One UI 8.5 Mulai Digulirkan ke Galaxy S25, Quick Panel Baru dan Galaxy AI Langsung Naik Kelas

Samsung mulai menggulirkan pembaruan One UI 8.5 untuk lini Galaxy S25 di Amerika Serikat. Pasar AS menjadi negara kedua setelah Korea yang menerima versi resmi ini, sekaligus tampak menjadi bagian awal dari peluncuran global yang dimulai pada 11 Mei.

Kabar ini penting bagi pengguna Galaxy S25 karena pembaruan membawa paket fitur baru yang cukup besar, bukan sekadar tambalan kecil. One UI 8.5 juga hadir dengan peningkatan antarmuka, fitur berbagi file yang lebih luas, serta tambahan kemampuan AI di beberapa area sistem.

Di Amerika Serikat, pembaruan tersebut hadir dengan nomor build S93*SQU9CZDP. Ukuran unduhan mencapai 4,4GB bagi perangkat Galaxy S25 yang masih menjalankan One UI 8.0.

Bagi pengguna yang sebelumnya sudah memakai versi beta One UI 8.5, ukuran unduhan dilaporkan jauh lebih kecil. Paket untuk pengguna beta seharusnya berada di bawah 1GB.

Samsung belum memastikan secara rinci apakah distribusi di AS langsung mencakup seluruh lima model Galaxy S25. Namun, indikasinya mengarah ke sana jika mengacu pada rilis awal di Korea pada pekan sebelumnya.

Pengguna yang ingin memeriksa ketersediaan pembaruan dapat membuka menu Settings, lalu masuk ke Software update, kemudian mengetuk Download and install. Jalur ini menjadi cara standar untuk melihat apakah firmware sudah tersedia di unit masing-masing.

Perubahan antarmuka dan pengalaman pakai

Salah satu pembaruan yang paling menonjol di One UI 8.5 adalah Quick Panel yang didesain ulang. Perubahan ini biasanya berdampak langsung pada pengalaman harian karena panel cepat menjadi salah satu area yang paling sering diakses pengguna.

Samsung juga menambahkan floating tab bar di aplikasi-aplikasi buatannya. Elemen ini dirancang untuk memudahkan perpindahan antarbagian aplikasi dengan tampilan yang lebih fleksibel.

Fitur Quick Share ikut mendapat sorotan karena kini disebut mendukung kompatibilitas AirDrop. Kehadiran dukungan ini dapat memperluas kemudahan berbagi file lintas perangkat dalam skenario tertentu.

Fokus besar pada AI dan personalisasi

Di sisi asisten virtual, Bixby memperoleh peningkatan lewat integrasi Perplexity. Samsung juga meningkatkan pemahaman bahasa alami, yang berarti interaksi berbasis perintah suara atau percakapan seharusnya terasa lebih baik.

One UI 8.5 juga membawa opsi kustomisasi baru untuk lock screen. Penambahan ini memberi ruang lebih luas bagi pengguna untuk mengatur tampilan layar kunci sesuai preferensi.

Samsung menyertakan fitur Galaxy AI seperti Call Screening dan Creative Studio dalam pembaruan ini. Kehadiran dua fitur itu menunjukkan bahwa One UI 8.5 tidak hanya berfokus pada tampilan, tetapi juga pada fungsi yang lebih cerdas dan produktif.

Aplikasi sistem ikut diperbarui

Sejumlah aplikasi dan menu sistem bawaan juga menerima peningkatan. Samsung Health termasuk di antara aplikasi yang disebut mendapatkan pembaruan dalam paket One UI 8.5.

Mode DeX ikut memperoleh peningkatan bersama aplikasi Clock. Pengaturan baterai juga menerima sejumlah pembaruan, meski rincian perubahan per item tidak dijabarkan lebih jauh.

Kombinasi pembaruan aplikasi inti dan perubahan antarmuka ini membuat One UI 8.5 terasa sebagai update besar untuk seri Galaxy S25. Hal itu juga menjelaskan mengapa ukuran unduhannya bisa mencapai beberapa gigabita bagi pengguna dari versi stabil sebelumnya.

Peluncuran di AS setelah Korea menandai langkah berikutnya dalam ekspansi resmi One UI 8.5. Dengan dimulainya rollout global pada 11 Mei, pengguna Galaxy S25 di wilayah lain kemungkinan akan menunggu giliran distribusi yang menyusul.

Untuk saat ini, fokus utamanya adalah ketersediaan resmi di Amerika Serikat yang sudah berjalan. Bagi pemilik Galaxy S25 series di negara tersebut, pembaruan ini membawa perpaduan perubahan visual, fitur AI baru, peningkatan aplikasi sistem, dan opsi berbagi file yang lebih luas melalui Quick Share.

Source: www.sammobile.com
Exit mobile version