Samsung disebut berpeluang menjadi pihak pertama yang menghadirkan Gemini Intelligence di ponsel lipatnya. Laporan dari Korea menyebut fitur AI baru Google itu bisa debut di Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8, lebih cepat dari perkiraan awal.
Kabar ini menarik karena sebelumnya Gemini Intelligence sudah dipastikan hadir di seri Samsung Galaxy S26 dan jajaran Google Pixel 10. Namun, bila laporan tersebut akurat, lini Galaxy Z justru bisa menjadi perangkat komersial pertama yang membawa paket fitur AI ini.
Menurut Sedaily.com, Samsung disebut akan meluncurkan Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8 pada Juli dengan One UI 9. Perangkat lunak itu dikabarkan sudah mendukung Gemini Intelligence dari Google.
Jika skenario ini terwujud, Samsung bukan hanya memperluas fitur AI di perangkat flagship, tetapi juga menempatkan ponsel lipat sebagai etalase utama pengalaman Android berbasis AI generasi baru. Posisi ini penting karena Google sebelumnya hanya memberi konfirmasi bahwa Gemini Intelligence akan tersedia di ponsel Samsung Galaxy terbaru dan Pixel terbaru pada musim panas.
Fokus pada multitasking lintas aplikasi
Gemini Intelligence diperkenalkan Google sebagai kumpulan fitur AI canggih untuk smartphone Android. Salah satu fokus utamanya adalah kemampuan multitasking tingkat lanjut, terutama saat pengguna berpindah antar-aplikasi.
Contoh yang disebutkan adalah saat pengguna membuat daftar belanja di aplikasi catatan lalu meminta AI memindahkan item itu langsung ke keranjang aplikasi pengiriman. AI akan menavigasi aplikasi, menyusun produk, menyiapkan keranjang, hingga melanjutkan ke pembayaran.
Kemampuan seperti itu menunjukkan bahwa Gemini Intelligence tidak hanya berfungsi sebagai chatbot atau alat pencarian. Sistem ini dirancang untuk mengotomatisasi tindakan nyata di perangkat, termasuk berpindah konteks dan menjalankan tugas lintas aplikasi.
Bila benar hadir pertama kali di ponsel lipat Samsung, arah pengembangannya cukup masuk akal. Format layar besar dan pola penggunaan multitasking pada seri Fold dan Flip dianggap cocok untuk menonjolkan fungsi AI yang bekerja di beberapa aplikasi sekaligus.
One UI 9 jadi kunci integrasi
Laporan yang sama menyebut Gemini Intelligence akan menjadi bagian dari One UI 9 versi rilis resmi. Ini menandakan integrasi AI tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan dibangun sebagai bagian dari pengalaman perangkat lunak Samsung berikutnya.
Samsung sendiri sebelumnya sudah memperkenalkan fitur AI yang dapat ditindaklanjuti melalui One UI 8.5 pada seri Galaxy S26 awal tahun ini. One UI 9 disebut akan membawa fungsi berbasis AI yang lebih maju dengan dukungan Gemini Intelligence.
One UI 9 saat ini juga dikabarkan masih berada dalam tahap pengujian untuk pengguna Galaxy S26 di beberapa pasar, termasuk Korea Selatan. Dalam versi uji itu, terdapat fitur Masking Tape untuk kustomisasi pena yang lebih luas di Samsung Notes serta Creative Studio.
Selain itu, Samsung juga disebut menyiapkan fitur Creative Studio untuk membuat kartu profil dengan menghubungkannya ke aplikasi Contacts. Meski bukan bagian langsung dari Gemini Intelligence, fitur-fitur itu memberi gambaran bahwa One UI 9 memang diarahkan untuk memperluas pengalaman personalisasi dan produktivitas berbasis software.
Bukan hanya Fold dan Flip
Selain Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8, laporan tersebut juga menyebut ponsel Samsung Galaxy Wide Fold yang masih dirumorkan bisa ikut hadir dengan Gemini Intelligence. Informasi ini masih berada pada tahap awal, sehingga belum ada kepastian soal model atau strategi peluncurannya.
Namun, penyebutan perangkat lipat lain menunjukkan kemungkinan bahwa Samsung ingin menjadikan kategori foldable sebagai lini awal untuk menonjolkan AI baru. Pendekatan itu bisa memberi nilai tambah pada perangkat premium yang memang dirancang untuk skenario penggunaan lebih kompleks.
Jika benar dimulai dari lini Galaxy Z, maka seri Galaxy S26 dan Pixel 10 kemungkinan baru akan menerima Gemini Intelligence setelahnya. Hal ini menjadi perubahan urutan yang cukup signifikan dari asumsi sebelumnya, karena dua lini itu lebih dulu disebut sebagai perangkat yang sudah dipastikan kebagian fitur tersebut.
Google sudah memberi sinyal arah pengembangan
Google menampilkan Gemini Intelligence di The Android Show I/O Edition awal pekan ini. Dalam presentasi itu, Google menegaskan fitur tersebut akan meluncur bersama ponsel Samsung Galaxy terbaru dan Google Pixel terbaru pada musim panas.
Google juga menyatakan Gemini Intelligence nantinya akan tersedia lebih luas di ekosistem Android. Perluasan itu mencakup jam tangan, mobil, kacamata, dan laptop pada periode selanjutnya di tahun ini.
Dengan pembaruan tersebut, Gemini diposisikan sebagai asisten yang bisa menavigasi dan mengotomatisasi tugas pengguna. Artinya, pengembangan AI di Android bergerak dari sekadar menjawab pertanyaan ke tahap menjalankan aksi langsung di banyak perangkat.
Untuk saat ini, laporan soal debut awal di Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8 masih perlu ditunggu realisasinya saat peluncuran resmi. Meski begitu, arah yang terlihat sudah cukup jelas: Samsung dan Google sedang menyiapkan fase baru AI mobile, dan ponsel lipat tampaknya berada di garis depan perubahan itu.
Source: www.gadgets360.com