Pengguna Samsung Galaxy akhirnya punya alasan baru untuk menunggu pembaruan One UI 8.5. Samsung Newsroom Indonesia menyebut pembaruan ini mulai diluncurkan di Korea Selatan pada 6 Mei 2026 sebelum diperluas ke wilayah lain secara bertahap, sehingga tanda awal rollout global ikut menguat sepanjang Mei 2026.
Yang membuat One UI 8.5 menarik bukan sekadar versi baru, tetapi arah pengembangannya yang terasa lebih matang. Samsung terlihat mendorong perpaduan visual yang lebih modern, kontrol yang lebih bebas, dan fitur berbasis AI yang langsung menyentuh kebutuhan harian pengguna.
1. Desain Liquid Glass yang memberi tampilan lebih hidup
Perubahan paling mencolok datang dari desain baru bernama Liquid Glass. Efek berlapis, blur, dan kedalaman antarmuka membuat elemen layar terlihat seperti kaca yang lebih dinamis.
Navigasi bar juga ikut berubah menjadi elemen mengambang dengan panel semi-transparan. Gaya ini tampil di aplikasi bawaan seperti Settings, Dialer, Gallery, dan Calculator, sementara area notifikasi, widget, serta control center ikut mendapat sentuhan serupa.
2. Quick Panel yang jauh lebih fleksibel
One UI 8.5 membawa lompatan besar pada Quick Panel melalui kustomisasi yang lebih bebas. Pengguna dapat mengatur posisi toggle dan widget sesuai kebutuhan, termasuk mengubah ukuran elemen agar tampilan lebih pas.
Samsung juga memberi opsi untuk mengubah orientasi tampilan, termasuk pada slider brightness dan volume. Panel bahkan bisa dikosongkan untuk tampilan yang lebih minimalis, lalu dikembalikan ke pengaturan awal jika dirasa terlalu berantakan.
3. Penyaringan panggilan spam yang lebih cerdas
Fitur panggilan di One UI 8.5 mendapat dukungan AI yang lebih canggih. Sistem dapat menjawab otomatis panggilan dari nomor tak dikenal atau yang dicurigai spam, lalu menanyakan tujuan penelepon sambil menampilkan transkrip percakapan secara langsung.
Pembaruan ini berkembang dari Bixby Text Call, tetapi dibuat lebih otomatis dan intuitif. Ada juga opsi auto answer dengan jeda tertentu, direct voicemail dengan transkrip real-time, serta notifikasi jumlah panggilan tak terjawab lewat Now Bar tanpa perlu membuka kunci perangkat.
4. Creative Studio untuk kreasi berbasis AI
Samsung menambahkan aplikasi baru bernama Creative Studio sebagai pusat kreasi berbasis AI. Lewat input sederhana seperti teks, sketsa, atau foto, pengguna bisa membuat wallpaper, stiker, kartu ucapan, hingga kartu profil dengan cepat.
Aplikasi ini mendukung berbagai rasio seperti 16:9 dan 4:3. Pengguna juga mendapat pilihan gaya visual seperti Childhood Sketch, Marker Drawing, dan Oil Painting untuk menyesuaikan hasil dengan kebutuhan masing-masing.
5. Berbagi file lintas ekosistem jadi lebih mudah
One UI 8.5 ikut meningkatkan pengalaman berbagi file antarperangkat, termasuk ke perangkat Apple. Opsi berbagi dari Quick Settings memungkinkan transfer ke iPhone, iPad, dan Mac berjalan lebih cepat tanpa aplikasi pihak ketiga.
Di sisi lain, akses antarperangkat Galaxy juga dibuat lebih mulus melalui My Files. File dari perangkat lain bisa dibuka selama memakai akun Samsung yang sama, termasuk saat menjelajahi foto dan dokumen dari tablet Galaxy lain secara langsung.
Kombinasi lima fitur ini menunjukkan bahwa One UI 8.5 bukan pembaruan kecil. Samsung tampak menargetkan pengalaman yang lebih segar, lebih personal, dan lebih praktis dalam satu paket.
Bagi pengguna Galaxy, perubahan yang paling terasa kemungkinan ada pada cara mereka berinteraksi setiap hari, mulai dari tampilan, panggilan, sampai pertukaran file. Jika implementasinya meluas ke banyak perangkat, One UI 8.5 berpeluang menjadi salah satu pembaruan paling penting bagi ekosistem Galaxy dalam beberapa tahun terakhir.
Source: www.idntimes.com






