Motorola Edge Series Turun Drastis, Harga Baru Mei 2026 Bikin Rival Ketar-Ketir

Motorola kembali mencuri perhatian pasar ponsel Indonesia lewat deretan perangkat baru yang agresif di harga. Sorotan terbesar ada pada seri Edge yang turun drastis, sementara lini lain datang membawa baterai jumbo, layar cepat, dan spesifikasi yang terasa lebih berani dari banderolnya.

Perubahan harga paling terasa ada di Motorola Edge 60 Fusion yang kini berada di kisaran 3 jutaan. Padahal, model ini sebelumnya dijual hampir 6 juta dan kini menjadi salah satu opsi paling menarik bagi pemburu HP tipis dengan desain quad curve.

Edge Series jadi pusat perhatian

Motorola Edge 60 Fusion mengandalkan layar P-OLED 6,67 inci dengan desain curve. Di dalamnya, perangkat ini memakai Dimensity 7400 (4nm), serta membawa sertifikasi standar militer dan IP68 untuk ketahanan air dan debu.

Di kelas yang lebih tinggi, Motorola Edge 60 Pro hadir sebagai pilihan untuk pengguna yang mengutamakan kamera. Ponsel ini membawa kamera 50MP OIS, 50MP ultra-wide, dan 10MP telefoto dengan 3x optical zoom, lalu dipadukan dengan Dimensity 8350 Extreme.

Motorola juga menyiapkan Edge 70 Fusion sebagai model yang menonjol di sisi ketipisan bodi. Ponsel ini memiliki bodi 7,2 mm, layar AMOLED 6,78 inci dengan kecerahan 5.200 nits, Snapdragon 7S Gen 4, dan baterai 7000 mAh.

Deretan HP Motorola terbaru dan harga yang bikin melirik

Di kelas entry-level, Motorola G06 Power hadir sebagai model dengan baterai 7000 mAh dan fast charging 18W. Ponsel ini membawa layar 6,8 inci IPS LCD 120Hz, Helio G81 Extreme, dan RAM 4GB.

Motorola G67 Power menyasar pengguna yang ingin kombinasi daya tahan dan kamera yang lebih serius. Perangkat ini memakai Snapdragon 7 Gen 2, kamera Sony LYTIA 600 50MP, baterai 7000 mAh, standar militer, dan IP64.

Sementara itu, Motorola G57 Power menonjol lewat layar 6,72 inci dengan tingkat kecerahan 1050 nits. HP ini memakai Snapdragon 6S Gen 4 (4nm) dan baterai 7000 mAh yang diklaim tahan hingga 2 hari pemakaian.

Daftar singkat spesifikasi utama

ModelChipsetLayarBaterai / Kamera utama
Motorola G06 PowerHelio G81 Extreme6,8 inci IPS LCD 120Hz7000 mAh, 18W
Motorola Edge 70 ProDimensity 8500 ExtremeAMOLED 1,5K 144HzTriple 50MP, 6500 mAh, 90W
Motorola Edge 60 FusionDimensity 7400P-OLED 6,67 inciStandar militer, IP68
Motorola Edge 60 ProDimensity 8350 Extreme50MP OIS + 50MP UW + 10MP telefoto
Motorola G67 PowerSnapdragon 7 Gen 2Sony LYTIA 600 50MP, 7000 mAh
Motorola G57 PowerSnapdragon 6S Gen 46,72 inci7000 mAh
Motorola Edge 70 FusionSnapdragon 7S Gen 4AMOLED 6,78 inci 5.200 nits7000 mAh
Motorola G86 PowerDimensity 7300OLED 6,67 inci 120Hz50MP OIS, selfie 32MP
Motorola Razr 60Dimensity 7400X6,9 inci P-OLED 120HzLayar eksternal 3,6 inci
Motorola SignatureSnapdragon 8 Gen 5AMOLED 165Hz50MP main, 50MP UW, 50MP tele 3x

Motorola G86 Power menjadi opsi lain di lini menengah dengan layar OLED 6,67 inci 120Hz. Ponsel ini memakai Dimensity 7300, kamera 50MP OIS, dan kamera depan 32MP.

Untuk pengguna yang ingin ponsel lipat, Motorola Razr 60 hadir dengan layar utama 6,9 inci P-OLED 120Hz. Model ini juga membawa layar eksternal 3,6 inci untuk notifikasi dan selfie, serta ditenagai Dimensity 7400X.

Di puncak lini, Motorola Signature diposisikan sebagai flagship paling tinggi. Perangkat ini memakai Snapdragon 8 Gen 5, layar AMOLED 165Hz, tiga sensor Sony 50MP, serta RAM hingga 16GB dan storage 1TB.

Kembalinya Motorola di tahun 2026 terlihat tidak sekadar mengejar tren, tetapi juga menargetkan kebutuhan pengguna Indonesia. Polanya jelas, yakni baterai besar, layar kencang, dan harga yang dibuat lebih kompetitif di hampir semua kelas.

Terkait