
Pemilik sejumlah ponsel dan tablet Samsung Galaxy akhirnya memasuki hari yang ditunggu untuk pembaruan besar berikutnya. Mulai 11 Mei, One UI 8.5 mulai digulirkan secara luas ke pasar global setelah lebih dulu debut di Korea pada 6 Mei.
Kabar ini penting karena peluncuran tidak lagi terbatas pada satu negara. Dalam beberapa hari ke depan, distribusi pembaruan juga mencakup Eropa, Hong Kong, India, Amerika Latin, Amerika Utara, Asia Tenggara, dan Taiwan, sementara wilayah lain menyusul setelahnya.
Gelombang awal pembaruan stabil ini sudah lebih dulu menyentuh lini Galaxy S25, Galaxy Z Fold 7, dan Galaxy Z Flip 7. Kini cakupan perangkat yang masuk daftar penerima mulai meluas ke lebih banyak model flagship dan tablet Galaxy.
Bagi pengguna yang menunggu kepastian, Samsung menyiapkan distribusi bertahap untuk beberapa generasi perangkat premium. Artinya, kehadiran One UI 8.5 tidak hanya fokus pada perangkat paling baru, tetapi juga menjangkau model yang dirilis sebelumnya.
Perangkat yang masuk daftar awal
Daftar perangkat yang mulai menerima pembaruan stabil One UI 8.5 dalam beberapa hari ke depan mencakup Galaxy S25, S25+, S25 Ultra, dan S25 Edge. Samsung juga memasukkan Galaxy S25 FE ke dalam daftar yang sama.
Untuk kategori ponsel lipat, pembaruan tersedia bagi Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7. Generasi sebelumnya juga ikut mendapat giliran, yakni Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6.
Samsung turut memperluas dukungan ke seri flagship lama. Galaxy S24, S24+, dan S24 Ultra termasuk dalam gelombang ini, bersama Galaxy S24 FE.
Seri Galaxy S23 juga tidak ditinggalkan. Galaxy S23, S23+, S23 Ultra, serta Galaxy S23 FE masuk dalam daftar perangkat yang akan mulai menerima pembaruan stabil One UI 8.5.
Untuk tablet, Samsung menyiapkan pembaruan bagi seri Galaxy Tab S10 dan Galaxy Tab S11. Dengan begitu, cakupan One UI 8.5 juga mencakup pengguna tablet premium, bukan hanya ponsel.
Wilayah rollout dan pola distribusi
Korea menjadi pasar pertama yang menerima One UI 8.5 stabil pada 6 Mei. Mulai 11 Mei, peluncuran global memasuki fase lebih luas dengan ekspansi ke banyak kawasan utama.
Meski begitu, distribusi Samsung tetap memakai pola bertahap. Karena itu, tidak semua pengguna di perangkat dan wilayah yang memenuhi syarat akan langsung melihat pembaruan pada hari pertama.
Samsung memang dikenal merilis update secara fase demi fase. Dalam praktiknya, perlu waktu hingga beberapa minggu sampai One UI 8.5 menjangkau seluruh perangkat yang memenuhi syarat di semua wilayah.
Hal ini berarti dua pengguna dengan model perangkat yang sama bisa menerima update pada waktu berbeda. Faktor wilayah dan jadwal server distribusi biasanya ikut menentukan kapan notifikasi pembaruan muncul.
Cara mengecek pembaruan
Setelah rollout aktif di wilayah masing-masing, pengguna bisa memeriksa ketersediaan update langsung dari perangkat. Jalurnya adalah Settings > Software update.
Ukuran unduhan juga tidak sama untuk semua pengguna. Perangkat yang sudah menjalankan versi beta One UI 8.5 akan menerima paket unduhan yang relatif lebih kecil.
Sebaliknya, pengguna yang melakukan upgrade dari One UI 8 disebut akan memperoleh paket pembaruan berukuran beberapa gigabita. Karena itu, koneksi internet yang stabil dan ruang penyimpanan yang cukup menjadi hal penting sebelum instalasi.
Bagaimana dengan Galaxy A series?
Masih ada kemungkinan model tertentu dari lini Galaxy A ikut menerima One UI 8.5 stabil dalam waktu dekat. Informasi ini setidaknya muncul melalui Samsung Jerman.
Namun, jadwal pastinya belum sepenuhnya jelas. Belum dapat dipastikan apakah model Galaxy A tersebut akan menerima pembaruan bersamaan dengan daftar flagship di atas atau baru menyusul setelahnya.
Bagi pengguna yang belum melihat notifikasi update hari ini, kondisi itu belum tentu berarti perangkat tidak kebagian. Dengan pola peluncuran bertahap Samsung, jeda beberapa hari hingga beberapa minggu masih sangat mungkin terjadi tergantung perangkat dan wilayah masing-masing.
Source: www.sammobile.com








