
Samsung mulai menggulirkan pembaruan stabil One UI 8.5 secara global setelah lebih dulu menjalani pilot run di Korea Selatan. Distribusi ini menjadi kabar penting karena pembaruan tidak hanya tersedia untuk lini terbaru, tetapi juga menjangkau banyak ponsel lipat, tablet, dan seri Galaxy S generasi sebelumnya.
Cakupan perangkat yang luas membuat One UI 8.5 menjadi salah satu pembaruan antarmuka Samsung yang paling relevan saat ini. Pengguna Galaxy S, Galaxy Z Fold, Galaxy Z Flip, hingga Galaxy Tab kini masuk dalam daftar penerima, dengan beberapa model Galaxy A juga disebut akan menyusul.
Untuk lini ponsel utama, Galaxy S25 series menjadi gelombang awal penerima versi stabil ini. Namun pembaruan tidak berhenti di sana karena pemilik Galaxy S24 dan Galaxy S23, termasuk varian Fan Edition, juga disebut dapat mengharapkan update dalam beberapa hari ke depan.
Samsung juga telah menyiapkan One UI 8.5 untuk perangkat lipat generasi baru dan sebelumnya. Daftar yang disebut mencakup Galaxy Z Flip7, Galaxy Z Fold7, Galaxy Z Flip6, dan Galaxy Z Fold6.
Di segmen tablet, pembaruan ini juga disiapkan untuk Galaxy Tab S10 dan Galaxy Tab S11 series. Langkah ini menunjukkan bahwa Samsung tidak membatasi fitur dan peningkatan antarmuka baru hanya untuk ponsel flagship.
Beberapa model Galaxy A juga diperkirakan akan menerima One UI 8.5 dalam waktu dekat. Meski begitu, distribusi untuk seri tersebut kemungkinan membutuhkan waktu lebih lama dibanding lini premium.
Fokus utama di Galaxy AI
Meski hanya naik secara inkremental dari sisi penamaan, One UI 8.5 membawa cukup banyak perubahan. Samsung menghadirkan sejumlah peningkatan fitur baru, termasuk penyegaran desain antarmuka dalam skala minor.
Dorongan terbesar dalam versi ini diarahkan ke Galaxy AI. Samsung menambahkan alat pengeditan dan pembuatan gambar yang lebih kuat, sekaligus memperluas fungsi kecerdasan buatan di berbagai area penggunaan harian.
Bixby juga mendapat peningkatan agar bekerja lebih cerdas. Selain itu, integrasi dengan Perplexity AI dibuat lebih dalam, yang menandakan Samsung terus memperluas ekosistem AI di luar asisten bawaannya sendiri.
Arah pembaruan ini memperlihatkan bahwa One UI 8.5 bukan sekadar paket perbaikan kecil. Samsung memakainya untuk memperkuat pengalaman berbasis AI di perangkat Galaxy yang lebih luas.
Fitur kamera ikut diperbarui
Sektor kamera menjadi salah satu area yang ikut mendapat perhatian besar. One UI 8.5 membawa fitur Document scan, yang menambah kemampuan perangkat dalam menangani kebutuhan pemindaian dokumen secara praktis.
Samsung juga menambahkan pratinjau video Log secara real time. Fitur ini memberi nilai tambah bagi pengguna yang memanfaatkan ponsel Galaxy untuk kebutuhan produksi video yang lebih serius.
Pembaruan lain yang menonjol adalah perekaman video ganda. Pengguna dapat merekam secara bersamaan memakai kamera depan dan salah satu kamera belakang pada waktu yang sama.
Kombinasi fitur-fitur ini membuat pembaruan terasa lebih substansial dibanding sekadar perubahan nomor versi. Samsung tampak menempatkan kamera dan AI sebagai dua pilar utama pengalaman baru di One UI 8.5.
Peningkatan di luar AI dan kamera
Perubahan pada One UI 8.5 tidak terbatas pada fitur yang paling menonjol. Samsung juga membawa sejumlah peningkatan lain untuk Samsung Health, yang menjadi bagian penting bagi pengguna yang memanfaatkan perangkat Galaxy dalam pemantauan aktivitas dan kebugaran.
Quick Share juga disebut ikut mendapat perbaikan. Ini penting karena fitur berbagi file antarperangkat menjadi salah satu elemen yang semakin sering dipakai dalam ekosistem Galaxy.
Samsung turut meningkatkan aspek konektivitas dalam pembaruan ini. Selain itu, efisiensi daya juga mendapat perhatian lewat fitur penghematan baterai yang dibuat lebih baik.
Rangkaian peningkatan tersebut menunjukkan bahwa One UI 8.5 menyasar dua lapis kebutuhan pengguna sekaligus. Di satu sisi ada fitur baru yang mudah terlihat, sementara di sisi lain ada perbaikan fungsional yang berpengaruh pada pemakaian sehari-hari.
Peluncuran global setelah uji coba terbatas di Korea Selatan juga memberi gambaran bahwa Samsung menilai versi ini siap untuk distribusi lebih luas. Bagi pengguna perangkat yang masuk daftar, pembaruan ini menjadi salah satu update penting karena menghadirkan perubahan antarmuka ringan, perluasan fitur AI, peningkatan kamera, serta optimalisasi fitur inti di ekosistem Galaxy.
Source: www.gsmarena.com








