One UI 9 untuk Galaxy S26 Terungkap, Daftar Perubahannya Malah Tak Sebesar Dugaan

Samsung akhirnya merilis changelog resmi One UI 9 untuk Galaxy S26 Series, dan isi pembaruannya menunjukkan arah yang cukup jelas. Fokus utamanya bukan lonjakan fitur besar, melainkan penyempurnaan kontrol antarmuka, peningkatan aksesibilitas, dan sejumlah perubahan fungsional di area produktivitas.

Program beta One UI 9 sudah dibuka untuk Galaxy S26, Galaxy S26 Plus, dan Galaxy S26 Ultra di beberapa wilayah. Pengguna yang mulai menerima pembaruan itu kemudian membagikan daftar perubahan resmi, dengan ukuran update dilaporkan sekitar 3,6 GB menurut SamMobile.

Yang paling menonjol dari daftar ini adalah penambahan opsi kustomisasi di Quick Settings. Pengguna kini mendapat kontrol lebih luas untuk mengatur dan mengubah ukuran panel brightness, volume, serta media.

Samsung juga menambahkan opsi untuk memisahkan tombol suara dari bilah volume. Perubahan ini terlihat kecil, tetapi berpotensi membuat panel kontrol cepat terasa lebih fleksibel dalam penggunaan sehari-hari.

Di sisi produktivitas, Samsung menyentuh pengalaman DeX dengan beberapa pembaruan yang lebih praktis. Fitur desktop previews kini memungkinkan pengguna berpindah aplikasi dengan satu kali ketuk, dan preview tersebut ditempatkan di bagian atas layar.

Perpindahan jendela aplikasi antardesktop juga dibuat lebih mudah. Pengguna bisa memindahkan jendela dari satu desktop ke desktop lain melalui menu di bagian atas jendela aplikasi.

Samsung Notes ikut mendapat tambahan fitur baru bernama Tape. Fitur ini memungkinkan pengguna menutupi sebagian isi catatan lalu membukanya kembali saat diperlukan.

Fungsi itu bisa berguna untuk belajar, presentasi, atau menyimpan informasi yang ingin ditampilkan bertahap. Dengan pendekatan seperti ini, Notes tidak hanya menjadi aplikasi pencatat, tetapi juga alat bantu interaksi dengan konten.

Untuk pengguna yang sering bermain gim, Game Booster kini memberi akses langsung ke pengaturan resolusi layar dan format screenshot. Opsi ini tersedia langsung dari panel Game Booster tanpa perlu masuk lebih dalam ke menu lain.

Pembaruan lain yang cukup penting datang dari sisi privasi. One UI 9 akan menampilkan indikator biru setiap kali sebuah aplikasi mengakses data lokasi pengguna.

Indikator itu dapat diketuk untuk melihat aplikasi mana yang sedang memakai akses lokasi. Pendekatan ini membuat aktivitas sensor yang sensitif jadi lebih mudah dipantau secara real time.

Aksesibilitas jadi sorotan utama

Sebagian besar perubahan resmi dalam changelog memang bergerak ke ranah aksesibilitas. Samsung tampak memberi perhatian besar pada fitur-fitur yang membantu lebih banyak jenis pengguna berinteraksi dengan perangkat.

Salah satu fitur baru adalah Text spotlight. Pengguna dapat mengetuk teks apa pun untuk memperbesarnya dan menampilkannya di jendela terpisah.

Teks yang diperbesar itu juga bisa diatur lebih lanjut. Ukuran huruf, warna, dan pengaturan lain dapat disesuaikan agar lebih nyaman dibaca.

Bagi pengguna keyboard fisik, One UI 9 menghadirkan shortcut langsung ke pengaturan Accessibility tanpa harus menyentuh layar. Ini menjadi tambahan penting untuk navigasi yang lebih efisien.

Samsung juga memperluas opsi interaksi mouse lewat keyboard. Pengguna kini bisa mengatur kecepatan dan akselerasi, serta memakai number pad untuk mengarahkan pointer dan melakukan klik.

Ada pula opsi baru bernama replace swipe with single tap di menu Dexterity and interaction. Fitur ini dirancang untuk mempermudah tindakan yang sebelumnya membutuhkan gesture sapuan.

Fitur Select to speak juga hadir sebagai tambahan penting. Pengguna dapat memilih item di layar lalu mendengarkan deskripsinya dibacakan tanpa harus mengaktifkan Talkback.

Samsung dan Google juga disebut menyatukan pengalaman Talkback. Pembaruan untuk sistem ini nantinya akan hadir melalui Play Store, sehingga distribusinya bisa lebih langsung.

Tidak sebesar yang diperkirakan

Meski daftar resminya sudah keluar, cakupan perubahan One UI 9 kali ini dinilai tidak sebesar ekspektasi awal. Changelog yang beredar lebih banyak berisi peningkatan aksesibilitas dan perubahan di balik layar dibandingkan pembaruan visual besar-besaran.

One UI 9 juga diketahui akan membawa sebagian fitur baru dari Android 17. Namun, daftar perubahan resmi yang beredar saat ini belum memuat beberapa fitur yang sebelumnya sempat muncul dalam bocoran.

Dua nama yang belum terlihat di changelog adalah media player baru yang disebut lebih segar dan lebih berwarna, serta fitur Tap to Share. Absennya dua fitur ini memunculkan dugaan bahwa Samsung mungkin belum membuka seluruh paket fitur untuk fase beta awal.

Meski begitu, belum ada konfirmasi resmi bahwa fitur-fitur tersebut pasti akan hadir di beta berikutnya. Untuk saat ini, yang sudah jelas adalah One UI 9 pada Galaxy S26 Series tampil sebagai pembaruan yang lebih berfokus pada perbaikan pengalaman pakai, kontrol yang lebih rinci, dan aksesibilitas yang lebih matang.

Source: gadgets.beebom.com
Terkait