun setelah masa akses gratis berakhir. Setiap pembelian Fitbit Air juga disertai akses langganan gratis selama tiga bulan.
Google menambahkan bahwa Google Health Premium sudah otomatis termasuk dalam paket Google AI Pro dan Ultra. Dengan demikian, layanan kesehatan premium ini juga menjadi bagian dari strategi langganan AI Google yang lebih luas.
Tidak hanya data kebugaran
Google Health app tidak hanya berfungsi sebagai pelacak langkah atau tidur. Aplikasi ini juga akan mendukung data dari Health Connect, layanan Google, dan bahkan Apple Health.
Dukungan lintas sumber itu memberi pengguna pandangan kesehatan yang lebih utuh dalam satu tempat. Pengguna juga disebut bisa menentukan sumber data mana yang ingin diprioritaskan di dalam aplikasi.
Fitur penting lain adalah dukungan penyimpanan rekam medis. Ini menandai perluasan besar dari fungsi aplikasi yang sebelumnya lebih identik dengan data kebugaran dan wearable.
Google juga menyebut pengguna nantinya akan bisa membagikan data kesehatan secara aman kepada teman, keluarga, dan dokter. Fitur itu dijanjikan hadir segera sebagai bagian dari pengembangan lebih lanjut platform ini.
Di saat yang sama, sejumlah fitur sosial klasik yang lekat dengan Fitbit juga akan kembali. Ini menjadi sinyal bahwa Google tidak sepenuhnya meninggalkan elemen komunitas yang dulu menjadi daya tarik Fitbit.
Nasib pengguna Fitbit dan Google Fit
Bagi pengguna lama Fitbit, perpindahan ke Google Health app akan dilakukan otomatis. Artinya, basis pengguna Fitbit saat ini tidak perlu memulai dari nol untuk masuk ke aplikasi baru tersebut.
Google juga sudah menyiapkan tahap berikutnya untuk pengguna Google Fit. Perusahaan menyatakan migrasi pengguna Google Fit ke Google Health app akan dimulai “later this year”.
Langkah ini menunjukkan upaya konsolidasi yang lebih luas di dalam portofolio kesehatan Google. Alih-alih memelihara beberapa aplikasi dengan fungsi mirip, Google kini memilih satu platform terpadu.
Dalam konteks itu, pengumuman ini menjadi salah satu perombakan terbesar Google di sektor kesehatan dan wellness sejak akuisisi Fitbit. Merek Fitbit mungkin masih dipertahankan pada perangkat keras untuk sementara, tetapi pengalaman software kini resmi bergeser ke Google Health.
Perubahan itu juga hadir bersamaan dengan debut Fitbit Air yang baru. Kehadiran perangkat tersebut memperlihatkan bahwa branding Fitbit di sisi hardware masih tetap dipakai, meski fondasi aplikasinya sudah berubah arah.
Privasi jadi sorotan
Di tengah perluasan data yang dikelola aplikasi, Google menegaskan bahwa data kesehatan pengguna Fitbit akan tetap dilindungi. Perusahaan juga menyatakan data tersebut tidak akan digunakan untuk iklan Google.
Pernyataan ini penting karena Google Health app akan menampung lebih banyak jenis informasi, termasuk rekam medis dan integrasi dari beberapa platform kesehatan. Semakin luas cakupan data, semakin besar pula perhatian pengguna pada aspek privasi dan kontrol data.
Dengan Google Health app, Google tidak lagi memosisikan Fitbit hanya sebagai aplikasi pendamping wearable. Platform baru ini diarahkan menjadi pusat data kesehatan pribadi yang menggabungkan kebugaran, tidur, catatan medis, dan saran AI dalam satu aplikasi.
