Cuma Sejutaan, itel Zeno 200 Tampil Mirip iPhone Dengan Layar 120Hz Dan AI

itel kembali menyasar pasar ponsel murah dengan pendekatan yang jarang gagal menarik perhatian: tampilan premium ala flagship, tetapi harga tetap rendah. Kali ini, fokus itu hadir lewat itel Zeno 200 yang resmi meluncur di India dengan banderol sekitar Rs 10.399 atau sekitar Rp1,9 jutaan.

Yang membuat perangkat ini mencuri sorotan bukan hanya harganya. Desain belakangnya mengusung gaya dua warna yang sekilas sangat mirip dengan estetika iPhone terbaru, lengkap dengan modul kamera di bagian atas dan lapisan matte di bagian bawah.

Desain belakang yang dibuat menonjol

itel Zeno 200 membawa pendekatan visual yang sangat berani di kelas entry-level. Ponsel ini memadukan panel two-tone dengan pilihan warna Orange, Blue, dan Titanium yang tampil cukup mewah untuk segmen harganya.

Meski sekilas terlihat seperti memiliki banyak lubang kamera, tata letak itu dibuat untuk memberi kesan simetris dan estetik. Kombinasi ini membuat Zeno 200 terasa lebih dekat ke ponsel kelas atas dibandingkan perangkat murah pada umumnya.

Layar besar, refresh rate tinggi

Di bagian depan, itel menyematkan layar LCD 6,75 inci dengan resolusi HD+. Panel ini memakai desain waterdrop notch untuk kamera selfie 5MP, tetapi sudah mendukung refresh rate 120Hz.

Bagi pengguna yang sering menggulir media sosial atau berpindah aplikasi, fitur ini memberi kesan gerak layar yang lebih halus. itel juga membekali layar tersebut dengan Wet and Oily Touch Control, sehingga layar tetap responsif saat tangan basah atau berminyak.

Performa sederhana, tapi sudah pakai Android 15 Go

Untuk dapur pacu, itel Zeno 200 mengandalkan chipset Unisoc T7250. Chip ini dipasangkan dengan RAM 4GB LPDDR4X dan memori internal 128GB.

Sistem operasinya sudah memakai Android 15 Go Edition. Kombinasi ini ditujukan agar perangkat tetap ringan digunakan, meski tetap mengikuti versi sistem yang lebih baru.

Fitur AI ikut dibawa ke kelas murah

Salah satu daya tarik utama Zeno 200 ada pada fitur berbasis kecerdasan buatan. itel menambahkan AI Imaging untuk memperbaiki kualitas foto secara otomatis, AI Expand untuk memperluas latar belakang, dan AI Remover untuk menghapus objek yang tidak diinginkan hanya dengan satu ketukan.

Kehadiran fitur seperti ini membuat Zeno 200 terlihat lebih agresif dibanding banyak ponsel entry-level lain. Di kelas harga sejutaan, fitur AI semacam ini masih belum terlalu umum ditemui.

Baterai besar dan klaim ketahanan tinggi

itel Zeno 200 juga membawa baterai 5.000mAh dengan pengisian daya 15W. Untuk penggunaan harian, kapasitas ini masih menjadi salah satu poin penting bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan.

Selain itu, ponsel ini sudah mengantongi sertifikasi IP65 untuk ketahanan terhadap debu dan percikan air. itel juga menyebut perangkat ini memiliki military-grade durability, sehingga sisi ketangguhannya ikut diperhatikan selain desain dan fitur.

Perusahaan bahkan menjanjikan “4 years of fluency” untuk perangkat ini. Klaim itu mengarah pada optimasi agar ponsel tetap nyaman dipakai hingga empat tahun ke depan.

Harga yang jadi senjata utama

Dengan harga sekitar Rs 10.399, itel Zeno 200 masuk ke kategori yang sangat kompetitif di pasar India. Di level ini, kombinasi desain premium, layar 120Hz, baterai besar, dan fitur AI menjadi nilai jual yang sulit diabaikan.

Untuk pasar Indonesia, perangkat ini belum diumumkan secara resmi. Namun, melihat rekam jejak itel yang kerap membawa produk serupa ke Tanah Air, peluang kehadiran Zeno 200 atau model kembarannya tetap terbuka dalam waktu dekat.

Terkait