Samsung sedang menguji pendekatan baru untuk membantu pengguna Galaxy tetap fokus, bukan lagi sekadar lewat timer aplikasi. Di One UI 9 beta, muncul sistem pemblokiran gangguan di level jaringan yang dapat memutus akses internet untuk aplikasi tertentu.
Fitur ini menarik karena targetnya bukan hanya membatasi waktu pakai, melainkan langsung menahan aplikasi pengganggu agar tidak bisa terhubung ke internet. Untuk pengguna yang sering terdistraksi oleh media sosial, video, atau game, pendekatan ini berpotensi jauh lebih tegas.
Android Authority menemukan fitur tersebut saat menelusuri build beta resmi One UI 9. Nama yang muncul adalah “Network management for concentration”, dan letaknya berada di Connectivity Labs, menu diagnostik tersembunyi pada perangkat Galaxy.
Deskripsi fiturnya menyebut fungsi untuk mengurangi gangguan dari video, media sosial, dan game demi meningkatkan konsentrasi saat bekerja dan belajar. Ini menunjukkan Samsung sedang mengeksplorasi sistem fokus yang lebih dalam dibanding pembatasan aplikasi biasa.
Blokir internet aplikasi tertentu
Dari tampilan yang terungkap, pengguna tampaknya bisa membatasi akses internet untuk aplikasi pilihan. Samsung menyiapkan bagian “Restrict apps” yang mengelompokkan aplikasi ke dalam beberapa kategori seperti Social, Browser, dan Streaming.
Setiap kategori menampilkan aplikasi perwakilan dan tombol untuk mengaktifkan pembatasan. WhatsApp, misalnya, disebut dapat ditemukan di kategori Social untuk kemudian dibatasi aksesnya.
Jika pembatasan diaktifkan, sistem diperkirakan akan mencegah aplikasi terpilih mengakses internet. Mekanisme seperti ini bisa membuat aplikasi tetap terpasang di ponsel, tetapi tidak lagi bebas mengirim notifikasi berbasis data atau memuat konten online selama pembatasan berlaku.
Pendekatan tersebut berbeda dari fitur digital wellbeing yang umumnya hanya memberi peringatan atau menutup aplikasi setelah batas waktu tercapai. Dengan kontrol pada koneksi, Samsung tampak mencoba menekan sumber distraksi dari akarnya.
Ada PIN dan jadwal penggunaan
Samsung juga menambahkan opsi pengaturan kontrol jaringan di dalam fitur ini. Selain itu, ada dukungan PIN protection untuk mencegah pembatasan dimatikan sembarangan.
Fitur PIN ini dapat berguna dalam skenario pengawasan orang tua. Orang tua bisa memakai pengamanan tambahan agar anak tidak mudah menonaktifkan pembatasan yang telah diatur.
Samsung juga menyertakan opsi “Downtime” untuk penjadwalan. Melalui fitur ini, pengguna dapat menentukan kapan pemblokiran dimulai dan kapan pembatasan berakhir.
Kehadiran jadwal otomatis membuat fitur ini lebih cocok untuk rutinitas harian seperti jam belajar, jam kerja, atau waktu istirahat malam. Dengan begitu, pemblokiran tidak harus dinyalakan manual setiap kali dibutuhkan.
Masih tersembunyi di fitur eksperimental
Meski terlihat menjanjikan, fitur ini belum bisa dianggap sebagai bagian final dari One UI 9. Saat ini, alat pembatas gangguan tersebut masih berada di area beta dan tersembunyi di menu laboratorium eksperimental.
Status itu membuat masa depannya belum pasti. Samsung bisa saja memasukkannya ke rilis publik final, tetapi bisa juga membiarkannya tetap tersembunyi atau bahkan tidak merilisnya secara luas.
Fakta bahwa fitur ini muncul di menu diagnostik tersembunyi juga menunjukkan bahwa pengembangannya kemungkinan masih berlangsung. Dalam tahap seperti ini, desain antarmuka, kategori aplikasi, hingga perilaku sistem masih bisa berubah sebelum versi final tersedia.
One UI 9 beta sendiri disebut hadir sebagai pengalaman Galaxy baru dengan sejumlah fitur dan peningkatan. Namun, sistem pemblokiran gangguan berbasis jaringan ini menjadi salah satu temuan paling menonjol karena menawarkan fungsi yang lebih agresif terhadap aplikasi pengalih perhatian.
Ketersediaan beta dan peluang debut
Untuk saat ini, build beta berbasis Android 17 tersebut tersedia bagi seri Galaxy S26. Itu berarti pengujian awal fitur baru ini masih terbatas pada perangkat tertentu.
Versi final One UI 9 disebut berpeluang pertama kali hadir bersama ponsel lipat Galaxy generasi berikutnya. Perangkat foldable baru itu diperkirakan meluncur pada Juli 2026.
Jika akhirnya dirilis secara resmi, fitur ini bisa menjadi tambahan penting bagi ekosistem Galaxy. Samsung akan memiliki alat fokus yang tidak hanya memantau waktu layar, tetapi juga mampu menahan akses internet aplikasi tertentu sesuai kategori, jadwal, dan perlindungan PIN.
