Forza Horizon 6 di 4K Bisa Tembus 200 FPS, Ini Setting yang Layak Dicoba di PC Kelas Atas

Author: Qoo Media

Forza Horizon 6 menonjol sebagai salah satu game balap yang paling menarik untuk dimainkan di resolusi 4K, terutama di PC kelas atas. Latar Jepang yang detail dan penggunaan ray tracing maksimum membuat kualitas visualnya sangat menonjol saat dipadukan dengan pengaturan yang tepat.

Kabar baiknya, game ini tetap disebut punya optimasi sangat baik berkat iterasi terbaru mesin ForzaTech. Artinya, pemain dengan GPU kelas tinggi tidak harus sekadar mengaktifkan preset tertinggi, tetapi bisa menyesuaikan beberapa opsi agar balapan terasa lebih mulus tanpa banyak mengorbankan tampilan.

Target 4K untuk PC high-end

Untuk menjalankan Forza Horizon 6 di 4K, konfigurasi yang disarankan ditujukan bagi GPU kelas atas dengan setidaknya 16 GB VRAM. Kartu seperti Nvidia RTX 5070 Ti, AMD 9070 XT, atau yang lebih tinggi disebut mampu menjalankan game ini pada pengaturan maksimum dengan kualitas visual terbaik.

Resolusi yang direkomendasikan adalah 3840×2160 dengan frame rate unlock atau variabel. V-Sync tetap diaktifkan, mode fullscreen aktif, skala antarmuka 100, dan motion blur diatur ke Long.

Pada sisi anti-aliasing dan teknologi peningkat gambar, kombinasi yang paling ditekankan untuk sistem high-end Nvidia adalah TAA dimatikan, DLSS aktif, Super Resolution dimatikan, dan DLAA diaktifkan. XeSS AA juga dinonaktifkan, sementara AMD FSR 3.1.5 AA hanya dipakai jika menggunakan kartu grafis AMD.

Kombinasi visual terbaik

Untuk pengguna Nvidia, pengaturan yang paling diunggulkan adalah DLAA, ray tracing, dan Frame Generation. Kombinasi ini disebut memberi pengalaman visual terbaik yang bisa didapat pada setup kelas atas di 4K.

Frame Generation diatur ke 4x, sementara Nvidia Reflex Low Latency direkomendasikan pada mode On+Boost. Namun, fitur 4x Frame Generation ini hanya tersedia untuk GPU Nvidia seri 50.

Bagi pemilik RTX 4080 atau RTX 4090, 3x Frame Generation tetap dinilai memberi performa sangat baik. Meski begitu, jumlah frame yang dihasilkan diperkirakan sekitar 20 persen lebih rendah dibanding 4x Frame Generation.

Untuk pengguna AMD, pendekatannya berbeda tetapi tetap kompetitif. AMD FSR 3.1.5 dan FSR Frame Generation disebut mampu memberikan kualitas visual yang baik bahkan saat pengaturan dipasang di level maksimum.

Pengaturan grafis yang disarankan

Preset utama sebaiknya diubah ke Custom agar tiap elemen bisa disetel lebih presisi. Sebagian besar opsi visual inti direkomendasikan di level Extreme untuk menjaga kualitas gambar tetap tinggi di layar 4K.

Car Level of Detail, Environment Texture Quality, Environment Geometry Quality, dan Car Reflection Quality semuanya disetel ke Extreme. Shadow Quality, Night Shadows, Shader Quality, Deformable Terrain Quality, Volumetric Fog Quality, serta Lens Effects juga berada di level Extreme.

Ada dua pengecualian penting pada pengaturan refleksi dan pencahayaan berbasis layar. Screen Space Reflections Quality dan Screen Space GI Quality justru disarankan dimatikan.

Sebagai gantinya, Raytraced Reflections Quality diatur ke High dan Raytraced GI Quality ke Extreme. Pendekatan ini menunjukkan fokus pada efek ray tracing yang lebih konsisten untuk kualitas visual tinggi di sistem yang memang sanggup menanganinya.

Untuk elemen pendukung lain, Audio Quality dipasang di Ultra, Particle Effects Quality di Ultra, dan Motion Blur Quality juga di Ultra. Pengaturan ini ditujukan untuk mempertahankan sensasi balapan yang sinematik tanpa mengubah inti performa 4K high-end.

Dampak ke performa

Frame Generation disebut memberi lonjakan FPS yang signifikan dan membuat permainan terasa jauh lebih halus. Dengan kombinasi pengaturan yang direkomendasikan, frame rate di kisaran 180 sampai 200 FPS disebut masih bisa dicapai dengan nyaman, bahkan pada resolusi 4K.

Hasil itu terutama dikaitkan dengan gabungan DLAA, ray tracing, dan Frame Generation pada sistem high-end Nvidia. Untuk kelas perangkat keras seperti ini, pendekatan tersebut dinilai lebih menarik dibanding sekadar mengandalkan upscaling agresif.

DLSS upscaling sendiri tetap disebut bekerja cukup baik pada sistem menengah. Namun pada PC kelas atas, fokusnya bergeser dari mengejar performa dasar ke memaksimalkan kualitas gambar sambil mempertahankan frame rate yang sangat tinggi.

Pemain yang ingin langsung bermain memang bisa memakai preset Extreme Ray Tracing di 4K. Meski demikian, susunan setting yang lebih terukur ini memberi keseimbangan yang lebih baik antara kejernihan visual, efek ray tracing, dan kelancaran saat balapan berlangsung cepat.

Source: tech.sportskeeda.com
Terbaru