Vivo Y60 Datang dengan Baterai 6.500mAh, Kameranya Cuma 13MP Tapi Layarnya 120Hz

Vivo diam-diam merilis Vivo Y60 di China dengan sorotan utama pada baterai 6.500mAh dan layar 120Hz. Ponsel ini juga membawa kamera belakang tunggal 13 megapiksel serta chipset Snapdragon 4 Gen 2 untuk menyasar pengguna yang mengutamakan daya tahan dan konektivitas 5G.

Kehadiran Vivo Y60 datang beberapa pekan setelah perusahaan memperkenalkan Vivo Y600 Pro. Langkah ini memperluas lini Y-series dengan opsi baru yang menempatkan baterai besar sebagai nilai jual utama di kelas menengah.

Di pasar China, Vivo Y60 sudah tersedia melalui toko online resmi perusahaan. Perangkat ini hadir dalam tiga pilihan warna, yaitu Lucky Purple, Obsidian Black, dan Shanhaiqing.

Soal harga, varian dasar Vivo Y60 dengan RAM 6GB dan penyimpanan 128GB dibanderol CNY 1,799. Varian 6GB + 256GB dijual seharga CNY 1,999, sedangkan model tertinggi 8GB + 256GB dipatok CNY 2,299.

Fokus pada baterai besar dan layar cepat

Daya tarik terbesar Vivo Y60 ada pada baterainya yang berkapasitas 6.500mAh. Vivo juga membekalinya dengan dukungan pengisian daya kabel 15W.

Kapasitas ini dipadukan dengan layar LCD 6,74 inci beresolusi 720 x 1.600 piksel. Panel tersebut mendukung refresh rate hingga 120Hz, rasio aspek 20:9, serta cakupan layar ke bodi 90,4 persen.

Layar Vivo Y60 juga disebut mampu menampilkan 16,7 juta warna. Kombinasi baterai besar dan refresh rate tinggi membuat perangkat ini menonjol untuk penggunaan harian yang panjang.

Chip Snapdragon 4 Gen 2 dan memori hingga 256GB

Untuk dapur pacu, Vivo Y60 memakai chipset Snapdragon 4 Gen 2 berfabrikasi 4nm. Prosesor octa-core ini memiliki enam inti efisiensi dengan kecepatan 1,95GHz dan dua inti performa dengan clock puncak 2,2GHz.

Aspek grafis ditangani GPU Adreno 613. Vivo memasangkan chipset tersebut dengan RAM LPDDR4x hingga 8GB dan penyimpanan internal UFS 3.1 hingga 256GB.

Kombinasi itu menempatkan Vivo Y60 sebagai perangkat yang tidak hanya fokus pada baterai. Ponsel ini juga menawarkan konfigurasi memori yang cukup luas untuk kebutuhan aplikasi, foto, dan file harian.

Kamera sederhana, tetap mendukung 1080p

Di sektor fotografi, Vivo Y60 mengusung satu kamera belakang 13 megapiksel dengan aperture f/2.2. Kamera ini memakai sensor CMOS, mendukung autofocus, dan menawarkan zoom digital hingga 10x.

Untuk selfie dan panggilan video, tersedia kamera depan 5 megapiksel dengan aperture f/2.2. Kamera depan ini mendukung zoom digital hingga 2x.

Vivo Y60 dapat merekam video hingga 1080p. Konfigurasi kamera ini menunjukkan pendekatan yang lebih sederhana dibanding ponsel lain yang mengandalkan banyak sensor belakang.

Sistem operasi dan fitur konektivitas

Vivo Y60 menjalankan Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6. Ponsel ini mendukung dual-SIM dan sudah kompatibel dengan jaringan 5G serta 4G LTE.

Pilihan konektivitas lain mencakup dual-band Wi-Fi, Bluetooth 5.1, USB Type-C, dan jack audio 3,5mm. Sistem navigasinya juga cukup lengkap dengan dukungan GPS, GLONASS, BeiDou, Galileo, dan QZSS.

Pada bagian sensor, Vivo menyertakan accelerometer, ambient light sensor, proximity sensor, e-compass, dan IR blaster. Untuk keamanan, tersedia pemindai sidik jari yang ditempatkan di sisi bodi.

Vivo juga mengklaim ponsel ini memiliki rating IP65 untuk ketahanan terhadap debu dan air. Klaim ini memberi nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan perangkat dengan perlindungan ekstra untuk pemakaian sehari-hari.

Dimensi dan posisi produk

Vivo Y60 memiliki dimensi 167,4 x 77,1 x 8,39mm dengan bobot sekitar 209 gram. Ukuran dan bobot tersebut sejalan dengan karakter ponsel berbaterai besar yang biasanya mengorbankan sedikit aspek portabilitas.

Dengan spesifikasi ini, Vivo Y60 tampil sebagai ponsel yang lebih menekankan stamina, layar mulus, dan konektivitas modern dibanding pendekatan kamera yang kompleks. Kehadirannya di China memberi pilihan baru bagi pengguna yang mencari ponsel 5G dengan baterai besar, tiga opsi memori, dan harga mulai CNY 1,799.

Source: www.gadgets360.com
Exit mobile version