Forza Horizon 6 Ternyata Ramah PC Kentang, Setting 1080p Ini Bikin Main Tetap Mulus

Forza Horizon 6 sudah membuka early access di Windows dan Xbox Series X/S, dan kabar yang paling menarik bagi pengguna PC kentang adalah game ini disebut cukup ramah untuk perangkat berspesifikasi rendah. Dengan pengaturan yang tepat, game balap open-world ini masih bisa dibidik berjalan mulus di resolusi 1080p.

Hal itu penting karena Forza Horizon 6 tetap membawa visual yang berat, mulai dari lingkungan yang sangat detail, cuaca dinamis, hingga ratusan mobil berlisensi. Artinya, optimasi tetap dibutuhkan, terutama pada PC lama atau kartu grafis dengan VRAM yang sangat terbatas.

Secara kebutuhan minimum, game ini mengarah pada GPU dengan setidaknya 4 GB VRAM. Daftar yang masuk mencakup Nvidia GTX 1650 dan GTX 1050 Ti, AMD Radeon RX 5500 XT dan RX 6500 XT, serta Intel Arc A380.

Untuk pengguna dengan kelas hardware tersebut, target paling aman adalah 1920 x 1080. Resolusi ini dinilai memberi titik temu yang baik antara kualitas visual dan kestabilan performa.

Pengaturan video yang disarankan

Setelan dasar yang direkomendasikan untuk 1080p dimulai dari frame rate pada posisi Unlocked dan Full Screen aktif. Vertical Synchronization sebaiknya dimatikan, sementara Motion Blur juga dinonaktifkan untuk menjaga respons dan kejernihan gambar.

Brightness bisa disesuaikan sesuai preferensi, dan HDR hanya perlu diaktifkan jika monitor memang mendukung HDR. User Interface Scale dapat dipertahankan di 100, sedangkan tampilan FPS opsional sesuai kebutuhan pemantauan performa.

Untuk sudut pandang kamera, nilai yang direkomendasikan adalah Chase Cam FOV 49 dan Far Chase Cam FOV 58. Driver Cam FOV serta Dashboard Cam FOV diatur ke 48, Hood Cam FOV ke 66, dan Bumper Cam FOV ke 58.

Anti-aliasing dan upscaling

Pada bagian anti-aliasing, TAA disarankan aktif. Sementara itu, AMD FSR 3.1.5 AA dan Intel XeSS AA disarankan nonaktif pada setelan dasar low-end 1080p ini.

Untuk GPU Nvidia RTX, DLSS direkomendasikan aktif dengan Super Resolution pada mode Balanced. Tingkat Sharpness yang dipakai adalah 0.5, DLAA dimatikan, dan Nvidia Reflex Low Latency diatur ke On + Boost.

Frame Generation hanya relevan bagi pemilik RTX 40 series, dengan rekomendasi 2x. Fitur ini pada praktiknya memang tidak akan tersedia bagi sebagian besar rakitan low-end karena eksklusif untuk GPU kelas yang lebih tinggi.

Jika memakai GPU lawas seri GTX, DLSS tidak bisa digunakan. Dalam kondisi itu, TAA upscaling direkomendasikan karena dianggap memberi kombinasi visual dan performa terbaik, sementara Intel XeSS mode Performance dapat dicoba bila frame rate masih terasa kurang.

Pada opsi Resolution Scaling, AMD FSR 3.1.5, Intel XeSS-SR, dan AMD FidelityFX CAS disarankan nonaktif dalam konfigurasi utama ini. Pendekatan tersebut dipakai untuk menjaga hasil visual tetap bersih di 1080p, kecuali saat pengguna memang perlu mengejar frame tambahan dari XeSS.

Pengaturan grafis utama untuk PC low-end

Preset yang dipakai sebaiknya Custom agar tiap komponen bisa ditekan sesuai kebutuhan. Pada kelompok level of detail, Car Level of Detail, Environment Texture Quality, dan Environment Geometry Quality semuanya disarankan berada di Low.

Bagian refleksi menjadi salah satu area yang paling berat untuk dipangkas. Car Reflections Quality diatur ke Low, sedangkan Screen Space Reflections Quality dan Raytraced Reflections Quality dimatikan sepenuhnya.

Untuk bayangan, Shadow Quality dipasang pada Low dan Night Shadows dimatikan. Pengaturan ini penting karena shadow biasanya memberi beban besar pada GPU kelas bawah.

Di sektor pencahayaan dan material, Screen Space GI Quality dan Raytraced GI Quality direkomendasikan Off. Shader Quality juga diturunkan ke Low agar beban rendering lebih ringan.

Audio Quality bahkan disarankan pada Low dalam profil performa ini. Langkah itu menunjukkan fokus utama setelan ini memang mengejar kelancaran, bukan presentasi maksimal di semua aspek.

Pada pengaturan tambahan, Deformable Terrain Quality dimatikan dan Particle Effects Quality dipasang Low. Volumetric Fog Quality juga Low, Lens Effect dimatikan, dan Motion Blur Quality dipasang Low.

Kapan VSync dan fitur lain perlu diubah

VSync pada dasarnya disarankan Off dalam konfigurasi utama. Namun, fitur ini baru layak dinyalakan jika monitor tidak mendukung Nvidia G-Sync atau AMD FreeSync.

Pendekatan tersebut membantu menjaga input tetap responsif sambil menghindari sinkronisasi yang tidak perlu. Bagi pengguna monitor adaptif, mematikan VSync tetap menjadi pilihan yang lebih efisien.

Forza Horizon 6 memang terlihat mendorong kualitas visual seri ini lebih jauh lewat model mobil yang detail, pencahayaan realistis, dan dunia terbuka yang padat. Namun selama PC memenuhi kebutuhan minimum dan pengaturan berat seperti ray tracing, GI, refleksi layar, serta bayangan malam dipangkas, 1080p masih menjadi target yang realistis untuk rakitan low-end.

Source: tech.sportskeeda.com
Exit mobile version