Redmi K100 Pro Max Diduga Batal, Bocoran Baru Ungkap Model Q11X Siap Ganti Arah

Redmi tampaknya belum siap membawa nama Redmi K100 Pro Max ke pasar. Bocoran terbaru justru mengarah pada perangkat flagship baru berkode Q11X, yang membuat spekulasi soal hadir atau batalnya nama Pro Max semakin menguat.

Informasi itu datang dari tipster Experience More, yang menyebut ada perubahan internal pada proyek flagship Redmi berikutnya. Sebelumnya, kode pengembangan Q11U sempat dikaitkan dengan Redmi K100 Pro Max, tetapi kini Redmi disebut mengembangkan model lain dengan kode Q11X.

Perubahan ini penting karena pola penamaan Redmi sebelumnya terlihat cukup konsisten. Redmi K90 Pro Max diketahui memakai kode internal P11U, sehingga banyak pihak menduga penerusnya akan mengikuti jejak serupa lewat Q11U dan kemudian dipasarkan sebagai Redmi K100 Pro Max.

Nama baru, arah baru

Bocoran yang muncul belakangan justru membuka kemungkinan lain. Redmi diduga mulai meninggalkan branding “Pro Max” untuk seri flagship berikutnya, meski nama final perangkat itu belum dipastikan.

Sejumlah rumor menyebut perangkat tersebut bisa saja hadir sebagai Redmi K100 Ultra atau memakai identitas baru yang berbeda dari dugaan awal. Dengan begitu, perubahan kode internal Q11X bukan hanya soal penamaan teknis, tetapi juga sinyal bahwa Redmi sedang menata ulang posisi lini flagship-nya.

Kabar ini menjadi menarik karena perubahan nama sering kali ikut mencerminkan strategi produk. Dalam kasus Redmi, langkah tersebut bisa saja dipakai untuk membedakan generasi baru dari pola lama yang selama ini mudah ditebak oleh penggemar.

Indikasi performa flagship generasi baru

Di sisi lain, perangkat berkode Q11X disebut sudah terlihat menjalankan HyperOS 3 versi awal. Sistem itu dikabarkan telah dioptimalkan untuk arsitektur fabrikasi 2nm, yang memberi petunjuk bahwa Redmi menyiapkan hardware kelas atas untuk model ini.

Dari situ, muncul dugaan kuat bahwa smartphone tersebut akan mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 6. Jika benar, maka perangkat ini akan membawa peningkatan besar di sektor performa dan masuk ke jajaran flagship paling agresif yang disiapkan Redmi.

Kombinasi antara sistem operasi awal dan dukungan arsitektur 2nm membuat rumor ini terasa lebih serius. Walau belum ada konfirmasi resmi, detail tersebut menunjukkan bahwa proyek Q11X bukan sekadar varian minor dari model sebelumnya.

Potensi rebranding ke Poco F9 Ultra

Menariknya, bocoran juga menyebut perangkat ini tidak hanya ditujukan untuk pasar China. Untuk pasar internasional, model yang sama disebut-sebut akan hadir ulang sebagai Poco F9 Ultra.

Strategi semacam ini bukan hal baru bagi Xiaomi, yang kerap memanfaatkan rebranding melalui lini POCO untuk membawa perangkat Redmi ke pasar global dengan nama berbeda. Jika skenario ini berjalan, maka Q11X bisa menjadi produk yang tampil dengan tiga identitas berbeda tergantung wilayah pemasaran.

Hingga kini, Redmi belum mengeluarkan pernyataan resmi soal nama final maupun spesifikasi perangkat tersebut. Namun, dengan semakin banyaknya bocoran yang beredar, seri Redmi K100 tampaknya sedang menuju fase pengungkapan yang lebih jelas dalam waktu dekat.

Terkait