Lenovo memperkenalkan power bank baru Legion P5 dengan kapasitas 10.000mAh yang mengusung pengisian cepat hingga 100W. Perangkat ini juga membawa kabel USB-C bawaan dan layar digital pintar, kombinasi yang membuatnya menonjol di kelas power bank ringkas.
Produk ini dijadwalkan mulai dijual di China pada 19 Mei dengan harga 169 yuan. Posisi harganya menarik karena Lenovo memasukkan fitur yang biasanya hadir pada model yang lebih mahal, termasuk dukungan protokol pengisian yang luas dan desain bergaya gaming.
Fokus pada portabilitas dan daya tinggi
Daya tarik utama Legion P5 ada pada kemampuan output 100W melalui koneksi USB-C. Kecepatan ini tersedia saat pengguna memakai salah satu dari dua jalur USB-C, yaitu kabel USB-C terintegrasi atau port USB-C kedua.
Kabel bawaannya memiliki panjang sekitar 24 sentimeter dan dibuat dari material silikon lembut. Lenovo merancang bagian ini agar lebih tahan terhadap tekukan saat disimpan di tas atau saku.
Di bagian depan, Lenovo menambahkan layar digital yang menampilkan informasi pengisian secara real-time. Layar ini dapat menunjukkan daya pengisian saat ini, sisa persentase baterai, serta indikator status input dan output.
Secara visual, Legion P5 memakai desain bernuansa mech yang selaras dengan identitas lini Legion. Pendekatan ini membuat power bank tersebut tampil berbeda dari aksesori daya portabel yang umumnya dibuat lebih polos.
Konfigurasi port dan batas daya
Lenovo membekali Legion P5 dengan tiga opsi konektivitas. Ketiganya terdiri dari kabel USB-C bawaan, satu port USB-C tambahan, dan satu port USB-A standar.
Jika pengguna memakai satu koneksi USB-C saja, output maksimum bisa mencapai 100W. Sementara itu, port USB-A mendukung daya hingga 30W.
Ada catatan penting saat beberapa perangkat diisi secara bersamaan. Dalam mode multi-device, total keluaran dayanya dibatasi hingga 20W untuk seluruh port.
Batas ini menunjukkan bahwa Legion P5 lebih cocok dipakai untuk pengisian cepat satu perangkat utama ketimbang menjadi hub daya berkecepatan tinggi untuk banyak perangkat sekaligus. Namun, opsi tiga jalur koneksi tetap memberi fleksibilitas lebih baik untuk penggunaan harian.
Power bank ini juga mendukung pass-through charging. Artinya, perangkat bisa diisi ulang dari adaptor dinding sambil tetap menyalurkan daya ke ponsel atau perangkat lain yang terhubung.
Dukungan protokol dan mode aksesori kecil
Lenovo menyertakan dukungan untuk sejumlah protokol pengisian cepat yang umum dipakai. Daftarnya mencakup PD 3.0, PPS, QC, dan Motorola 68W Turbo Power.
Dukungan protokol yang luas ini penting karena memperbesar peluang kompatibilitas dengan banyak perangkat. Pengguna tidak hanya bergantung pada satu standar pengisian tertentu untuk mendapatkan kecepatan yang sesuai.
Selain itu, Legion P5 memiliki mode arus rendah untuk aksesori berdaya kecil. Fitur ini ditujukan untuk perangkat seperti smartwatch dan earbud nirkabel.
Mode tersebut dapat diaktifkan dengan menahan tombol daya selama tiga detik. Kehadiran opsi ini membantu saat pengguna ingin mengisi perangkat kecil yang biasanya kurang ideal jika menerima suplai daya terlalu besar.
Baterai internal, ukuran, dan keamanan
Di bagian dalam, Lenovo memakai empat sel baterai silinder 18650 kelas otomotif buatan EVE Energy. Unit ini memiliki energi terukur 36,72Wh.
Dari sisi dimensi, Legion P5 berukuran 141 x 63,6 x 24 mm dengan bobot 296 gram. Ukurannya masih tergolong portabel, meski tidak bisa disebut sangat tipis.
Lenovo menyatakan perangkat ini sudah mendapatkan sertifikasi keamanan 3C di China, baik untuk sel baterai maupun unit utamanya. Produk ini juga dilengkapi perlindungan kelistrikan standar.
Legion P5 turut dinyatakan aman untuk dibawa dalam perjalanan udara. Informasi ini relevan bagi pengguna yang membutuhkan power bank untuk mobilitas tinggi atau perjalanan bisnis.
Posisi di pasar aksesori daya portabel
Peluncuran Legion P5 datang saat pasar power bank semakin ramai dengan model berdaya tinggi dan fitur terintegrasi. Belum lama ini, Ugreen juga merilis power bank 25.000mAh 200W dengan kabel USB-C bawaan di AS.
Ugreen juga menghadirkan P6 45W 10.000mAh yang sama-sama membawa kabel terintegrasi dan layar bawaan. Di tengah tren itu, Lenovo tampak mengambil posisi dengan kombinasi kapasitas 10.000mAh, output 100W, dan desain khas Legion yang lebih berorientasi pada identitas visual serta penggunaan praktis sehari-hari.
Dengan harga 169 yuan dan jadwal penjualan mulai 19 Mei di China, Legion P5 menawarkan paket yang menekankan kecepatan pengisian, kemudahan membawa kabel tanpa aksesori tambahan, dan visibilitas informasi daya langsung dari layar depan. Bagi pengguna yang lebih sering mengisi satu perangkat utama secara cepat, susunan fitur ini menjadi nilai jual paling menonjol dari power bank baru Lenovo tersebut.
Source: www.gizmochina.com






